
Andre dan Kiki sudah tiba di sebuah kamar hotel pesanan Adelio dan Yura yang akan menjadi kamar pengantin bagi Andre dan Kiki.
Adelio begitu mempersiapkannya dengan matang,terlihat kamar hotel yang sudah di hias bak kamar pengantin.
Kiki di buat takjub dengan pemandangan di sekeliling hotel yang sangat rindang.
Adelio sengaja memilihkan hotel yang jauh dari keramaian,karena dia ingin Andre dan Kiki menikmati bulan madu mereka dengan tenang.
Andre melangkah menuju lemari,lalu dia membukanya,Adelio dan Yura benar-benar memanjakan pengantin baru ini,karena keperluan mereka sudah tersedia di hotel itu,termasuk pakaian.
"mas",sapa Kiki.
Andre pun menoleh ke belakang,"ya..."
"aku suka dengan pemandangannya,ini sangat indah",ucap Kiki.
"nikmatilah kesempatan ini,hanya tiga hari kita akan berada di sini",ujar Andre.
"oh ya karena ini sudah mau malam,aku mau mandi dulu",Kiki pun pergi ke kamar mandi.
Andre menutup kembali pintu lemari lalu dia duduk di tepi ranjang,perasaannya tak karuan saat ini,entah apa yang dia rasakan kenapa tiba-tiba dia grogi menghadapi malam pengantinnya,padahal untuk setiap para pengantin pasti yang di tunggu adalah malam pertama mereka.
Tidak lama kemudian pintu kamar mandi terbuka,dan Andre mendengar suara Kiki.
"mas,bisa minta tolong gak?",tanya Kiki sambil berbicara di dalam kamar mandi tanpa keluar.
"boleh mau apa?",tanya Andre.
"tadi kan nyonya melarang aku bawa baju,katanya sudah di siapkan di lemari,bolehkan pilihkan bajunya tadi aku lupa bawa ke kamar mandi",jawab Kiki.
"ya tunggu sebentar aku ambilkan",ucap Andre sambil beranjak dari duduknya.
Andre memilih bajunya tapi dia tidak menemukan satu pun baju yang suka di gunakan Kiki,hanya ada beberapa lingerie.
Andre merasa kebingungan,"gimana ya kok bajunya kaya gini semua",ucap Andre.
"mas,kok lama",teriak Kiki.
"iya bentar",ucap Andre sambil mengambil salah satu baju,"untuk sementara ini saja",gumam Andre lalu memberikannya pada Kiki.
Di kamar mandi Kiki sudah mengenakkan baju yang di pilih Andre.
"apa ini kesukaannya",ucap Kiki sambil melihat dirinya di dalam cermin.
Kiki keluar kamar mandi,dia melihat Andre yang sedang mondar mandir seperti kebingungan.
"mas",sapa Kiki malu-malu.
Andre menoleh,dia tertegun saat melihat istrinya mengenakkan lingerie yang terbuka,Andre menelan ludahnya sendiri,"cantik banget",ucap Andre dalam hati,"kalo setiap hari di berpakaian seperti ini bisa-bisa aku setiap waktu menyiksanya dengan kenikmatan",lanjut Andre yang pikirannya mulai kotor.
__ADS_1
Kiki melangkah menghampiri Andre yang tengah berdiri,"mas apa kamu tidak mandi?",tanya Kiki.
"ehm,ya aku akan mandi dulu",ucap Andre lalu pergi meninggalkan Kiki.
Kiki hanya tersenyum,dia melihat kegugupan Andre,"kenapa dia yang jadi gugup ya",ucap Kiki.
Di kamar mandi Andre mengatur nafasnya,"ya ampun ada apa dengan ku,kenapa aku seperti ini",ucap Andre.
"aku harus rileks,aku harus menunjukkan lelaki yang sebenarnya di hadapan Kiki",lanjut Andre berbicara sendiri.
Waktu menunjukkan jam sepuluh malam,Andre dan Kiki masih saling diam,mereka tidak tahu apa yang harus di lakukan.
Tiba-tiba ponsel Andre berdering,tanda pesan WA masuk,Andre lekas mengambilnya lalu dia melihat pesan dari Adelio.
maaf bukan ingin mengganggu,tapi aku harus pastikan semuanya,bagaimana sudah masuk gawang kan?
Andre pun membalas pesannya,
boro-boro masuk gawang nyentuh saja belum bos,
jangan di tunda-tunda Ndre nanti keburu basi,
Andre langsung melirik Kiki yang sedang mencoba memejamkan matanya,"apa harus malam ini ya",ucap Andre dalam hati.
Andre menyimpan lagi ponselnya,lalu dia beranjak dari tidurnya dan pergi ke balkon hotel.
Andre menghirup suasana malam yang dingin sunyi sepi,dia ingin mencari kesegaran untuk merilekskan dirinya.
"lebih baik aku tidur saja",ucap Kiki dalam hati lalu menyelimuti tubuhnya sendiri.
Tak terasa waktu sudah hampir tengah malam,Andre masih berada di balkon,tidak ada rasa kantuk yang hanya ada kebingungan menghadapi malam pengantinnya.
Tiba-tiba dia mendengar bunyi seseorang membuka pintu,Andre menoleh kebelakang dan dia melihat Kiki yang masuk kedalam kamar mandi.
"dia belum tidur,apa dia sedang menunggu",Andre bertanya sendiri.
Andre pun masuk,namun tiba-tiba Kiki keluar dari kamar mandi,seketika Andre melihat keseksian Kiki,jantungnya langsung berdegup kencang.
"mas mau kemana?",tanya Kiki.
"ehm anu aku mau ke kamar mandi",ucap Andre gugup.
"apa mas belum siap?",tiba-tiab Kiki bertanya dan memberanikan diri.
"aku,ehm...",ucap Andre tidak melanjutkannya.
"kalo mas belum siap gak apa-apa sebaiknya kita tidur",ucap Kiki lalu melangkah pergi ke tempat tidur,tapi Andre menahannya,"kita akan melakukannya",ucap Andre lalu dia menarik tangan Kiki dan masuk kedalam pelukannya.
Kini mereka sangat dekat,Andre langsung mendaratkan bibirnya,Kiki pun membalasnya.
__ADS_1
Mereka melakukannya dengan irama yang lembut,setelah beberapa menit Andre pun melepaskan ciumannya.
"aku mencintai mu sayang",bisik Andre yang membuat Kiki memejamkan matanya.
"lakukanlah mas",ucap Kiki pasrah.
Tidak menunggu lama,Andre pun membaringkan Kiki di atas ranjang dan melakukan malam pertama mereka.
Beberapa jam mereka melakukannya sampai akhirnya Andre menuju puncaknya,setelah itu dia membaringkan tubuhnya di samping Kiki.
Kiki pun beranjak dari tidurnya berniat untuk membersihkan keringatnya di kamar mandi.
Seketika Andre tersenyum saat melihat noda merah di seprai bekas pergulatannya dengan Kiki.
"terima kasih sudah menjaganya untukku",ucap Andre.
...----------------...
Waktu terus bergulir tak terasa sudah waktunya Andre dan Kiki pulang,tiga hari mereka lewati siang dan malam yang tak akan terlupakan dan sangat berkesan bagi mereka.
Andre memeluk Kiki dari belakang yang sedang membereskan tasnya,Andre menciumi leher Kiki,"mas sebentar lagi waktunya kita pulang",ucap Kiki sambil mendorong Andre.
Andre tersenyum,"aku sudah candu,rasanya ingin selalu seperti ini",ucap Andre sambil menarik pinggang Kiki masuk kedalam pelukannya.
"masih banyak waktu untuk kita selalu bersama,jadi sebaiknya kita pulang aku sangat merindukan Rachel",ujar Kiki.
Andre memajukan bibirnya,"kenapa sih suami sendiri di biarin,terus kenapa selalu rindu Rachel",ucap Andre.
"beruntung aku merindukan Rachel,kalo aku merindukan laki orang gimana?",goda Kiki.
"jangan sampai kamu merindukan laki-laki lain,aku yang harus selalu kamu rindukan",tutur Andre.
Kiki tersenyum,"setiap saat aku selalu merindukanmu,jadi jangan pernah meragukan ku",ucap Kiki sambil mengalungkan tangannya di leher Andre.
Andre tersenyum lebar,dia sangat menyukai istrinya yang agresif,"apa boleh sebelum pulang kita bercinta dulu?",bisik Andre.
"nanti saja di rumah,sekarang sudah waktunya kita pulang",ucap Kiki.
"habisnya kamu menggoda aku",
"udah ah kita pulang",ajak Kiki sambil melepaskan tangannya namun Andre menahannya.
"yang...masa kamu mau tega...",lirih Andre.
Kiki melihat wajah Andre dan dia merasa kasihan pada suaminya.
"kamu kenapa sih kaya anak kecil",ucap Kiki.
"karena aku ingin di manja",ucap Andre lalu membawa Kiki ke ranjang lagi.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...