Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Sama-sama single


__ADS_3

Di kesunyian malam dengan udara yang dingin menusuk tubuh,Yura sedang duduk sendiri di kursi yang berada diluar dekat kamarnya,sambil menghadapkan wajahnya pada langit yang gelap dan bertaburan bintang-bintang.


Lalu dia memejamkan matanya,pikirannya pun melayang pada kejadian tadi sore,Yura tidak menyangka kalo Soni masih peduli padanya,padahal mereka sudah lama tak bertemu.


Yura teringat pada masa-masa dia bertemu dengan Soni,waktu itu mereka masih muda dan Soni yang berbakat,kedekatan mereka seperti saudara,kemana-mana selalu bersama,namun kebersamaan mereka terpisah karena perjodohan Yura dengan Adelio karena keinginan Mama Adelio.


Awalnya Soni pun senang saat mendengarnya dan meyakinkan Yura untuk bisa menerima sepupunya,namun setelah pernikahan itu terjadi malapetaka di kehidupan Yura pun di mulai,yang Akhirnya membuat Yura pergi dari kehidupan keluarga besar Soni.


Dan sampai saat ini bukan hanya Yura tetapi Soni pun ikut membenci sikap Adelio pada waktu itu,dan membuatnya tidak percaya seutuhnya tentang cinta pada sepupunya.


Yura membuka matanya,tiba-tiba seseorang berdiri di hadapannya Yura pun terkejut,"kenapa kamu mengagetkanku?" tanya Yura pada Adelio.


"kamu sedang apa malam-malam berada di luar?" tanya Adelio sambil duduk di sebelah Yura.


"aku tidak bisa tidur,jadi memutuskan diam di luar untuk menghirup udara malam hari" jawab Yura.


"sebaiknya kamu masuk di luar banyak nyamuk,bukan kah besok pagi-pagi akan mengantar Atha ke sekolah!" ujar Adelio.


"baiklah kalo begitu aku mau tidur" ucap Yura sambil berdiri dan hendak melangkah pergi,namun tangan Adelio menarik tangan Yura untuk tetap diam.


"terima kasih" ucap Adelio.


Yura pun menoleh ke arah Adelio yang sedang menatapnya," untuk apa?" tanya Yura.


Adelio melepaskan tangannya lalu dia berkata,"untuk tetap tinggal di sini".


"karena aku sedang membutuhkan pekerjaan,jadi aku harus tetap di sini" jelas Yura.


"bekerja lah dengan baik dan mematuhi segala peraturan di sini,bukan hanya kamu tapi juga Atha yang akan aku lindungi" ucap Adelio lalu dia berdiri dan beranjak pergi.


Yura terdiam mendengar ucapan Adelio,dugaannya benar kalo sekarang dia tidak mengenal sosok Adelio yang sebenarnya.


...****************...


Keesokan harinya Yura dan Atha sudah siap untuk pergi,mereka pamit pada bi iyem dan Mia,"yang rajin belajarnya ya nak" ucap bi iyem.


"kamu jangan jajan sembarangan di sekolah ya"pesan Mia.

__ADS_1


"iya bi iyem dan tante Mia,Atha akan selalu mendengarkan pesan semuanya" ujar Atha.


"anak pintar" ucap Mia sambil mencubit pipi Atha.


"ya sudah kalo begitu kami berangkat dulu" pamit Yura.


"kamu sudah siap,ayo kita berangkat" tiba-tiba Adelio datang menghampiri dan memakai pakaian dengan rapih.


"tuan mau kemana?" tanya Yura.


Adelio tersenyum dan berkata,"bukannya kemarin aku sudah bilang,kamu akan pergi jika aku yang mengantarnya".


"ayo boy kita berangkat" ajak Adelio pada Atha.


"ayo..."ucap Atha sambil menggenggam tangan Adelio dan mereka pun pergi sambil bergandengan tangan.


Yura hanya menggelengkan kepala,"sudah sana cepat,mumpung tuan muda sedang baik" bisik Mia.


Yura pun pergi mengikuti langkah kedua laki-laki yang beda usia itu.


"iya mereka sangat serasi,tapi kok bibi jadi heran,tuan Adel begitu baik pada mereka padahal kan tuan Adel terkenal pemarah dan angkuh" ucap bi iyem.


"tentu baik secara mereka sudah lama kenal" ucap Mia.


"iya benar,sudah lah ayo kita kembali bekerja" ajak bi iyem dan mereka pun kembali bekerja.


Di dalam mobil Atha tidak hentinya berbicara dia terus mengeluarkan kata-kata sanjungan pada Adelio.


"om Adel memang orang baik,makasih ya sudah mau mengantarkan Atha ke sekolah dengan memakai mobil om" ucap Atha.


"sama-sama boy" jawab Adelio sambil menyunggingkan mulutnya.


"sebenarnya tidak naik mobil pun tidak apa-apa,karena sekolah Atha tidak jauh dari rumah,ibu sengaja mencari sekolah yang dekat dari rumah biar ibu gampang menjemput mu" ucap Yura.


"tidak apa-apa naik mobil juga,biar cepat" timpal Adelio.


Mobil yang Adelio kendarai sudah sampai di depan halaman sekolah,Yura,Atha dan Adelio pun segera turun dari mobil mereka langsung masuk kedalam kelas.

__ADS_1


Yura menghampiri ibu guru yang sudah menunggu para murid datang,"selamat pagi bu" sapa Yura.


"pagi..." jawab ibu guru.


"saya mau titip Atha,nanti pulang sekolah saya jemput lagi" ucap Yura.


"oh ya bu,insya allah saya akan menjaga anak-anak dengan baik"


"terima kasih bu ,kalo begitu saya pamit pulang"


"silahkan bu"


Yura melambaikan tangannya pada putra semata wayangnya,Adelio tidak mau kalah dia pun melambaikan tangannya sambil berteriak,"semangat boy belajarnya".


Atha pun memberi kode dengan mengacungkan jempol tangan kanannya sambil melempar senyum pada Yura dan Adelio.


Kini Yura dan Adelio sudah berada di dekat mobil,"terima kasih sudah mengantarkan kami,sebaiknya tuan cepat berangkat kerja ini sudah sangat siang,biar saya pulang sendiri" ujar Yura.


"tidak,aku akan mengantarkan mu pulang ayo naik" ajak Adelio sambil membukakan pintu mobil untuk Yura.


"tapi tuan saya tidak pantas untuk duduk berdua bersama tuan,saya tidak mau kena fitnah dari istri tuan" jelas Yura.


Adelio tersenyum,"jangan takutkan itu aku dan kamu kita sama-sama single" ucap Adelio.


Yura pun mengernyitkan keningnya,"sudah jangan terlalu di pikirkan nanti kamu juga tahu sendiri,sebaiknya kita pergi" ujar adelio.


Yura pun menurut pada Adelio dan masuk ke dalam mobil yang akan di kendarai Adelio dan mobil pun melaju.


Di perjalanan Adelio sengaja tidak pulang ke rumah karena dia ingin mengajak Yura ke sesuatu tempat,"maaf ya kita tidak pulang dulu, aku harus pergi ke kantor sebentar" ujar Adelio.


"tapi tuan saya di rumah masih banyak pekerjaan" ucap Yura.


"biarlah aku sudah menyuruh yang lainnya untuk menghendle pekerjaanmu,jadi aku mohon temani aku ke kantor untuk hari ini" pinta Adelio.


Yura pun tidak bisa berbuat apa-apa dia mengikuti saja apa keinginan tuannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2