Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Restu


__ADS_3

Andre dan Kiki saling menatap,mereka berada di ruangan yang sudah disediakan Adelio dan Yura.


Sengaja kedua orang itu menyiapkan kejutan untuk Andre,karena mereka sudah menganggap Andre keluarga sendiri begitu juga Kiki.


"ehm...",Adelio berdehem.


Andre dan Kiki pun mengalihkan pandangannya.


"Ndre...",sapa Adelio.


"kami ikut senang dengan kebahagiaan mu",ucap Adelio sambil menepuk pundak asistennya.


"selamat ya,semoga kalian sampai ke pelaminan",timpal Yura.


"terima kasih atas perhatian dan doanya,sebenarnya saya ingin secepatnya menikahi Kiki karena saya rasa pacaran di dalam pernikahan itu lebih menyenangkan",tutur Andre.


"itu bagus,dan kami akan membantu mu",ujar Adelio.


"terima kasih,tapi rencananya lusa saya akan menemui kedua orang tua Kiki",ucap Andre.


Yura dan Adelio saling menatap,sedangkan Kiki dia hanya menundukkan kepalanya.


"kenapa harus lusa,sekarang juga bisa",ujar Adelio.


"tapi saya belum membicarakan ini dengan Kiki",


Adelio melihat kearah Kiki,"bicara prihal apa?",tanya Adelio.


"ya prihal orang tuanya,alamatnya dan yang lainnya",jawab Andre.


Adelio pun tersenyum tipis,"kamu tidak perlu itu,jika kamu memang benar mencintai wanita yang berada di sebelah mu dan menerima segala kekurangannya,maka kamu harus menerima keluarganya,dan menurutku itu gak perlu",jelas Adelio.


"kamu percaya kan kalo Kiki di besarkan oleh orang-orang yang baik?",tanya Adelio.


Andre berpikir apa yang dikatakan bosnya memang betul dan akhirnya Andre menerima ajakan Adelio.


"baiklah kalo begitu saya ikuti saran bos saja",ucap Andre.


"oke kalo begitu ayo kita pergi",ajak Adelio sambil menggenggam tangan istrinya lalu mereka pergi.


Adelio berjalan beriringan dengan Yura,Andre dan Kiki,lalu Adelio membiarkan Kiki memimpin jalannya,dan dia pergi ke tempat di mana seseorang sedang duduk di sofa dimana sudah ada Bi iyem,Mia dan Jodi juga pak Amin.


Andre yang mengernyitkan keningnya merasa heran,kenapa Kiki membawanya ke ruangan tv.

__ADS_1


Kiki berdiri di samping mereka berempat,"pak ada yang ingin bertemu bapak",ucap Kiki pada pak Amin.


"boleh",jawab pak Amin.


Andre terkejut saat mendengar Kiki memanggil pak Amin bapak,dia berpikir jangan-jangan Kiki adalah anak supirnya Adelio.


Adelio yang melihat ekspresi wajah Andre langsung menjelaskan padanya siapa Kiki sebenarnya.


"Ndre,Kiki adalah putri pak Amin satu-satunya,mereka hanya hidup berdua,istri pak Amin sudah meninggal saat melahirkan Kiki,dia di besarkan di kampung dan setelah lulus sekolah Kiki baru ikut pak Amin dan bekerja di sini",jelas Adelio.


Andre mengerti dan dia tidak mempermasalahkannya,tapi kenapa dia baru tahu hari ini itu yang dia sesali.


"baiklah kita duduk sekarang",ucap Adelio dan mereka pun duduk di kursi masing-masing.


"silahkan Ndre kamu sekarang boleh berbicara",Adelio mempersilahkan pada Andre.


Andre menarik nafas,lalu mulai berbicara,"pak Amin sebelumnya saya mau minta maaf kalo saya sudah lancang mencintai anak bapak,tapi apa yang saya lakukan bukan main-main dan saya berniat untuk menikahi Kiki,saya mau minta restu bapak",tutur Andre.


"terima kasih pak Andre sudah mencintai putri saya satu-satunya yang serba kekurangan ini,dengan segenap hati,saya akan merestui pak Andre untuk mempersunting putri saya".


"dan setelah menikah nanti,tolong jaga dia cintai dia dan sayangi dia seperti saya menjaga,mencintai dan menyayanginya,jika pak Andre sudah tidak mencintainya lagi jangan beritahu dia tapi beritahu saya,dan saya akan menjemputnya",tutur pak Amin sambil menitikkan air mata.


Tidak hanya pak Amin,semua yang ada di sana ikut menitikkan air mata termasuk Yura,ucapan pak Amin sangat menyentuh hatinya,seandainya Yura masih memiliki seorang ayah mungkin hal yang sama seperti pak Amin yang akan di lakukan pada putrinya.


"baiklah pak saya akan menjaga amanat bapak,dan terima kasih bapak sudah mempercayakannya pada saya",ucap Andre.


"mungkin bulan depan,dan rencananya saya akan memperkenalkan Kiki pada nenek saya,kebetulan saya hanya mempunyai seorang nenek karena orang tua saya sudah lama meninggal,dan saya akan bawa Kiki minggu depan,dan saya minta ijin pada bapak juga bos Adel",jawab Andre.


"tentu aku dan pak Amin akan mengijinkan kalian pergi",ucap Adelio.


...----------------...


Setelah mereka selesai berkumpul dan bercengkrama,waktunya Andre pulang,dia berpamitan pada semua orang dan Kiki pun mengantar Andre sampai depan pintu.


"hati-hati dijalan tuan",ucap Kiki.


Andre tersenyum,"boleh minta sesuatu gak?",tanya Andre.


"boleh".


"mulai sekarang jangan panggil aku tuan,panggil saja mas Andre",bisik Andre di telinga Kiki.


Kiki pun tersenyum malu,"baiklah mas Andre",ucap Kiki.

__ADS_1


Andre pun tersenyum senang,"makasih,kalau begitu aku pulang",pamit Andre,dan Kiki pun menganggukkan kepalanya.


Dan Andre pun pergi sambil melambaikan tangannya.


Di kamar Adelio sedang mengganti pakaiannya,sedangkan Yura dia sedang menidurkan Rachel.


"sayang,kalau Kiki sudah menikah apa dia akan tetap berkerja bersama kita?",tiba-tiba Yura menanyakan hal itu pada Adelio.


"aku tidak tahu,tapi menurutku itu kembali lagi pada kita",jawab Adelio.


"ya aku juga berpikir kalo Kiki sudah menikah,aku akan membiarkan Kiki menikmati menjadi seorang istri",ucap Yura.


"soal Rachel,aku akan mengurusnya sendiri karena dulu aku juga mengurus Atha tanpa bantuan orang lain",lanjut Yura.


Adelio tersenyum lalu membelai rambut istrinya,"aku percaya padamu sayang dan aku akan selalu mendukung mu,asalkan itu di jalan yang benar",tutur Adelio.


"makasih sayang",ucap Yura lalu mengecup bibir suaminya.


Di tempat lain,Soni yang tengah menikmati menjadi seorang ayah,dia terus disibukkan dengan bayinya yang bernama Abimanyu.


Soni begitu cekatan membantu Alin mengurus Abimanyu,mengganti popok,memandikan dan yang lainnya.


Alin merasa terbantu karena Soni serba bisa dalam mengurus putranya.


"sayang,sebaiknya kamu istirahat mumpung Abimanyu tidur",titah Alin.


"iya sayang aku juga sudah ngantuk",ucap Soni lalu pergi namun tidak lama kemudian dia kembali lagi.


"ada apa lagi?",tanya Alin.


"aku gak bakalan tidur kalau belum ini",jawab Soni sambil memanyunkan mulutnya.


"ih kamu nanti kalo yang di bawah tegang gimana?",tanya Alin.


"ya enggak lah,aku tau diri",jawab Soni.


Alin pun mencium bibir Soni dengan lembut,Soni pun menikmatinya.


"makasih sayang,aku harus ekstra sabar kalo dekat sama kamu",ucap Soni yang sudah melepaskan Alin.


"itu harus,ya udah cepat istirahat",


"iya...",dan Soni pun pergi tanpa kembali lagi.

__ADS_1


Alin sangat bahagia menjadi istri Soni,sebab laki-laki itu memperlakukannya bagaikan ratu,apa lagi kini mereka di karuniai seorang putra yang amat tampan lengkap sudah kebahagiaannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2