Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Sebatang Kara


__ADS_3

Atha sudah sampai di ruangannya dan dia langsung melepaskan tangannya,"ternyata kita bisa bertemu lagi",ucap Atha.


"ya aku sangat sial bertemu lagi dengan mu",ujar Tiwi kesal.


Atha tersenyum,"kamu masih seperti yang dulu Wi",


"Tiwi yang cerewet,sukanya marah-marah dan...",


"dan apa lagi?",tanya Tiwi.


"dan jutek",jawab Atha.


"kamu juga masih sama,Atha yang selalu ngeledek orang",ucap Tiwi dan Atha pun tersenyum.


"apa kita berdamai?",tanya Atha.


"jangan mimpi",jawab Tiwi kecut.


"ingat loh aku disini direktur utamanya",ucap Atha yang membuat Tiwi terdiam.


"mulai ya menakut nakuti orang",ucap Tiwi.


"terserah",


Tiwi memandang Atha kesal,sepertinya mereka pernah berseteru.


"udah ah aku mau kerja lagi",ucap Tiwi lalu dia pergi,namun Atha menahannya.


"kita harus merayakan pertemuan ini",ucap Atha.


"aku gak mau",


"yakin",


"aku gak mau",


"baiklah kamu boleh pergi,tapi jangan harap kamu bisa kembali lagi ke sini",ucap Atha lalu dia duduk di kursi kebesarannya.


Tiwi semakin kesal karena ancaman Atha dan dia tidak bisa berbuat apa-apa,dia masih membutuhkan pekerjaan.


"baiklah,ayo kita rayakan",ucap Tiwi dengan terpaksa,Atha pun tersenyum menang.


Atha dan Tiwi berteman sejak di bangku kuliah,mereka mengambil jurusan yang sama,mereka sangat akrab kemana-mana selalu berdua,walau berbeda kasta Atha tetap menganggap Tiwi sebagai temannya.


Tiwi bisa kuliah karena mendapatkan beasiswa,Tiwi terkenal anak pintar dan culun,kadang Tiwi sering menjadi ejekan teman-temannya.


Hanya Atha yang peduli padanya,namun suatu hari mereka pernah berbeda pendapat dan terjadi pertikaian.


Dan setelah lulus kuliah,Tiwi dan Atha tidak pernah berkomunikasi lagi,dan kini keduanya di pertemukan kembali setelah 6 tahun lamanya.


Kini keduanya sedang berada di sebuah cafe yang tidak jauh dari kantor,"sekarang kamu pangling,aku hampir tidak mengenalnya",ucap Atha.


"oh ya,apa aku sekarang cantik?",tanya Tiwi dengan percaya diri.


Atha tersenyum,"ya kamu sekarang cantik,tidak seperti dikatakan mereka dulu",ucap Atha.


"terima kasih tapi aku tidak punya uang untuk membayar pujian mu",ujar Tiwi.


"sejak kapan kamu bekerja di kantor milikku?",tanya Atha.

__ADS_1


"setelah lulus kuliah lalu pindah ke sini",jawab Tiwi sambil memakan makanan yang dipesan mereka.


"cukup lama",


"oh ya,apa kamu tidak akan meminta maaf padaku?",tanya Tiwi.


"kenapa aku harus meminta maaf padamu?",Atha balik tanya.


"kam masih tidak sadar juga,kalo kamu sudah mempermalukan aku di depan teman-teman",ujar Tiwi.


"itu salah mu sendiri,kenapa memaksa ku untuk mengatakan perasaan ku pada wanita itu",tutur Atha.


"bukannya kamu sangat menyukainya?",


"aku memang menyukainya tapi bukan berarti dia harus tahu",jawab Atha.


"ehm dasar bodoh",ucap Tiwi.


"apa kamu bilang aku bodoh",


"ya,kamu memang bodoh,kenapa juga harus menyiksa diri sendiri,kalo kamu memang menyukai wanita itu sebaiknya katakan saja",tutur Tiwi.


"aku yakin kamu masih menyukainya kan?",tanya Tiwi.


Atha tidak menjawab,karena apa yang dikatakan Tiwi memang benar,kalo dirinya masih menyimpan poto wanita yang di sukainya,namun Atha tidak tahu wanita itu sudah menikah atau belum.


Tiwi tersenyum,"kamu tidak menjawabnya pun aku tahu",


"baiklah,pertemuan hari ini sepertinya kita akhiri karena aku harus pulang",ucap Tiwi.


"aku akan mengantar kamu pulang",ujar Atha.


"tidak perlu aku bisa sendiri",ucap Tiwi lalu beranjak dari duduknya.


"tidak perlu,kamu tidak minta maaf pun aku sudah memaafkannya,kalo begitu aku pergi",Tiwi pun pergi meninggalkan Atha sendiri.


Atha sudah berada di dalam mobilnya,dia hendak pulang ke apartemennya,sepanjang perjalanan dia memikirkan ucapan Tiwi kalo dirinya memang bodoh.


Tiba-tiba Atha memukul stir mobilnya,"sial kenapa aku tidak meminta no ponselnya",ucap Atha kesal.


...----------------...


Atha sudah berada di apartemen milik ayahnya,dia baru saja keluar dari lift,namun pandangannya tertuju pada seorang perempuan yang sedang membuka kunci pintunya.


Atha mengernyitkan keningnya,dia merasa kenal dengan perempuan itu,Atha mendekat dan sekarang dia tahu kalo perempuan itu adalah Tiwi.


"sial kenapa gak bisa",gerutu Tiwi.


"apa boleh saya bantu?",bisik Atha yang membuat Tiwi menoleh dan terkejut.


"aah...",teriak Tiwi saat melihat Atha berada di sampingnya.


"sedang apa kamu di sini?",tanya Tiwi.


"aku mau menagih uang padamu bekas makan tadi",goda Atha.


"apa?,aku kira kamu akan mentraktirku",ucap Tiwi.


"ternyata kamu bos kere",lanjut Tiwi dan Atha pun tersenyum.

__ADS_1


"Wi",panggil seorang perempuan,Tiwi dan Atha pun menoleh.


"kamu sudah pulang?",tanya perempuan itu.


"iya kak,aku baru pulang tapi mau masuk tombolnya gak bisa",jawab Tiwi.


"aku sengaja ganti",ucap perempuan itu ketus.


"dia siapa?",tanya perempuan itu ketika melihat Atha.


"dia temanku kak",jawab Tiwi.


"oh teman,oh ya kamu sudah mendapatkan tempat tinggal baru belum?",tanya perempuan itu.


Tiwi bingung untuk menjawab,karena dihadapannya ada Atha.


"sebaiknya kita bicara di dalam saja kak",ajak Tiwi.


"Tha,maaf ya aku harus masuk,sebaiknya kamu segera pulang",ucap Tiwi lalu dia masuk mengikuti perempuan tadi.


Atha terdiam,dia merasa kalo ada sesuatu yang dia tidak ketahui.


Pagi-pagi buta Atha bergegas keluar,dia berniat untuk menemui Tiwi,setelah berada di depan pintu apartemen Tiwi,dia mencoba memencet bel.


ting teng...


Tidak lama kemudian pintu terbuka,"siapa?",tanya teman perempuan Tiwi yang semalam bersama Tiwi,sepertinya orang itu baru bangun tidur.


"aku teman Tiwi yang semalam di sini bersamanya",jawab Atha.


"Tiwi gak ada dia sudah pergi",ucap temannya lalu menutup pintu.


Atha terdiam,hatinya terus bertanya-tanya,lalu dia memencet lagi bel.


ting...teng...


"apa lagi?",tanya perempuan itu setelah pintu terbuka.


"memangnya Tiwi gak tinggal di sini?",tanya Atha lagi.


"aku sudah menyuruhnya pergi",teriak perempuan itu.


"bisa jelaskan padaku?",


Perempuan itu sangat kesal dengan Atha yang sudah mengganggu tidurnya.


"awalnya dia tinggal bersama ku,karena pacar ku merasa risih jadi aku putuskan untuk menyewa apartemen ini sendiri",jelas perempuan itu.


"sudah kamu mengganggu saja",ketus perempuan itu sambil menutup pintunya,namun Atha menahannya.


"tunggu,apa aku bisa minta alamat rumahnya?",tanya Atha lagi.


"ya ampun katanya temannya tapi tentangnya saja tidak tahu",


"dia sudah tidak punya rumah,orang tuanya sudah lama meninggal,dia sebatang kara,dan aku tidak tahu dia pergi kemana",


"sudah ya kamu cari sendiri",ucap perempuan dan akhirnya pintu pun tertutup.


Atha terpaku saat mendengar kalo Tiwi tidak punya siapa-siapa di dunia ini,"manusia tidak berperasaan,sudah tahu tidak punya siapa-siapa malah disuruh pergi",ucap Atha dalam hati sambil mengepalkan tangannya.

__ADS_1


"aku harus secepatnya menemukan dia",lanjut Atha lalu dia pergi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2