Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Hadir kembali


__ADS_3

Adelio membelah jalanan ibu kota,tidak ada pembicaraan dari keduanya hanya kesunyian yang menjadi teman di perjalan mereka.


Adelio dan Yura sudah sampai di halaman depan kantor,"Tuan saya menunggu di mobil saja",ucap Yura ketika Adelio membukakan pintu.


"kamu harus ikut kedalam aku tidak bisa membiarkan mu di sini sendiri,ayo turun" ajak Adelio.


"tapi pak..."


"apa kamu mau aku potong gaji kamu bulan ini!" ancam Adelio.


Yura pun dengan berat hati menuruti ucapan tuannya karena dia tidak mau gaji bulan ini berkurang.


Yura pun turun dari mobil dan mengikuti langkah Adelio sang direktur tampan.


Adelio dan Yura melewati para karyawan yang sedang bekerja,sontak saja mereka berbisik membicarakan Yura dan Adelio.


Yuli yang melihatnya pun terkejut dengan kedatangan temannya,"itu Yura kan...kenapa dia ada di sini?,apa dia bekerja lagi di sini" Yuli bertanya sendiri.


"eh itu kan Yura,kenapa dia sama pak Adel bukannya dia sudah di pecat" bisik seorang karyawan pada temannya.


"iya,mungkin saja dia bekerja lagi di sini" mereka saling berbisik.


Yura dan Adelio tak menghiraukan mereka yang sedang asyik bergosip.


"pagi pak..."sapa sekretaris Adelio sambil membungkukkan tubuhnya.


"pagi..." ucap Adelio lalu membukakan pintu ruangannya,namun setelah mereka masuk Adelio dan Yura di kaget kan dengan seseorang yang sedang duduk di kursi kebesaran Adelio.


"surprise...." ucap Mika dengan tersenyum lebar,namun tiba-tiba senyumnya hilang ketika melihat orang yang berada di belakang Adelio yaitu Yura.


"kamu..." ucap Mika sambil mengerutkan keningnya.


"Mika,apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Adelio.


"aku rindu pada mu sayang..." rengek Mika sambil berlari menghampiri Adelio dan memeluknya.


Yura yang melihatnya langsung tertunduk dia merasa sakit di dadanya ketika melihat Mika memeluk Adelio.


"lepaskan" ucap Adelio sambil mendorong Mika.


"kenapa kamu bisa di sini,aku kan sudah bilang diam lah di rumah jangan kemana-mana" bentak Adelio.


"kamu kenapa sih marah-marah,salah ya kalau aku kangen sama kamu" ucap Mika manja.


Adelio mengusap wajahnya,"Ra...apa kamu bisa tunggu di luar dulu aku mau berbicara dengannya" titah Adelio.


Yura pun langsung keluar dan menutup pintunya ketika Adelio meminta dia untuk menunggu di luar.

__ADS_1


"sebaiknya kamu pulang" titah Adelio pada Mika.


"aku gak mau,aku akan tinggal di sini bersama kamu" Mika membantah perkataan Adelio.


"sebenarnya mau kamu apa,beruntung aku tidak menjebloskan kamu ke penjara" ucap Adelio.


"aku sudah tau kalo aku sedang sakit dan kamu menutupinya dari aku,apa kamu tidak ada rasa simpati sedikit saja padaku,berikan aku kesempatan lagi untuk memperbaiki hubungan kita sayang..." ujar Mika.


"apa,aku tidak ada simpati padamu?" tanya Adelio pada Mika.


"aku sudah membiarkan kamu tinggal di rumah ku dan membiarkan orang-orang ku untuk menjaga mu,kalau saja aku mau kamu sudah aku usir" jelas Adelio.


"itu saja tidak cukup,aku butuh perhatian mu" ucap Mika.


Adelio mendengus,"jangan harap kamu akan menerima perhatian ku walaupun kamu memintanya,sebaiknya kamu pergi" titah Adelio.


"engga,aku tidak akan pergi sebelum kamu memaafkan ku" ujar Mika.


"baiklah kalau begitu,mulai sekarang kamu pergi dari rumahku" ucap Adelio tegas.


"jangan Del aku mohon jangan usir aku dari rumah,baiklah aku akan pergi tapi apa hubungan mu dengan Yura?" tanya Mika penasaran.


"itu bukan urusan mu" jawab Adelio singkat.


"jangan bilang kalau sikap kamu seperti ini karena dia" tutur Mika.


"awas saja kalau dia mencoba mendekati mu,aku tidak akan tinggal diam" ucap Mika dalam hati.


...----------------...


Setelah Adelio menyuruh Yura menunggu di luar,dia memutuskan untuk bertemu temannya Yuli di pantry.


Ra...aku kangen sama kamu,kenapa sih kamu tidak ada kabar?" tanya Yuli pada Yura.


"maaf ya Li,aku terlalu sibuk mencari pekerjaan tapi alhamdulillah sekarang aku sudah mendapatkannya" jawab Yura.


"syukurlah kalo begitu aku ikut senang,kabar anakmu gimana dia sehatkan?" tanya Yuli lagi.


"Atha sehat malahan hari ini dia mulai masuk sekolah" jawab Yura.


"oh ya,pasti dia senang sudah masuk sekolah"


"iya dia senang sekali"


Mereka sedang asyik mengobrol,tiba-tiba terdengar suara keributan di luar.


"ada apa ya,kok di luar ramai sekali?"tanya Yuli pada Yura.

__ADS_1


"sebaiknya kita lihat" ajak Yura,dan mereka pun pergi dari ruang pantry.


Terlihat orang-orang berlarian,Yuli bertanya pada seorang karyawan yang juga ikut berlari,"tunggu ini ada apa?"


karyawan itu menjawab,"istri pak Adel menabrak tiang di luar,katanya dia akan di larikan ke rumah sakit".


Yura pun terkejut saat mendengarnya,tidak berpikir panjang dia langsung berlari menghampiri tempat kejadian.


Benar saja mobil yang dikendarai Mika menabrak tiang yang berada di sekitaran halaman kantor,terlihat Adelio sedang mengangkat Mika yang sedang pingsan.


Yura memperhatikan mantan suaminya yang begitu ketakutan melihat kondisi Mika,Yura hanya terdiam melihatnya dan dia berbalik meninggalkan tempat itu,namun seseorang mencekal pergelangan tangannya.


"ikut aku" ucap Adelio.


Yura membalikan tubuhnya dan kini mereka saling berhadapan,"kamu harus ikut aku kemana pun aku pergi" ucap Adelio lalu menarik tangan Yura untuk masuk kedalam mobil.


Kini mereka sudah berada di rumah sakit,Adelio sedang berada di ruang inap menemani Mika yang sudah sadar dari pingsannya.


Sedangkan Yura dia menunggu di luar,dia tidak mau mengganggu Adelio dan Mika.


"Yura..."sapa Soni yang sudah berdiri di hadapan Yura.


Yura pun mengangkat kepalanya," kak Soni..." ucap Yura.


"kenapa tidak masuk kedalam?" tanya Soni.


Yura menggeleng,"tidak,aku di sini saja".


"ikut lah aku mau kedalam" ajak Soni.


"tidak kak aku di sini saja" ucap Yura.


"buktikan padaku kalo kamu bisa menghadapinya" ujar Soni tiba-tiba berbicara seperti itu.


Mika sedang memeluk Adelio sambil berkata,"jangan pergi dariku sebelum aku pergi meninggalkan mu karena kematian" isak Mika.


"sudah lah jangan berpikir seperti itu,sebaiknya kamu istirahat karena aku harus kembali kekantor" ucap Adelio sambil melepaskan pelukan Mika namun Mika enggan melepasnya.


"biarkan seperti ini sebentar saja agar aku tenang" pinta Mika.


Tiba-tiba pintu terbuka,Soni dan Yura melihat Adelio dan Mika sedang berpelukan.


Mika menyadari kehadiran Yura,dia tersenyum licik,"akhirnya kamu menyaksikan ini Yura" ucap Mika dalam hati.


"kak sebaiknya aku pulang duluan" ucap Yura lalu dia pergi meninggalkan rumah sakit,rasa sakit melihat Adelio dan wanita lain kini hadir kembali dia menyadari kalau dia belum bisa menghindari perasaan terhadap mantan Suaminya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2