Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
di sekap


__ADS_3

Waktu menunjukkan jam 4 subuh,di hotel Adelio masih memainkan laptopnya,dia terus bekerja semalaman karena dia ingin melupakan apa yang sudah istri dan asistennya lakukan di kantor,sengaja dia tidak pulang ke rumah karena dia tidak mau bertemu dengan mantan istrinya Mika yang tadi siang dia menalaknya,dia yakin Mika pasti masih berada di rumahnya.


Seketika perselingkuhannya dulu bersama Mika terbayang di pikirannya,yang membuat rumah tangganya bersama Yura kandas,andai saja dulu dia berusaha untuk mencintai dan menerima Yura mungkin semuanya akan baik-baik saja,namun apa lah daya kini Yura sudah menjadi mantan istrinya dan dia tidak terlalu berharap padanya karena dia yakin sulit bagi Yura untuk memaafkan kesalahannya.


Tak terasa waktu begitu cepat,Adelio sudah siap berangkat untuk pergi bekerja tiba-tiba seseorang mengetuk pintu.


tok...tok...


Adelio langsung membuka pintunya,terlihat pemandangan yang sangat dia benci ketika pintu itu terbuka.


"sayang..." ucap Mika dan langsung cepat-cepat masuk ke kamar hotel karena dia takut kalo Adelio menutup pintunya.


"apa yang kau lakukan di sini?" tanya Adelio ketus.


"sayang aku menunggumu pulang semalaman sampai aku tidak bisa tidur,pikirkan lagi tentang perceraian kita,aku bisa menjelaskan semuanya" ucap Mika.


"penjelasan apa lagi ha...,semuanya sudah jelas kau bermain cinta dengannya terlebih kau menghambur-hamburkan uang perusahaan untuk memuaskan nafsu belaka?" teriak Adelio.


"jika aku mengakui kesalahan ku apa kau akan memaafkan ku?"


Adelio memandang Mika dengan tajam,"aku tidak butuh penjelasan mu sebaiknya kau pergi sebelum aku membunuh mu" Adelio memperingatkan.


"sayang aku mohon,beri aku kesempatan sekali ini saja" rengek Mika.


Adelio sudah geram dengan sikap Mika,dan dia memutuskan untuk pergi dari hotel tempatnya menginap.


"sayang mau kemana...?" tanya Mika namun Adelio tak menghiraukannya,Mika pun kesal,"aku akan selalu membayangi mu" gumamnya.


Adelio sudah berada di dalam mobil dia pergi ke kantor dan melewatkan sarapannya,tiba-tiba saja sang sopir memberi tahu kalo tadi Soni datang menemuinya,tapi tidak lama karena Adelio sedang bersama Mika,dan Soni memberi pesan pada supir kalau Adelio harus segera datang ke kediaman Soni sekarang juga,dan mobil pun segera menuju ke arah rumah Soni.


"sebenarnya ada apa kamu menyuruhku datang kesini?" tanya Adelio pada Soni ketika sudah berada di rumah Soni.


"ada sesuatu yang harus kamu ketahui tentang ini" ucap Soni sambil memberikan sebuah rekaman.


Adelio melihatnya dengan seksama,di dalam rekaman itu terlihat pengakuan Jodi yang begitu mencintai Mika,ternyata sebelum Mika menikah dengan Adelio mereka sudah mempunyai hubungan namun Mika terlalu berambisi untuk mendapatkan kekayaan keluarga Adelio.

__ADS_1


"kenapa dia ada bersama mu?,bukannya aku menyuruh anak buah ku untuk membawanya ke penjara" ucap Adelio kesal.


"aku sudah mengetahuinya kemarin di kantor soal dia dan istrimu,saat penjaga mu membawanya aku menghadang mereka dan aku menyekap Jodi di paviliun" jelas Soni.


Adelio mengernyitkan keningnya,"untuk apa?" tanya Adelio.


"tidak akan mudah lepas dari ku orang yang sudah berniat menghancurkan perusahaan milik keluarga kita" ujar Soni.


Perusahaan yang dipegang Adelio sebenarnya Peninggalan kakeknya,namun karena Adelio yang tertua dia yang menjadi pimpinan di perusahaan itu,sedangkan Soni dia memegang cabangnya di daerah lain.


"aku tahu itu,bukan hanya kamu tapi aku juga ingin menghabisiya,namun aku tidak mau mengotori tangan ku dengan melakukan hal seperti itu" ucap Adelio.


"apa kau tidak penasaran dengan kondisi nya sekarang?" tanya Soni.


"aku tidak mau,kalo aku melihatnya aku bisa membunuhnya" jawab Adelio.


"bukannya tadi kau sudah melihatnya dalam kamera".


"ya sebenarnya aku juga ingin membanting kamera itu namun aku sadar itu milik mu".


...----------------...


Atha sedang bermain mobil-mobilan di kamar ibunya,ternyata Yura sudah menjemput putranya tadi siang,"mainan mu banyak,om Andre pasti memanjakan mu" ucap Yura pada Atha.


"om Andre begitu baik pada kita bu,sayangnya dia harus pergi" lirih Atha.


"om Andre perginya tidak lama,nanti juga dia pulang,kamu jangan sedih gitu dong sekarang kan kita bersama lagi" bujuk Yura.


Atha tersenyum,"iya bu aku senang kita bersama lagi".


"tapi ingat sayang,kamu harus jaga sikap kamu selama tinggal di sini,ibu gak mau kalau kamu di marahin orang", pesan Yura pada anaknya.


"iya bu..." ucap Atha sambil memeluk ibunya.


"Ra..." tiba-tiba terdengar panggilan Mia dari luar.

__ADS_1


"nak...kamu tunggu di sini jangan kemana-mana,ibu mau keluar dulu" pesan Yura dan dia langsung pergi menemui Mia.


"ya ada apa Mi..?" tanya Yura ketika sudah berada di luar.


"maaf ya Ra...boleh bantu aku gak buat ngangkat barang".


"tentu ayo..."


Setelah sudah berada di sebuah ruangan,Mia menunjukkan sesuatu,"meja ini harus di geser Ra,aku tidak mampu menggesernya sendiri".


"baiklah kita geser sama-sama"


Yura dan Mia pun menggeser kan sebuah meja ke sudut ruangan,setelah selesai Yura mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan yang di jadikan tempat yang khusus bagi pemiliknya.


Yura melihat sebuah lukisan yang tak asing baginya,dia mendekat "aku pernah melihat lukisan ini tapi dimana ya" gumam Yura.


"Ra..."sapa Mia sambil menepuk pundak Yura.


"ya ada apa?" tanya Yura spontan karena dia kaget.


"kamu sedang apa,dari tadi aku lihat kamu terus memandangi lukisan ini?"


"ah gak ada apa-apa,hanya saja aku pernah melihat lukisan ini tapi di mana ya",ucap Yura masih memikirkan hal itu.


"ya sudah nanti di ingat-ingat lagi,sebaiknya kamu kembali ke dapur"


"iya Mi,kalo gitu aku pergi"


"makasih ya kamu sudah mau bantuin aku"


"sama-sama" ucap Yura lalu melangkahkan kakinya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Author: Selamat memperingati HUT RI yang ke 77...

__ADS_1


__ADS_2