Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Sampai Tua Nanti


__ADS_3

Andre dan Kiki sudah sampai di kediaman Adelio,dia berniat untuk menjemput neneknya karena selama Andre bulan madu,nenek tinggal di kediaman Adelio,tidak hanya menjemput nenek tapi sekalian mengambil barang-barang.


Kiki menghampiri Yura yang sedang duduk di balkon rumah sambil memangku Rachel.


"siang nyonya",sapa Kiki.


Yura menoleh ke arah Kiki yang berdiri di belakangnya.


"kamu sudah pulang",ucap Yura.


"saya baru datang",


"hai cantik aku sangat merindukanmu",ucap Kiki sambil menggendong Rachel.


"pak Andre dimana?",tanya Yura.


Kiki menjawab,"sedang bersama nenek di bawah".


"mungkin mereka melepas rindu",ucap Yura.


Sejenak mereka terdiam,lalu Kiki membuka pembicaraan,"nyonya sebenarnya saya mau pamit".


Yura melihat ke arah Kiki,"kenapa secepat ini Ki kamu pergi,padahal aku masih ingin kamu di sini",tutur Yura.


"saya juga berat untuk meninggalkan rumah ini,apalagi meninggalkan Rachel",lirih Kiki.


Yura menepuk pundak Kiki,"kamu jangan khawatir,kami di sini baik-baik saja,ikutilah suami mu bagaimana pun dia adalah imam mu,dan ingat kamu berhak bahagia",tutur Yura.


"iya nyonya,saya ucapkan terima kasih karena selama ini keluarga nyonya begitu baik pada saya,titip bapak nyonya kalau ada apa-apa dengan bapak hubungi saya",


Yura tersenyum,"tentu aku akan kabari semuanya padamu,dan kamu jangan lupa untuk berkunjung menemui kami",pesan Yura.


"iya nyonya",


...----------------...


Kini mereka sudah berada di halaman depan,Kiki berpamitan pada bi Iyem,Mia,Jodi dan yang lainnya,mereka sangat sedih ketika melepas kepergian Kiki,karena rencananya Kiki akan ikut pulang ke rumah nenek dan akan menetap di sana.


Mau tidak mau sebagai orang tua,pak Amin harus merelakan Kiki pergi,begitu juga dengan Yura dan Adelio.


Kiki memeluk bapaknya,"pak Kiki minta maaf karena harus meninggalkan bapak,Kiki janji akan sering mengunjungi bapak",ucap Kiki sambil meneteskan air matanya.


"pergilah nak,sudah kewajiban kamu menuruti keinginan suami mu dan bapak tidak punya hak untuk melarangnya,jaga diri baik-baik",pesan pak Amin.

__ADS_1


"iya pak Kiki akan selalu mengingat pesan bapak",


Pak Amin melepaskan pelukannya lalu menoleh ke arah Andre yang berada di samping Kiki.


"saya percaya pada anda,jadi jangan sia-siakan kepercayaan saya",ucap pak Amin.


"saya akan berusaha untuk menjaga kepercayaan bapak",


Lalu pak Amin berjalan ke arah nenek,"nyonya saya titip putri saya,tolong jaga dia kalo dia berbuat kesalahan tolong tegur dia".


"jangan khawatir Kiki anak yang baik",ujar nenek.


Kiki menghampiri Yura dan Adelio yang sudah kembali ke rumah karena mengetahui kalo Kiki akan pergi dari rumahnya.


Yura memeluk Kiki dengan erat,"jaga diri kamu baik-baik,semoga di berikan momongan secepatnya",ucap Yura sambil melepas pelukannya.


"terima kasih nyonya",ucap Kiki lalu menoleh ke arah Adelio,"tuan saya pamit pergi,terima kasih sudah menjadi majikan yang baik bagi saya dan bapak saya",ucap Kiki.


"aku juga mau berterima kasih pada mu karena sudah menjaga Rachel dengan baik,mungkin susah buat kami untuk mencari penggantimu",tutur Adelio.


"saya yakin setelah ini nyonya dan tuan akan menemukan yang lebih baik dari saya",ujar Kiki,Adelio pun menganggukkan kepalanya.


Giliran Andre yang menghampiri Adelio dan Yura,"bos",ucap Andre sambil memeluk Adelio.


"baik bos".


Adelio membiarkan Andre pulang ke kediamannya,dan mulai saat ini Andre akan bertugas lagi di kantor cabang milik Adelio dimana kantor itu lah yang menjadi saksi pertemuan Adelio dan Yura.


Andre menoleh ke arah Yura yang sedang menangis,"bos apa boleh aku memeluk nyonya?",tanya Andre memberanikan diri.


Adelio pun menoleh ke arah Yura dan menganggukkan kepalanya,tidak menunggu lama Andre pun memeluk Yura yang terus menangis,Andre memeluk Yura seperti memeluk saudaranya,karena kini Andre menganggap Yura seperti adik sendiri.


"terima kasih pak Andre,banyak sekali jasa bapak pada ku dan Atha,kalo tidak ada kamu mungkin aku tidak akan setegar ini",ucap Yura.


"sama-sama nyonya,tolong jaga Atha",ujar Andre sambil melepas pelukannya.


"saya akan selalu menjaganya",ucap Yura.


Andre pun menoleh kearah Atha yang berdiri di samping ibunya,Andre memeluk Atha,"jadilah anak yang baik,dan jadilah pelindung bagi keluarga mu",pesan Andre pada Atha.


"aku akan selalu mengingatnya om",ucap Atha dan Andre pun mencium kening Atha.


Kiki dan Andre melangkah pergi dan meninggalkan orang-orang yang sudah dianggap keluarga olehnya,dan Kiki terus memandang bapaknya yang berdiri sambil menyeka air matanya.

__ADS_1


Lalu Kiki melambaikan tangannya dan masuk kedalam mobil,begitu pula nenek dan Andre mereka pun ikut masuk kedalam mobil,dengan perlahan mobil pun maju.


Semua orang masuk setelah Kiki dan Andre sudah tak terlihat lagi,terkecuali pak Amin dia masih berdiri melihat ke arah gerbang dengan tatapan kosong.


Adelio yang menyadarinya langsung menghampiri pak Amin,"bapak harus kuat ya,saya yakin putri bapak akan bahagia bersama keluarganya yang baru",ucap Adelio sambil menepuk pundak pak Amin.


Pak Amin pun tersenyum lalu berkata,"saya merasa sedih karena masa tua saya kini tinggal sendiri,andai saja mendiang ibunya Kiki masih ada mungkin saya tidak akan kesepian".


"pak Amin jangan khawatir,Andre dan Kiki tidak akan membiarkan pak Amin kesepian,suatu saat mereka akan bersama pak Amin".


"mudah-mudahan saja tuan".


"sebaiknya kita masuk,cuaca hari ini sangat panas",ajak Adelio,lalu mereka pun masuk kedalam rumah.


...----------------...


Yura sedang berdiri di balkon sambil menatap langit-langit,dia merasa sudah tidak punya beban lagi,keinginannya sudah terbayar karena Andre sudah mendapatkan cinta sejatinya.


Tiba-tiba dua tangan melingkar dipinggangnya,dan Yura sudah mengetahui tangan siapa yang memeluk tubuhnya dari belakang.


"kamu tidak pergi lagi ke kantor?",tanya Yura.


"tidak,aku ingin di sini menemani mu",jawab Adelio.


Yura membalikkan tubuhnya,kini mereka saling berhadapan,Yura mengusap kening suaminya,"terima kasih sudah menjadi bagian dari hidupku",ucap Yura.


Adelio tersenyum lalu mencium kening istrinya,"sama-sama sayang,aku bersyukur memiliki mu dan putra putri kita,aku ingin selamanya kita seperti ini sampai tua nanti",tutur Adelio.


Adelio menempelkan keningnya ke kening Yura,"tetaplah di sisi ku,jangan pernah pergi dari ku karena aku tak kan sanggup kehilangan mu",ucap Adelio.


"aku mencintai mu sayang",lanjut Adelio.


"aku juga mencintaimu",balas Yura dan mereka pun berciuman.


Adelio begitu memperdalam ciumannya namun Yura cepat-cepat melepasnya,"kenapa sayang?",tanya Adelio.


"apa kamu tidak dengar kalo kebisingan anak-anak kita semakin dekat",jawab Yura.


Adelio tersenyum tidak lama kemudian Atha dan Rachel datang mengahmpiri,Adelio dan Yura tersenyum lebar,mereka menyambut kedatangan putra putri mereka.


Adelio menggendong Rachel sedangkan Yura memeluk Atha,lengkap sudah kebahagiaan mereka.


Waktu terus bergulir,hari demi hari,bulan demi bulan,tahun demi tahun,Adelio dan Yura sangat menikmati peran sebagai orang tua,apa lagi Atha dan Rachel yang tumbuh dengan cepat membuat keramaian di rumah semakin hangat.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2