
Tengah malam Adelio terbangun dari tidurnya,tiba-tiba dia memikirkan Yura yang sendirian di apartemennya.
"seharusnya aku tadi mengajaknya untuk menginap di sini",gumam Adelio.
Adelio beranjak dari tempat tidurnya dengan perlahan karena dia takut membangunkan Atha yang sedang berbaring di sampingnya.
Setelah berada di ruangan kerjanya,Adelio mencoba menghubungi anak buahnya namun tidak ada jawaban,perasaannya menjadi tidak karuan maklum lah lagi bucin.
Di apartemen sama halnya dengan Adelio,Yura pun tidak bisa tidur karena dia teringat dengan putranya,saat dia ingin menghubungi Adelio tiba-tiba saja dia melihat paper bag yang di berikan Adelio.
Yura mengambilnya dan membukanya,Yura melihat gaun yang sangat indah berwarna merah,dan dia berniat untuk mencobanya.
Di depan cermin Yura memandang kemolekan tubuhnya,Yura tersenyum sendiri baru kali ini dia memakai gaun mahal buatan tangan desainer ternama.
Ketika dia asyik mengenakan gaunnya tiba-tiba suara bel berbunyi,ting...teng...
Yura pun keluar dari kamarnya masih mengenakkan gaun pemberian Adelio,"siapa malam-malam bertamu",gerutu Yura.
Yura membukakan pintu,terlihat Adelio yang sudah berdiri di depan pintu,"tuan...",sapa Yura.
Adelio tertegun melihat Yura mengenakkan gaun pemberiannya.
"beautiful",gumam Adelio yang terdengar oleh Yura,dan Yura pun menyadari kalo dia masih mengenakkan gaun itu.
"saya sedang mencoba gaun ini",ucap Yura malu.
"silahkan masuk tuan",Yura mempersilahkan masuk.
Adelio pun masuk kedalam apartemen Yura,"sebentar tuan saya ganti dulu bajunya",pamit Yura namun Adelio menahannya.
"tidak usah,kamu sangat cantik memakai gaun itu",ucap Adelio dan Yura pun tidak jadi ke kamarnya.
"ada apa tuan malam-malam datang kesini?,lalu Atha dimana?",tanya Yura.
"Atha di rumah, bi iyem yang menjaganya,aku datang kesini karena mencemaskan mu,seharusnya aku tidak membiarkan mu sendiri di apartemen",jawab Adelio.
"tidak usah cemas anak buah tuan kan yang menjaga ku",ujar Yura.
"itu dia,aku menelepon mereka tapi tidak di jawab",tutur Adelio.
"tuan ini sudah jam 11 malam,sebaiknya segera pulang bukan kah besok pestanya berlangsung?",tanya Yura.
"ya,aku akan segera pulang tapi kau juga ikut",kata Adelio.
"tapi tuan...",tiba-tiba mulut Yura di bungkam oleh mulut Adelio,Yura pun membalas ciuman Adelio.
__ADS_1
Namun tiba-tiba terdengar Suara,"tuan....",Adelio pun tersadar,ternyata itu adalah khayalannya saja.
"apa tuan baik-baik saja?",tanya Yura heran.
Adelio menjawab dengan gugup,"a...aku..aku baik-baik saja".
"kalau begitu aku pulang,besok pagi aku akan mengantar Atha pulang jika dia mau",pamit Adelio.
"iya tuan,maaf dia sudah merepotkan mu",ucap Yura.
"dia adalah anakku",Adelio pun melangkahkan kakinya namun tiba-tiba saja terhenti dan langsung membalikkan tubuhnya.
"aku sengaja membelikan baju untuk mu,rias wajahmu sampai cantik besok sore aku akan menjemputmu,selamat malam",Adelio pun pergi keluar dari apartemen.
Yura masih mematung,entah perasaan apa yang di alaminya sekarang,perlakuan Adelio membuatnya begitu spesial.
Di perjalanan pulang,Adelio tersenyum sendiri dia begitu senang saat melihat Yura memakai gaun pemberiannya,Yura begitu cantik sampai dia ingin memeluk dan menciumnya seperti dalam khayalannya.
"aku begitu bodoh kenapa aku sempat mengkhayal mencium bibirnya,bisa-bisa aku gila memikirkannya",ucap Adelio sambil menyetir.
...----------------...
Pesta sebentar lagi akan di mulai,Adelio yang tampak gagah dengan memakai setelan jas berwarna merah senada dengan baju Yura juga Atha memasuki ruangan pesta.
Semua memuji kecantikan Yura,sampai mereka jadi bahan perbincangan para tamu undangan.
Adelio menyapa setiap tamu yang hadir,"selamat malam tuan Marko",sapa Adelio pada salah satu kliennya.
"selamat malam tuan Adel,pestanya sangat megah kami sangat menikmatinya",ucap Marko.
"terima kasih",
"tuan bagaimana dengan kondisi nyonya Mika,saya dengar dia sedang melakukan perawatan di salah satu rumah sakit di luar negri?",tanya Marko.
Adelio menjawab,"kebetulan kami sudah tidak punya hubungan lagi,jadi aku tidak tahu kondisinya sekarang ini".
"oh pantas saja kau datang kesini dengan janda anak satu",ucap Marko.
Adelio tersenyum tidak ada yang tahu kalo Yura adalah mantan istrinya dan mereka mempunyai anak.
"iya tuan doakan saja",ujar Adelio.
Yura dan Atha tanpa kikuk mereka tidak terbiasa dengan pesta apa lagi pesta orang-orang kalangan atas,Soni yang melihatnya langsung menghampiri.
"selamat malam Ra...",sapa Soni.
__ADS_1
"malam kak...",balas Yura.
"kau sangat cantik malam ini",puji Soni.
"kakak juga sangat tampan dan gagah",Yura balik memuji.
Terdengar suara Adelio yang sedang berbicara memakai mic,semua menoleh ke arah Adelio.
"selamat malam semuanya,terima kasih sudah hadir dalam perayaan pesta yang rutin setiap bulannya yang di adakan di kantor kami,ada beberapa hal yang akan aku sampaikan",
"Saya Adelio pradeev akan memperkenalkan anak saya yang bernama Atha Pradeev",
semua para tamu undangan saling berbisik,karena mereka tidak tahu kalo Adelio memiliki anak,secara pernikahannya bersama Mika belum juga di karuniai anak.
Andre pun menghampiri Yura dan Atha,"ayo sayang ikut om,ayah mu sudah menunggu di atas panggung",ajak Andre sambil mengulurkan tangannya.
Atha menoleh ke arah Yura,"pergi lah nak,sudah saatnya mereka tahu siapa kamu",ucap Yura.
Dan akhirnya Atha meraih tangan Andre dan berjalan ke arah panggung,semua mata tertuju pada anak kecil itu.
Kini Atha sudah berada di panggung bersama Adelio,"maaf kalo semua ini tiba-tiba,sebenarnya saya sudah pernah menikah dengan seorang gadis dia begitu lembut tapi sayang kebencian saya terhadapnya menutupi kelebihan gadis itu dan sampai akhirnya kami berpisah",
"dan saya baru mengetahui kalo dari hasil pernikahan kami telah hadir seorang anak laki-laki yang sangat tampan seperti ayahnya",
"ini sangat berharga bagi saya,ini adalah hadiah terindah yang diberikan oleh tuhan melalui mantan istri saya",jelas Adelio.
Adelio menoleh ke arah Atha,"siap",ucap Adelio,Atha pun menganggukkan kepalanya.
Perlahan Adelio turun bersama putranya,mereka berjalan menuju arah dimana Yura berdiri.
Semua orang penasaran apa lagi yang akan di lakukan Adelio.
Kini dihadapan Yura sudah ada Atha dan Adelio,jantung Yura berdetak sangat kencang dia begitu malu karena dirinya kini menjadi tontonan para tamu undangan.
Adelio berjongkok sambil mengeluarkan sebuah kotak kecil,lalu dia membukanya,"bersedia kah kau kembali dan menjadi pendamping hidup ku lagi",ucap Adelio.
Yura pun terkejut,"terima...terima",ucap Soni sambil bertepuk tangan,semua tamu pun mengikuti Soni.
Yura memejamkan matanya dan dia tidak bisa lagi menghindari perasaannya karena saat ini dia memiliki perasaan yang sama,tangannya mulai diangkat dan di arahkan pada Adelio,itu tandanya Yura meminta agar cincinnya dimasukkan ke dalam jarinya.
Adelio pun dengan semangat mengambil cincinnya dan di masukkan kedalam jari manis Yura,Semua orang bertepuk tangan ikut bahagia menyaksikan cinta mereka.
Dan Adelio pun memeluk Yura,"terima kasih sudah memberiku kesempatan",bisik Adelio.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1