Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Wanita Berhati Emas


__ADS_3

Yura dan Mika sudah berada di ruangan dokter kandungan,mereka sedang memeriksa keadaan calon bayi Mika.


Sedangkan Adelio dia sedang menunggu di luar,Adelio membiarkan Yura menemani Mika di dalam.


"sebaiknya anda di rawat nyonya dengan peralatan medis,kami akan memantau anda 24 jam di sini",saran dokter.


Yura bertanya,"memangnya kondisinya benar-benar sedang tidak baik dok?".


"jelas sekali,seharusnya nyonya Mika bisa mencegah kehamilan karna ini sangat beresiko tinggi baginya",jawab dokter.


Yura menoleh kearah Mika yang sedang menunduk,lalu Yura bertanya lagi pada dokter.


"kalau kami memilih di rumah bagaimana dok?".


"maaf nyonya,jelas-jelas di sini peralatan medis sudah komplit",jawab dokter yang artinya tidak ada pilihan lain Mika harus di rawat di rumah sakit.


"saya tidak bisa dok",ucap Mika.


"kenapa?",tanya Yura dan dokter secara bersamaan.


"saya ingin seperti ibu hamil yang lainnya,bisa beraktivitas,melayani suami saya dan apa saja yang bisa saya kerjakan semampu saya",ucap Mika.


Dokter tersenyum tipis,"apa anda tidak sadar dengan kondisi diri sendiri?",tanya dokter.


"nyonya saya tidak bisa memaksa anda,kalo terjadi apa-apa pada anda jangan salahkan pihak rumah sakit",tegas dokter.


Yura pun menarik nafasnya dia tidak bisa memaksa Mika.


"baiklah kalo begitu kami pamit,terima kasih dengan pemeriksaannya",ucap Mika lalu beranjak pergi,dia merasa semua orang iba terhadapnya.


Yura yang melihatnya langsung minta maaf pada dokter tersebut,"dok maafkan teman saya,kalo begitu saya pamit".


"iya silahkan nyonya mudah-mudahan teman anda akan baik-baik saja",ucap dokter,Yura pun pergi.


Di luar Adelio merasa kebingungan saat melihat Mika pergi begitu saja,dia hendak mengejar tapi Adelio teringat dengan istrinya yang belum keluar.


Mika pergi menuju parkir mobil namun tiba-tiba dia meringis kesakitan,Mika memegang perutnya,"sayang yang kuat nak,ibu yakin kalo kamu adalah keajaiban tuhan yang di berikan pada ibu",ucap Mika.


Yura dan Adelio mencari Mika,"sayang kenapa kamu tidak mengejarnya?",tanya Yura.


"aku bingung sayang,aku takut kamu mencari ku",jawab Adelio.

__ADS_1


"sebenarnya ada apa?",tanya Adelio pada Yura.


"sebaiknya kamu tanyakan langsung pada dokter,aku tidak bisa menjelaskannya sekarang",jawab Yura.


Adelio terdiam,"sayang kamu kenapa?",tanya Yura.


"sebaiknya kamu temui dokter dan aku akan mencari Mika dan mengajaknya pulang",saran Yura.


"baiklah aku akan menemui dokter",ucap Adelio lalu pergi.


Yura terdiam saat melihat Adelio pergi,dia berharap kalau Adelio akan percaya dengan ucapannya dulu kalo Mika sedang sakit.


...----------------...


Yura akhirnya menemukan Mika,Yura pun langsung mengantar Mika pulang karena Yura tidak bisa menolak permintaan Mika yang ingin pulang kerumahnya dengan alasan Marcel akan pulang.


Mereka pun telah tiba di rumah Mika,Marcel yang lebih dulu datang langsung menanyai Mika.


"sayang kamu dari mana saja?",tanya Marcel pada Mika.


"aku sudah dari rumah Yura",jawab Mika bohong.


Yura yang mendengarnya mengernyitkan keningnya,kenapa Mika harus berbohong pada Marcel,jelas-jelas kondisinya sedang tidak baik.


"oke,kalo begitu aku mau menyiapkan makanan untuknya",ujar Marcel.


Yura dan Mika pun pergi ke kamar,"kamu sebenarnya kenapa sih menutupi semuanya dari suami mu?",tanya Yura setelah berada di dalam kamar.


Mika menjawab,"aku tidak mau membuatnya sedih dan khawatir".


"apa dia tahu tentang penyakitmu?",tanya Yura lagi,Mika pun menganggukkan kepalanya.


"lalu kenapa kamu tidak ingin di rawat di rumah sakit?",tanya Yura.


"setiap dokter menyarankan seperti itu,tapi aku tidak mau,aku ingin merasakan jadi seorang ibu dan seorang istri pada umumnya",jawab Mika.


"apa kau tahu,semua wanita menginginkan seorang anak dan aku merasakan hal itu juga,jadi aku mohon jangan memaksa ku untuk berdiam di rumah sakit,karena aku tidak mau menyia-nyiakan kesempatan sebelum aku pergi",lanjut Mika.


Yura yang mendengarnya pun berkaca-kaca,dia merasa akan kehilangan Mika dengan jangka waktu yang tidak lama lagi.


"aku yakin kamu kuat",ucap Yura,dan Mika pun tersenyum.

__ADS_1


"apa aku boleh minta sesuatu?",tanya Mika.


"tentu saja",


"jika tuhan menakdirkanku pergi setelah melahirkan anak ku dan dia tak sempat melihatku,aku mau kamu yang menjadi ibunya",ucap Mika.


Yura pun mengernyitkan keningnya,"kenapa aku?",tanya Yura.


"nanti kamu juga akan tahu",jawab Mika,karena tidak tahan dengan air mata yang akan keluar akhirnya Yura memeluk Mika.


"aku yakin kamu akan baik-baik saja dan akan menyaksikan tumbuh kembang anak mu",ucap Yura sambil meneteskan air mata,begitu juga Mika.


Dibalik pintu Marcel mendengar percakapan kedua wanita itu,hatinya begitu hancur saat mendengar perkataan istrinya,tapi Marcel akan bersikap pura-pura tidak tahu,karena dia tahu kalo istrinya tidak mau orang merasa iba terhadapnya.


...----------------...


Di rumah Adelio termenung,dia mengingat semua ucapan dokter,kalo kondisi Mika sedang tidak baik-baik saja,dan dia juga teringat dengan alasan Yura dulu saat memintanya untuk menemani Mika,dengan perasaan bersalah Adelio pun mengeluarkan air matanya,karena bagaimana pun Mika pernah mengisi relung hatinya walaupun pada akhirnya dia mengkhianati cinta Adelio.


Yura yang melihat suaminya,dia langsung menghampiri,"ini sudah malam,kenapa masih di luar?",tanya Yura.


Adelio pun menghapus air matanya,lalu menoleh kearah Yura.


Yura yang menyadari Adelio menangis langsung memeluknya,"jangan di tahan,aku yakin ini berat",ucap Yura.


Adelio yang mendengarnya langsung membalas pelukan Yura,"maafkan aku sudah tidak mempercayaimu dan aku menyesal",ucap Adelio.


Yura melepaskan pelukannya,"aku tidak menyalahkan mu,jadi tidak perlu minta maaf untuk sekarang ini kita harus memberi dukungan terhadap Mika",tutur Yura.


Adelio tersenyum,"aku bangga padamu,kamu wanita berhati emas sayang,aku dan Mika dulu menyakiti mu,tapi kamu masih membuka hati untuk kami",ucap Adelio.


"tidak ada gunanya kita membenci orang,semua itu hanya akan menambah beban saja,yang lalu biarlah berlalu untuk sekarang kita akan merajut masa depan",ujar Yura.


"kau adalah anugrah yang terindah yang tuhan berikan padaku",ucap Adelio sambil mencium kening istrinya.


Yura pun merasa lega karena hari ini tuhan telah membukakan mata hati Adelio,tidak ada kebencian lagi terhadap Mika.


"sayang andaikata Mika pergi meniggalkan kita,apa kamu mau jadi orang tua kedua bagi anaknya nanti?",tanya Yura.


"kenapa kamu bertanya seperti itu?",tanya Adelio.


"Mika yang memintanya agar aku menjadi ibu penggantinya",jawab Yura.

__ADS_1


Adelio membelai pipi istrinya,"dengan senang hati kita akan menjadi kedua orang tuanya setelah Marcel dan Mika",ucap Adelio yang menenangkan Yura.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2