
Dafa mondar mandir tak karuan,dia tak sabar ingin melihat hasil tes pack.
Tidak lama kemudian Rachel keluar dari kamar mandi sambil memegang tes pack nya.
"kamu lihat sendiri hasilnya",ucap Rachel sambil memberikan tes pack itu pada Dafa.
Dengan perlahan Dafa mengambilnya,jantungnya berdegup kencang dan dia membulatkan matanya,"ini artinya apa sayang?",tanya dafa.
"itu garis dua,artinya aku positif hamil",jawab Rachel.
Seketika Dafa tersenyum lalu dia memeluk istrinya,"terima kasih tuhan",ucap Dafa lalu dia mencium kening Rachel.
"tolong jaga bayi kita sayang",pinta Dafa dan Rachel pun menganggukkan kepala.
"mulai hari ini kamu tidak boleh terlalu capek,dan kamu harus banyak istirahat",kata Dafa.
Rachel tersenyum dia bahagia melihat Dafa yang semakin memperhatikannya,"bukan hanya aku tapi kamu juga harus menjaga bayi kita",ucap Rachel.
"tentu sayang,aku akan menjaga kalian",ujar Dafa lalu mereka kembali berpelukan.
Adelio dan yang lainnya sedang berada di ruangan keluarga,tiba-tiba Rachel dan Dafa datang menghampiri mereka.
"ayah ibu",sapa Dafa dan Rachel.
"sayang apa sudah baikan?",tanya Yura sambil mengulurkan tangannya.
"aku sudah baikan bu",jawab Rachel lalu dia duduk di samping ibunya.
"sebaiknya kita bawa saja Rachel ke dokter,kasihan wajahnya begitu pucat",saran Atha.
"kami akan ke dokter tapi tidak hari ini",ujar Dafa.
"kenapa?",tanya Adelio.
"karena ada yang harus kami sampaikan",jawab Dafa.
Dafa melihat kearah istrinya,"Rachel sedang positif hamil",ucap Dafa yang membuat semua orang terkejut.
"oh ya Rachel hamil",ucap Atha tak percaya.
"aku akan menjadi seorang nenek",ucap Yura.
"iya Rachel hamil,ini buktinya",Dafa menunjukkan hasil tes pack nya.
Semua melihatnya,"wah benar Rachel hamil,selamat ya Chel kamu akan menjadi seorang ibu",ucap Tiwi.
"makasih kak",
Atha menggelengkan kepalanya,"jitu juga punya mu Daf",goda Atha,Dafa pun tersenyum malu.
"selamat ya sayang semoga kalian sehat selalu",ucap Yura.
"makasih bu",Rachel memeluk Yura.
__ADS_1
"kita akan sama-sama menjaga Rachel dan bayinya",tutur Adelio.
"terima kasih yah",ucap Dafa.
"dan untuk pengantin baru,semoga kalian cepat menyusul memiliki bayi seperti Rachel dan Dafa",kata Adelio.
Tiwi dan Atha pun tersenyum malu,jangankan bayi,malam pertama pun mereka melewatinya.
"tenang kak,Dafa akan mengajari mu agar cepat menanam benih di rahim",goda Rachel yang membuat semuanya tertawa.
Setelah mengetahui Rachel sedang mengandung,Dafa semakin menjaga istrinya apa lagi Rachel mengalami morning Skicness yang membuat Dafa semakin khawatir.
...----------------...
Setelah beberapa hari tinggal di rumah utama,akhirnya Adelio dan Yura memilih pulang ke rumah satunya lagi,begitu pula Dafa dan Rachel.
Hanya Tiwi dan Atha yang akan tetap tinggal di rumah itu karena mereka ingin belajar mandiri dan merasakan indahnya berumah tangga.
Hampir lima hari setelah di gelarnya pernikahan,Atha dan Tiwi mereka belum melakukan kewajiban sebagai mana mestinya yang suka di lakukan oleh para pengantin baru.
Bukannya tidak mau,tapi mereka masih proses pendekatan,apa lagi Tiwi menyadari kalo Atha belum sepenuhnya mencintainya,namun Tiwi akan bersabar sampai Atha benar-benar jatuh cinta padanya.
Suatu ketika Atha dan Tiwi sedang makan bersama di sebuah taman yang berada di samping rumah,mereka ingin mencari suasana baru yang tidak hanya makan di situ saja.
"tambah lagi nasinya",ucap Tiwi pada Atha.
"kamu ingin aku gemuk",ujar Atha.
"memangnya kenapa kamu keberatan?",
"oh jadi kamu suka dilihatin sama cewek-cewek di luaran sana",ucap Tiwi kesal.
Atha tersenyum,"kamu cemburu ya",goda Atha lagi.
"ya jelas aku cemburu karena aku istrimu",ujar Tiwi.
Dia tidak malu mengungkapkan rasa sayang dan cintanya pada Atha,karena bagaimana pun dia harus tetap berjuang sesuai dengan permintaan Atha yang membuatnya berusaha agar Atha selalu jatuh cinta padanya.
Seketika Tiwi berpikir,kalo dia harus membuat Atha cemburu padanya,kebetulan hari ini dia dapat undangan reunian SMA.
"oh ya,hari ini aku boleh keluar bertemu dengan teman-teman ku gak?,soalnya mereka mengadakan reunian SMA",ucap Tiwi meminta ijin pada Atha.
"tumben kamu mau hadir di acara reunian sekolah",ujar Atha.
"sekali kali boleh dong,soalnya udah lama banget gak bertemu mereka",kata Tiwi.
"ehm boleh tapi jangan terlalu lama pulangnya",ucap Atha.
"ehm kamu gak ikut?",tanya Tiwi.
"malu ah",jawab Atha.
"yakin gak ikut,soalnya bukan hanya teman cewek yang hadir",ucap Tiwi.
__ADS_1
Atha berpikir sejenak,"aku antar saja lalu aku pulang lagi",ujar Atha.
"ya udah,kalo gitu aku mau siap-siap dulu",ucap Tiwi lalu dia pergi.
Setelah mengganti pakaiannya,Tiwi langsung keluar dari kamar,Tiwi terlihat cantik dengan sedikit polesan make up.
Dia menghampiri suaminya yang lagi duduk sambil mengutak-atik ponselnya.
"yuk kita berangkat sekarang",ajak Tiwi.
Atha pun melihat ke arah istrinya,dia begitu terkesima saat melihat kecantikan Tiwi.
"ya ampun dia cantik banget",ucap Atha dalam hati.
"lho ko bengong,ayo nanti aku terlambat",ujar Tiwi.
"ah iya,kamu duluan keluar aku ambil dulu kunci mobil",ucap Atha lalu dia pergi mengambil kuncinya,sedangkan Tiwi dia lebih dulu keluar rumah.
Hanya memerlukan 15 menit untuk sampai di tempat tujuan,acara reunian yang di adakan bertempat di sebuah cafe yang sudah di booking.
"kamu gak masuk dulu?",
"gak ah aku pulang saja,nanti kalo sudah beres telepon saja biar aku jemput",
"baiklah,kalo begitu aku ke sana",ucap Tiwi lalu dia mencium pipi Atha,"makasih udah antar aku",ucap Tiwi lalu dia keluar dari mobil.
Atha terdiam dia berpikir kenapa hatinya tak rela membiarkan Tiwi masuk sendiri.
"apa aku masuk aja",ucap Atha masih berpikir,tidak lama kemudian teman-teman cowok Tiwi mulai berdatangan yang membuat Atha semakin resah.
"cowoknya pada cool semua",ucap Atha yang mulai takut kalo istrinya terpesona dengan teman cowoknya.
Atha membuka jendela mobilnya,dia melihat sekitar tempat itu,sepertinya Atha tak berniat pulang,karena sedari tadi dia tidak menggerakkan mobilnya.
Ada beberapa cowok yang baru saja turun dari mobil,dan Atha tak sengaja mendengar pembicaraan mereka.
"Ka,kamu tahu gak kalo mantan pacar kamu hadir juga loh",ucap salah seorang dari mereka.
"oh ya",
"iya,katanya dia sudah datang",
"wah gue jadi tambah semangat nih",
"iya dong setidaknya kamu bisa bertemu dengannya",
"eh kalo gak salah mantan Dika itu Tiwi kan",
"iya Tiwi si anak pintar",
Wajah Atha seketika memerah saat mendengar kalo mantan Tiwi mengucapkan nama istrinya.
"aku harus menemui istriku,dan membiarkan mereka mengetahuinya kalo aku adalah suaminya",ucap Atha yang mulai cemburu.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...