Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Talak


__ADS_3

Adelio sedang berjalan menuju ruangannya,semua karyawan terkejut kedatangan pimpinannya yang datang secara tiba-tiba,mereka berdiri dan menundukkan kepala termasuk sekretaris Adelio.


"selamat pagi pak..." sapa mereka.


"selamat pagi semuanya" ucap Adelio ramah.


cekrek... Adelio membuka kenop pintu,Jodi dan Mika yang sedang duduk di sofa pun terkejut dengan kedatangan Adelio,mereka langsung berdiri,"sayang..." pekik Mika.


"kamu sudah pulang,kenapa gak kasih tahu aku dulu" rengek Mika manja sambil memeluk suaminya.


"lepaskan ini di kantor..." ketus Adelio,Mika melepaskan pelukannya dengan bibir yang cemberut.


"untuk saja selesai pada waktunya kalo saja tadi sedang berolah raga bisa jadi bom buat ku" ucap Jodi dalam hati.


"bos..." sapa Jodi.


"bagaimana pertemuan mu dengan mereka?" tanya Adelio sambil duduk di kursi kebesarannya.


"berjalan baik semuanya aman terkendali" jawab Jodi percaya diri.


"bagus...oh ya aku mendapat kiriman ini" ucap Adelio sambil melemparkan sebuah amplop ke atas meja.


Jodi langsung membuka isi amplop itu dan membacanya,"kenapa mereka bisa membatalkannya?" tanya Jodi heran.


"panggilkan sekretaris ku biar dia yang akan menjelaskan" titah Adelio pada Jodi.


Setelah semuanya berkumpul,Adelio meminta sekretarisnya untuk menjelaskan,jantung Jodi dan Mika pun berdetak kencang karena mereka menyadari ada sesuatu yang tidak beres.


Sekretaris nya langsung menjelaskan secara detail,Mika yang mendengarkan langsung melirik ke arah Jodi.


"apa yang kamu lakukan Jod...?" tanya Mika pada Jodi ketika sekretaris Adelio sudah selesai penjelasankan.


"aku tidak melakukan itu..." jawab Jodi mengelak.


"aku kecewa pada mu,jelas-jelas itu sudah ada bukti" ucap Mika.


"mungkin ini rekayasa,hei apa ini perbuatan mu" ucap Jodi sambil menunjuk kan jari pada sekretaris Adelio sambil.


"kenapa bapak menuduh saya?,buat apa saya merekayasa ini".

__ADS_1


"Sudah sebaiknya kamu keluar,masih ada yang harus saya tunjukkan pada mereka" Adelio menyuruh sekretarisnya keluar ruangan.


"oh ya,dan ini aku tidak mengerti,buat apa kamu menarik uang perusahaan sebesar itu" ucap Adelio sambil menunjukkan sebuah map pada Mika.


Mika mengernyitkan keningnya,"sial ternyata mereka benar-benar sudah keterlaluan",ucap Mika dalam hati,Mika baru sadar kalo karyawan Adelio benar-benar patuh pada bosnya di mana tempat mereka bekerja.


"ayo jelaskan...." bentak Adelio.


"sayang...maaf,karena kemarin aku butuh sekali uang Mama sedang sakit" jelas Muka bohong.


"ha...ha..." Adelio tertawa,"kamu ini tidak pandai berbohong" ucap Adelio.


"apa kamu lupa siapa suamimu sebenarnya..."


"Mika istriku,aku sudah tahu kebusukan kalian"


deg....


Mika dan Jodi kaget saat mendengar ucapan Adelio.


"maksud kamu apa sayang?" tanya Mika yang sudah tentu tahu jawabannya.


Mika dan Jodi membulatkan matanya,"dan tidak hanya ini,aku juga mempunyai bukti-bukti yang lain" Adelio mengeluarkan beberapa poto yang di dalamnya terdapat potret Mika dan Jodi.


"aku sudah melihatnya tadi secara live,wah sangat panas permainan kalian,serasa dunia ini milik berdua" ledek Adelio.


"jadi seberapa kalian menutupinya aku akan mengetahuinya juga".


"dan kamu tidak bisa mengelak sayang,dan sekarang aku baru sadar bukan hanya istriku tapi orang yang benar-benar dekat dengan ku dan sudah ku anggap saudara tenyata menikam ku dari belakang" jelas Adelio.


"maaf kan saya bos,saya khilaf",ucap Jodi.


Adelio tersenyum,"khilaf kata mu,terserah tapi semua itu tidak akan mengubah keadaan,dan mulai hari ini kamu di pecat,dan semua aset yang kamu punya seperti mobil dan apartemen aku sita" ujar Adelio.


"tapi bos,kalau saja bu Mika tidak merayu ku semua ini tidak akan terjadi" ucap Jodi.


"apa aku merayu mu,kau yang sudah merayuku duluan Jodi" teriak Mika kesal karena tuduhan Jodi.


"jangan berteriak di ruangan ku Mika" bentak Adelio,"kalian berdua sama saja sama-sama pengkhianat" bisik Adelio.

__ADS_1


"penjaga..."panggil Adelio pada penjaganya yang sudah siap menunggu di depan pintu ruangan.


"siap pak..."


"bawa lelaki ini dan jebloskan dia ke penjara" ucap Adelio.


Jodi pun terkejut lalu penjaga menggandeng tangannya,"tolonglah pikirkan dengan baik-baik bos,aku sudah lama mengabdi padamu bos" rengek Jodi.


"seharusnya kau tahu konsekuensinya Jodi" ujar Adelio.


"Mika tolonglah aku,kita sudah berjanji untuk selalu bersama" ucap Jodi.


Mika tidak bergeming dia malah memalingkan mukanya,Adelio pun tersenyum melihat dua sejoli kini sudah tidak seiya sekata.


"Mika...Mika...bos...tolong jangan seperti ini bos..." Jodi terus merengek tapi Adelio tidak menggubrisnya,dengan sangat terpaksa penjaga memaksanya pergi.


Semua karyawan melihat kearah Jodi yang diseret para penjaga sambil berteriak,"lepaskan aku...lepaskan".


Setelah Jodi berhasil di bawa keluar sekarang giliran Mika,Adelio menatap istrinya yang sedang menundukkan kepalanya.


"sekarang apa yang kamu mau dari ku" ucap Adelio pada Mika.


Seketika Mika mengangkat kepalanya,"maafkan aku" lirih Mika sambil menangis.


"hentikan tangisan palsu mu itu,aku sudah tidak akan bersimpati lagi" ucap Adelio.


"aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi"


"bagus tapi sayang aku sudah jijik menjamah tubuh mu" tutur Adelio.


"mulai hari ini aku talak kau,dan aku akan secepatnya mengurus perceraian kita" jelas Adelio.


Tangis Mika pun semakin menjadi,"ku mohon maafkan aku sayang..." rengek Mika sambil memeluk kaki suaminya.


"lepaskan jangan seperti ini,seharusnya kamu bersyukur aku tidak memenjarakan mu seperti kekasih gelap mu,sebaiknya kamu pergi dari hadapan ku" titah Adelio.


Mika berdiri lalu berkata,"aku tidak akan pernah melepaskanmu,dimana pun kamu berada aku akan terus menemui mu" Mika langsung pergi meninggalkan Adelio".


"itu tidak akan terjadi dan aku tidak akan membiarkan mu datang padaku lagi" gumam Adelio.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2