Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Gempa lokal


__ADS_3

Adelio dan Yura sedang berada di kamar,malam ini adalah malam yang di nantikan Adelio,dia meminta pada Yura untuk berdandan dengan cantik.


Yura pun menuruti keinginan suaminya,dia begitu terlihat sexy saat memakai lingerie yang di belikan Adelio.


Adelio pun tersenyum senang saat melihat Yura berdiri di ambang pintu kamar mandi dengan memakai baju dinas pemberiannya,"kemarilah sayang",panggil Adelio.


Yura pun menghampiri Adelio,"apa ini yang kamu mau?",tanya Yura.


"ini membuatku bahagia sayang",jawab Adelio sambil melebarkan senyumnya.


"apa kamu tahu,aku seperti wanita yang berada di luaran sana",kata Yura.


"jangan bicara seperti itu,kamu adalah istriku sudah kewajibannya untuk menyenangkan hati suaminya",tutur Adelio.


"baiklah aku sudah pasrah",ucap Yura sambil membaringkan tubuhnya tepat di samping suaminya.


Adelio pun menelan salivanya,"kamu mencoba menggodaku",ujar Adelio.


"aku tidak menggoda mu",ujar Yura,Adelio pun langsung menyerangnya,Adelio memperlakukan istrinya dengan sangat lembut karena dia tidak mau menyakiti Yura seperti dulu dia merebut mahkotanya.


Ketika sedang menikmati belaian Adelio,tiba-tiba Yura mendengar suara pintu di ketuk.


"hentikan sayang",ucap Yura sambil mendorong suaminya.


"ada apa sayang?",tanya Adelio kesal karena Yura memaksa Adelio melepaskannya padahal sedang nikmat-nikmatnya.


"seperti ada yang mengetuk pintu",jawab Yura.


"tidak ada sayang,lagian mau apa malam-malam orang datang ke kamar kita",ujar Adelio.


tok...tok...tok


"ibu....",rengek Atha.


Yura dan Adelio pun saling menatap,"Atha",ucap mereka bersamaan,Yura langsung panik mencari penutup untuk tubuhnya dan Adelio langsung menghampiri Atha.


"kenapa sayang?",tanya Adelio ketika melihat Atha sudah di depan pintu kamarnya.


"ayah apa boleh aku tidur bersama ayah dan ibu",ijin Atha.


Adelio sedikit bingung lalu dia berbalik kearah Yura,"bagaimana sayang putra ku ingin tidur bersama",ucap Adelio berat.


Yura hanya mengangkat kedua bahunya memberikan tanda terserah.


Adelio pun melihat lagi ke arah Atha,"baiklah sayang ayo masuk",ajak Adelio dengan berat hati karena dia tidak mungkin menolaknya.


"kalo begini caranya aku bisa sakit kepala semalaman",gumam Adelio yang terdengar Atha.


"ayah sedang sakit?",tanya Atha.

__ADS_1


"tidak sayang,sebaiknya kamu tidur",titah Adelio sambil berbaring di samping Atha.


Yura hanya tertawa geli karena melihat Adelio yang sedang resah.


Waktu menunjukkan jam 22.00 malam,Adelio masih belum tidur,karena kepalanya terasa sakit.


Yura yang mengetahuinya dia langsung beranjak menghampiri Adelio yang sedang berada di balkon dekat kamarnya.


"kenapa di sini,udaranya sangat dingin mending kita masuk yuk",ajak Yura.


"kamu belum tidur?",tanya Adelio.


"belum,aku sedang nunggu kamu",jawab Yura.


Adelio tersenyum,"sudah gak tahan ya!",goda Adelio.


"kamu yang sudah gak tahan,kelihatan dari wajahnya saat Atha datang",ucap Yura.


"gak aku biasa-biasa saja",ujar Adelio bohong.


"ya sudah kalo gitu aku mau bobo",ucap Yura lalu kembali kedalam.


Adelio pun langsung mengikutinya kini tangannya menarik tangan Yura untuk keluar kamar.


"kita mau kemana?",tanya Yura.


Adelio tidak menjawab dia terus menarik Yura kesebuah tempat dimana itu kamar khusus tamu.


Kini mereka bisa menikmati penyatuan tanpa gangguan,dan Yura pun menikmati sentuhan Adelio.


Dan terjadilah gempa lokal,getaran di ranjang,di kursi dan malam itu Adelio benar-benar melakukannya sampai Yura kelelahan.


...----------------...


Soni sedang bersama wanita yang dia tolong,kini mereka sedang berada di perjalan ke rumah wanita tersebut.


"kita belum kenalan aku Soni",Soni membuka pembicaraan.


"saya Alin",ucap Wanita itu.


"nama yang bagus,cocok sama orangnya",puji Soni,Alin hanya tersenyum.


"kamu kerja atau masih sekolah?",tanya Soni lagi untuk mencairkan suasana.


"saya baru lulus kuliah dan sekarang bekerja di sebuah sekolah taman kanak-kanak",jawab Alin.


"oh ternyata ibu guru",ujar Soni.


Ketika mereka asyik berbincang tiba-tiba Alin meminta Soni untuk menghentikan mobilnya.

__ADS_1


"stop",ucap Alin.


Soni pun mengeremnya,"ada apa?",tanya Soni,Alin tidak menjawab dia malah turun dari mobil.


Soni heran,dia melihat Alin menghampiri dua orang sepasang kekasih yang sedang berduaan di trotoar jalan.


"Alin",ucap seorang pria.


"oh jadi ini alasan kamu membatalkan pernikahan kita",ucap Alin.


"aku bisa jelaskan dulu",


"aku tidak butuh penjelasan lagi,oh ya ini kalung yang pernah kamu berikan akan aku kembalikan",ucap Alin.


"tapi aku tidak memintanya",ujar pria itu.


"dan aku juga tidak mau menyimpannya",


"selamat malam",sapa Soni yang sudah berada di tengah-tengah mereka.


Alin pun melihat kearah Soni,"tuan lebih baik tunggu saja di mobil",ucap Alin.


"siapa laki-laki ini Lin?",tanya pria itu.


"kamu tidak perlu tahu sebaiknya ambil kalung ini atau aku buang saja",ketus Alin.


Pria itu menatap Alin dan Soni secara bergantian,"ternyata kamu memang wanita murahan,sudah lepas dariku langsung jalan dengan laki-laki tua apa lagi sudah larut malam",ejek pria itu.


Tiba-tiba Soni melayangkan pukulan ke wajah pria itu sebut saja Jo.


Alin pun menjerit kaget,"jangan tuan",Alin menahan Soni untuk tidak memukul lagi Jo.


"jaga bicara mu anak muda,aku belum tua yang kau katakan,dan bercermin lah sebelum kau mengatai dia wanita murahan",ucap Soni karena dia tidak suka laki-laki yang merendahkan wanita.


Alin begitu terharu melihat Soni membelanya,tiba-tiba Soni merebut kalung yang di pegang Alin dan melemparnya ke wajah Jo,"ambillah kalung itu,karena itu kalung murahan tidak pantas di pakai dilehernya dan aku mampu membelikannya kalung yang lebih bagus dan tentunya lebih mahal dari pada itu",lanjut Soni.


"ayo kita pergi",ajak Soni,Alin pun merasa puas dengan sikap Soni pada Jo,dan kini Alin mengikuti Soni masuk kedalam mobil.


Jo yang teramat kesal lalu memukul angin,sedangkan wanita yang bersamanya hanya terdiam.


Soni dan Alin sudah sampai dikediaman Alin,"terima kasih tuan sudah berkenan mengantar saya pulang dan terima kasih juga atas pembelaannya padahal kita baru saja kenal",ucap Alin ketika sudah berada di depan rumahnya.


"sama-sama,pria seperti itu harus di beri pelajaran,oh ya jangan panggil aku tuan,panggil saja aku kak Soni",ujar Soni.


"iya kak Soni",ucap Alin.


"oh ya kalo aku boleh tahu pria tadi mantan mu?",tanya Soni.


"iya tepatnya mantan tunangan,aku dan dia hampir menikah,namun tiba-tiba dia memutuskan untuk pergi alasannya karena dia akan pindah ke suatu tempat dan dia tidak mau Ldran",tutur Alin.

__ADS_1


"alasan yang tidak masuk akal,padahal sekarang jaman canggih",ujar Soni.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2