
Semua karyawan sedang rapat termasuk karyawan OB,Yura juga ikut hadir mereka mendengarkan penjelasan dengan seksama.
"jadi besok malam perusahaan akan mengadakan pesta,dan bagi kalian yang sudah menjadi panitia untuk hari ini mungkin pulang agak malam karena kita akan menyiapkan segala sesuatunya" jelas Andre.
Setelah selesai rapat,Yura cepat-cepat menghampiri Andre,"pak...maaf sepertinya saya tidak bisa ikut dalam bagian ini,bapak tau sendiri kalo saya tidak mungkin meninggalkan Athar sendiri malam-malam" ucap Yura.
"kamu harus ikut,lalu siapa yang akan melayani para tamu,sebaiknya kamu ajak Atha kesini" ujar Andre.
"gak mungkin pak,saya takut dia mengganggu"
"maafkan saya Ra...kamu harus ikut karena kamu bekerja di sini" tegas Andre lalu dia pergi meninggalkan Yura.
Yura bingung dia tidak mungkin membawa anaknya ketempat ini,karena dia tidak mau Atha melihat sosok Ayah yang kejam.
waktu menunjukkan jam 4 sore,biasanya Yura sudah siap untuk pulang tapi hari ini dia tidak bisa karena pekerjaan yang sangat menumpuk di depannya,"ya allah bagaimana ini kasihan Atha pasti dia menunggu,apa aku ijin aja dulu" ucap Yura berbicara sendiri.
Yura mencari keberadaan Andre tapi dia tidak melihatnya,"kemana pak Andre ya..."
"Yura..." panggil Yuli.
"Li...kamu lihat pak Andre gak?" tanya Yura pada sahabatnya.
"Pak Andre lagi ada di pantry dia lagi bikin kopi,memangnya ada apa?"
"aku mau ijin pulang,aku kasihan sama Atha dia pasti menungguku di rumah"
"ya sudah cepat temui dia"
Yura pun cepat-cepat pergi ke ruangan pantry,"pak..."
"iya,kenapa kamu Ra..."
"Pak aku ijin pulang sekarang,Atha pasti menungguku di rumah kasihan biasanya jam segini dia merengek minta makan" jelas Yura.
"tapi pekerjaannya..."
"aku mohon pak...hanya bapak yang mengerti dengan kondisiku" rengek Yura.
__ADS_1
"baiklah,tapi besok kamu akan datang kan?"
"iya pak besok aku janji akan datang tapi ijinkan dulu aku pulang hari ini"
"iya sudah kamu boleh pulang biar aku antar"
"enggak pak...maksud saya bapak gak perlu antar, lagian di sini kan bapak masih banyak kerjaan"
"ya sudah tapi kamu hati-hati di jalan ya" ucap Andre memberikan perhatian pada Yura.
Akhirnya Yura pun pulang dengan tergesa-gesa karena dia sangat mengkhawatirkan putranya.
persiapan untuk pesta masih 50%,Adelio yang sedang melihat keadaan perusahaan terus mengedarkan pandangannya,"kemana dia" gumam Adelio.
Andre pun menyadari tingkah bosnya,"si bos kenapa kok kaya yang lagi nyari seseorang" ucap Andre dalam hati.
"bos sedang mencari Siapa?" tanya Andre.
"tidak aku hanya menghitung karyawan yang bekerja tapi rasanya ada yang kurang" jawab Adelio.
"tapi besok dia hadirkan?"
"ya dia akan hadir".
"bagus...oh ya aku juga mau pulang,sebaiknya kalian juga pulang besok di lanjutkan lagi" ucap Adelio.
"iya pak..." ucap karyawannya serentak.
...----------------...
Yura sedang menidurkan putranya,dia bertanya dalam hati kemana perginya Atha waktu dia tidak ada,karena sampai sekarang Atha tidak pernah memberi tahunya dia hanya bilang kalau dia bertemu dengan pria yang baik yang dia sebut om.
sedangkan Adelio dia sedang berbaring di kasur sambil menatap atap apartemennya,"kenapa akhir-akhir ini aku sering membayangkan wajahnya,apa aku sudah...ah ini tidak mungkin aku sudah keliru" Adelio berbicara sendiri.
Adelio kini menutup wajahnya dengan bantal,tapi bayangan mantan Istrinya masih saja menyiksanya,"hentikan Yura aku ingin istirahat,sudah jangan ganggu aku lagi" teriak Adelio karena dia kesal wajah Yura tidak bisa pergi dari ingatannya.
Sama halnya dengan Yura dia tidak bisa tidur,tapi bukan karena bayangan Adelio tapi dia memikirkan bagaimana cara Atha tidak bertemu dengan Adelio saat di pesta besok malam.
__ADS_1
"apa yang harus aku lakukan,kenapa ini begitu rumit" Yura berbicara sendiri.
"tapi,aku juga egois jika melarang mereka bertemu secara mereka kan anak dan ayah,tapi aku takut dia akan mengambil Atha dari ku"
"ya tuhan,berikan aku petunjuk mu" ucap Yura.
Hari menjelang pagi,Adelio sedang memakai jasnya sambil tersenyum licik.
"aaaaa....." Yura berteriak dia melihat ruangan direkturnya begitu kotor dan berantakan.
sebelum pulang,Adelio sengaja mengotori kantornya karena dia ingin Yura membersihkan ruangannya dan dia bisa berlama-lama melihat mantan istrinya sekaligus hukuman baginya karena dia terus menghindarinya.
"apa yang dia lakukan lagi terhadapku kenapa dia senang sekali mengerjai ku" rengek Yura sambil menghentakkan kakinya.
"akan ku balas kau" ucap Yura dengan kesal.
ketika Yura sedang membersihkan ruangan itu,tiba-tiba suara seseorang sedang berjalan menghampirinya.
"kerjakan yang bersih dan akan kutambah kan gaji mu" ledek Adelio.
"Tuan Adelio yang terhormat,saya rasa ini bukan pekerjaan yang harus saya kerjakan,karena ini perbuatan anda untuk menyiksa saya" ucap Yura seperti menantang.
"aku pun tersiksa harus menahan rindu ini Yura" ucap Adelio dalam hati.
"sudahlah kerjakan saja,kalau kamu gak mengerjakannya akan aku beri pilihan,mengerjakannya sampai bersih atau menjadi asisten pribadiku" ujar Adelio.
"kalau saya sedia menjadi asisten Tuan,berapa yang akan terima sebagai gaji nya?"
"50 juta 100 juta mana yang kamu inginkan"
"sayang sekali saya tidak bisa menginginkannya" ucap Yura dan kembali bekerja.
Adelio pun mengepalkan tangannya begitu sulit untuk mendapatkan Yura kembali.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Author : di tunggu like dan komentarnya.
__ADS_1