Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Jodoh


__ADS_3

Di rumah, nenek terus berdoa agar urusan cucunya di berikan jalan keluar,karena selama ini nenek di kuasai oleh rasa ketakutan,tapi dengan tekad dan keyakinan Andre membuat nenek menjadi berani.


Tiba-tiba suara mobil berhenti di depan rumahnya,nenek cepat-cepat pergi keluar,nenek melihat Andre yang turun dari mobil sendirian.


"Ndre,bos mu kemana?",tanya nenek sambil kebingungan.


Andre menjawab,"bos pulang ke apartemennya nek".


"loh nenek kira setelah Yura pergi dia akan menginap di sini",


"dia tidak terbiasa menginap di rumah orang lain nek,makannya dia selalu mempunyai apartemen kalau tidak sewa hotel",jelas Andre.


"tumben nenek belum istirahat?",tanya Andre sambil melihat jam tangannya yang menunjukkan jam 9 malam.


"nenek nunggu kamu,bagaimana apa sudah beres?",tanya nenek penasaran.


Andre menundukkan kepalanya,dia memasang wajah sedih dihadapan neneknya.


Nenek paham dengan raut wajah Andre lalu dia mengajak Andre untuk masuk kedalam rumah.


"ya sudah kita masuk dulu",Nenek dan Andre pun masuk kedalam rumah,dan mereka duduk di ruangan depan.


"ceritakan pada nenek soal keputusan Intan",ucap Nenek.


Mimik wajah Andre masih sama,"nek..."


"akhirnya aku bebas",teriak Andre dengan senyuman lebar sampai nenek pun terkejut.


Nenek masih tertegun,lalu Andre mencoba memeluk nenek namun seketika tangan nenek mencubit lengannya.


"awww sakit nek",


"rasakan itu akibatnya sudah mengagetkan nenek",ucap nenek kesal.


"maaf nek,tadinya aku mau ngasih kejutan",


"kamu tahu tidak,beberapa hari ini perasaan nenek gundah memikirkan masalah kamu",


Andre tersenyum lalu dia memeluk neneknya mencoba merayu nenek,"maaf ya nek,ini gak akan terulang lagi".


Nenek pun membalas pelukan cucunya,"kamu tahu nenek sayang sama kamu,nenek mau kamu bahagia jadi tolong tetaplah untuk menjadi Andre yang selalu semangat dan jangan kenal putus asa".


"hadapilah setiap masalah karena itu akan menjadi kita semakin dewasa",tutur nenek sambil mengusap rambut Andre.


"iya nek,aku akan selalu ingat pesan nenek,Andre juga sayang nenek",ucap Andre.


Keesokan harinya Adelio sudah berada di halaman depan rumah nenek,dia berniat untuk menjemput Andre tapi sebelum dia masuk kedalam rumah nenek,tiba-tiba Lorenza memanggilnya.

__ADS_1


"Tuan",


Adelio pun menoleh,"ada apa?",tanya Adelio pada Lorenza.


"bisakah kita berbicara empat mata"


Adelio melirik ke arah jam tangannya,"saya tidak punya banyak waktu sebaiknya katakan saja",ucap Adelio.


"saya mau minta maaf atas semua yang sudah saya perbuat,saya sudah menyadari semuanya kalau itu salah",


"dan saya juga berterima kasih anda sudah membujuk Intan".


"syukurlah kalo kamu menyadatinya,tidak perlu berterima kasih karena itu sudah tugas saya membantu anak buah saya,soal minta maaf sebenarnya saya masih kesal dengan kelakuan mu yang sudah memfitnah ku,tadinya aku mau kamu menanggung semua akibatnya,tapi berkat istriku Yura yang membuat ku untuk membiarkan mu pergi",tutur Adelio.


Lorenza terdiam saat mendengar penuturan Adelio,lalu dia berkata,"tolong sampaikan ucapan permintaan maaf dan terima kasih saya pada istri anda".


"akan ku sampaikan,baiklah kalo begitu aku harus masuk kedalam",


"silahkan tuan",Adelio pun masuk kedalam rumah,tinggal Lorenza yang masih berdiri,dia merasa kalo Yura adalah malaikat penolong baginya.


"tanpa kusadari Yura lah yang membantu ku,aku yakin dia adalah Malaikat tak bersayap yang tuhan kirimkan untuk menolongku",ucap Lorenza lalu dia pergi.


Andre dan Nenek menyambut Adelio dengan hangat.


"pagi bos",


"ayo silahkan duduk dulu nenek akan ambilkan minum",ucap nenek.


"jangan repot-repot nek aku tidak akan lama,karena sebentar lagi jadwal kita terbang",ucap Adelio.


Adelio dan Andre sudah sepakat untuk kembali ke tempat kelahiran Adelio,niatnya mereka akan membawa Nenek karena rencana pernikahan Andre dan Kiki akan segera di percepat karena permintaan nenek.


...----------------...


Yura baru saja selesai melakukan ritualnya di kamar mandi,lalu dia berbaring lagi di ranjang,tubuhnya terasa sakit dan lemas.


Tiba-tiba suara pintu di ketuk tok...tok...tok..


"siapa?",tanya Yura,tiba-tiba seseorang membuka pintu,"ibu...",ternyata Atha yang mengetuk pintu kamar Yura.


"kemarilah sayang",


Atha pun menghampiri ibunya,"kenapa ibu berdiam diri dikamar,apa ibu baik-baik saja?",tanya Atha.


"ibu baik,hanya saja badan ibu sedikit pegal-pegal",jawab Yura.


"kita panggil dokter saja ya bu"

__ADS_1


"jangan sayang,nanti juga membaik jika ibu banyak istirahat",


"kalo begitu biar aku yang pijitin",


"makasih sayang,kamu memang penyelamat ibu",Atha pun memijit tangan dan kaki Yura.


Di teras belakang,Kiki sedang berbincang bersama pak Amin sambil memperhatikan Rachel bermain.


"apa pak Andre akan berhasil untuk membujuk wanita itu?",tanya pak Amin yang sudah mengetahui masalah yang dialami calon menantunya dan putrinya.


"mudah-mudahan saja pak,mas Andre berhasil",jawab Kiki.


"kamu yang sabar ya mungkin ini cobaan menjelang pernikahan kalian,kamu harus yakin kalo pak Andre pasti bisa menyelesaikan ini",pesan pak Amin.


"iya pak,tapi kalau seandainya pernikahan ku gagal bagaimana pak?",


"kenapa harus bagaimana,mungkin itu belum saatnya kamu menikah dan pak Andre bukan jodoh mu,karena kalo kalian berjodoh seberat apa pun rintangannya pasti kalian akan bersatu".


"kita pasrahkan saja pada tuhan,karena yang mengatur kehidupan kita adalah tuhan".


"iya pak Kiki akan berusaha menerima apapun jalan keluarnya".


"bagus nak,itu baru putri bapak".


"makasih ya pak sudah membuat hati Kiki jadi tenang".


Waktu terus berputar,Adelio pun sudah sampai di rumah,dia melangkah dengan cepat karena dia mendapat kabar dari putranya kalau Yura tidak keluar dari kamar.


"sayang...",ucap Adelio setelah melihat Yura tengah berbaring di ranjang.


Adelio mengahmpiri Yura lalu menempelkan tangannya di kening sang istri,"badan mu panas sekali,apa kamu sudah minum obat,atau kita kedokter saja",ucap Adelio mencemaskan keadaan Yura.


"tidak perlu sayang nanti juga sembuh",ujar Yura.


"kamu sudah pulang,apa masalah Andre sudah beres?",tanya Yura.


"sudah beres,dan mereka tinggal melaksanakan pernikahan",jawab Adelio.


Yura menghela nafas,"syukurlah kalo sudah selesai,tapi ceritakan pada ku soal Intan bisa merelakan Andre",ucap Yura tidak sabar menunggu ceritanya.


Adelio pun menceritakan semuanya termasuk Lorenza yang meminta maaf dan menyesali perbuatannya.


"sayang,sekarang aku sadar kalo kebencian tidak harus di balas dengan kebencian",ucap Adelio.


"terima kasih sudah mengajarkan ku kebaikan,karena dengan melihat cara mu aku bisa belajar dari itu",lanjut Adelio.


Yura tersenyum senang saat mendengar penuturan suaminya,dan Yura berpikir kalo pernikahannya saat ini membawa keberkahan.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2