Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Wanita seutuhnya


__ADS_3

Keesokan harinya Yura menemui Mika lagi di rumah sakit dia membawakan beberapa makanan untuk Mika.


"selamat pagi nyonya",sapa Yura.


Mika menoleh ke arah Yura,lalu dia memalingkan wajahnya.


"saya bawakan makanan ringan untuk nyonya",ucap Yura sambil membuka kotak makanan.


"ada urusan apa lagi kamu kesini?",tanya Mika.


Yura menjawab,"setiap hari saya akan mengunjungi nyonya".


"jangan buang-buang waktu mu untuk memberikan perhatian padaku",ketus Mika.


Yura menyunggingkan bibirnya,"apa kita tidak bisa berdamai?",ucap Yura.


Mika menoleh ke arah Yura,"apa berdamai?",tanya Mika.


"jangan berharap aku akan berdamai dengan mu",ujar Mika.


"kenapa anda seperti itu,apa salah saya pada anda?",tanya Yura heran.


"salah kamu adalah kenapa kamu hadir lagi di kehidupan Adelio",jawab Mika.


"itu bukan kemauan saya atau pun tuan,tapi takdir yang mempertemukan kami kembali,jadi tolong berhenti untuk menyiksa pikiran anda sendiri nyonya",jelas Yura.


"sebaiknya kamu pulang dan bawa lagi makan ini semuanya karena aku tidak butuh itu",ucap Mika.


"jangan keras kepala nyonya,saya yakin anda perlu teman",ujar Yura.


Mika terdiam saat Yura berkata,di membenarkan ucapan Yura kalo dirinya sekarang sangat kesepian.


"kamu benar aku sangat kesepian",ucap Mika dalam hati.


"nyonya tidak mau mencicipinya,ini enak loh",ujar Yura.


"aku yakin kamu pasti sudah menaburkan racun di makanan itu kan!",kata Mika.


"baiklah kalo begitu aku akan memakannya sendiri",ucap Yura sambil mengambil satu buah makanan yang dia bawa lalu dia memasukannya ke dalam mulutnya.


Mika menelan salivanya melihat Yura memakan makanan itu.


"ayo nyonya apa anda tetap tidak mau mencobanya",rayu Yura.


Mika tidak bergeming lalu dia memejamkan matanya,Yura yang melihatnya langsung bergegas untuk pergi tapi sebelum itu dia berkata,"istirahatlah nyonya besok saya akan datang lagi",dan Yura pun berlalu.


Setelah Yura pergi,Mika langsung membuka matanya,"ada apa dengan perempuan itu?",Mika bertanya sendiri.


Mika melihat ke arah dimana Yura menyimpan makanan yang di bawanya lalu dia tersenyum.


Di kantor Adelio dan Andre sedang makan siang bersama yang dikirim Yura lewat pak Amin.

__ADS_1


"emmm rasanya enak sekali bos,Yura memang pintar memasak setelah sekian lama aku mencicipinya lagi",ucap Andre yang dia tidak sadari kalo bosnya sudah melotot padanya.


"apa bisa kamu jangan bicara soal masa lalu kamu yang pernah dekat dengan wanitaku?",tanya Adelio.


Andre pun menganggukkan kepalanya lalu dia menunduk,"aduh Andre kenapa mulutnya gak bisa dijaga",ucap Andre dalam hati.


"pasti si bos cemburu ni...",lanjut Andre.


"dia sekarang wanita ku satu-satunya jadi tidak boleh ada yang menyentuhnya atau mengajaknya pergi",Adelio memberi peringatan pada Andre.


"siap bos...",ucap Andre.


...----------------...


Setelah pulang dari rumah sakit Yura pergi ke rumah Adelio dia sengaja datang karena ingin memasak untuk makan malam bersama.


"bi... biar aku saja yang masak bibi istirahat saja di kamar",ucap Yura.


"tidak Ra...bibi akan membantu mu lagian kalo diam terus di kamar bibi jadi kesal",ujar bi iyem.


"ya sudah kita masak sama-sama saja".


Hari sudah sore,waktunya Adelio pulang namun dia masih sibuk dengan pekerjaan yang menumpuk,dan dia berniat untuk lembur.


"bos,kenapa pekerjaannya tidak di bawa pulang saja?",tanya Andre.


"tidak,aku akan mengerjakannya di sini agar lebih cepat,kalo kamu mau pulang,pulang saja",jawab Adelio.


"oke pulanglah selamat beristirahat",tutur Adelio.


"iya bos",Andre pun pergi dari ruangan Adelio.


Jam menunjukkan jam 21.00,Yura Masih menunggu kedatangan Adelio.


"Ra...sebaiknya istirahat saja bersama Atha,ini sudah malam",titah bi iyem.


"saya akan menunggunya,bibi saja yang istirahat",ucap Yura.


"ya sudah bibi kembali ke kamar",pamit bi iyem.


Adelio sudah sampai di rumah dia melihat Yura sedang tertidur di sofa,seketika Adelio tersenyum lalu dia menghampiri Yura yang tertidur.


"maafkan aku sudah membuatmu menunggu cinta",bisik Adelio namun Yura tidak membuka matanya saking pulas nya.


Lalu Adelio melangkah ke arah dapur,"pasti dia yang memasaknya",gumam Adelio.


"aku jadi semakin cinta",ucap Adelio gemas.


"kapan aku akan resmi menjadi suaminya lagi",lanjut Adelio berharap Yura memberikan jawaban yang pasti tentang hubungannya.


Hari sudah pagi,Yura perlahan membuka matanya dia merasa ada tangan kekar yang melingkar di pinggangnya.

__ADS_1


"ya ampun",ucap Yura yang menyadari kalau Adelio tidur di sampingnya.


"diam lah cinta,ini masih terlalu pagi untuk bangun",ucap Adelio dengan suara seraknya sambil memejamkan matanya.


"apa yang kamu lakukan,kenapa aku tidur disini?",tanya Yura.


Adelio menjawab,"aku yang membawamu kesini karena udara di luar sangat dingin".


"kenapa tidak membangunkan aku".


"kamu begitu nyenyak sampai terdengar dengkuran,jadi aku tidak tega".


Yura beranjak dari tidurnya namun tangan Adelio menahannya,"jangan kemana-mana ayo tidur lagi".


"engga aku harus keluar dari sini aku tidak mau Atha mengetahuinya kalau kita tidur bersama",ujar Yura.


"memangnya kenapa,kita tidak melakukan apa pun hanya tidur bersama",ujar Adelio.


"tapi tetap saja",ucap Yura sambil berusaha terlepas dari Adelio.


Namun tangan Adelio terlalu kuat,Yura pun tidak bias lepas darinya,"ku mohon lepaskan aku oppa",rengek Yura.


"aku tidak akan melepaskan mu sebelum kamu mencium ku terlebih dahulu",ucap Adelio.


"dasar otak mesum",gumam Yura yang terdengar oleh Adelio dan dia pun tersenyum.


"oppa lepaskan aku mau ke kamar Atha",rengek Yura lagi.


Adelio merasa kasihan dia melepaskan pelukannya,"ya sudah pergi lah,tapi kalo kamu sudah menjadi istri ku,tak akan ku biarkan pergi",ujar Adelio.


"ya...ya...tuan Adel aku akan menjadi wanita mu seutuhnya",ucap Yura sembari berlari keluar kamar.


Adelio pun tersenyum sambil menggelengkan kepalanya,"kau terlalu berharga bagi ku Ra...",ucap Adelio.


Yura pergi ke kamar Atha,dia menghampiri putranya yang masih tertidur karena jam masih menunjukkan 04.00,Yura mencium kening Atha.


"ibu sangat menyayangi mu nak...",ucap Yura.


Atha pun terbangun dia mendengar ucapan ibunya,"ibu ini jam berapa?",tanya Atha.


"ini sudah subuh sayang",jawab Yura.


"ibu aku ingin tidur lagi",ucap Atha.


"tidur lah nak,maaf ya ibu sudah mengganggu mu",ucap Yura.


Atha pun mengangguk dan memejamkan lagi matanya,Yura pun bergegas pergi untuk ke dapur dia akan menyiapkan keperluan Adelio dan Atha.


Sampainya di dapur,dia melihat meja yang kosong seketika wajahnya tersenyum,dia merasa kalo Adelio telah menghabiskan makanan yang di buat olehnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2