Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Bertaubat


__ADS_3

Tiba waktunya di sebuah pesta yang diadakan Mika dan suaminya,mereka saling berkenalan dengan suami Mika yaitu marcel,hanya Adelio yang tidak karena dia sudah lebih dulu berkenalan dengan marcel.


Mika menjamu,Adelio,Yura,Soni dan istrinya dengan baik,begitu pula Marcel dia membelikan oleh-oleh yang di bawa dari negara asalnya.


Mereka berbincang bersama,tapi tidak dengan Adelio,sepertinya dia menutup diri karena yang ada di pikirannya adalah bagaimana mencari jalan untuk membuktikan Mika kalo dia ada kaitannya dengan Jodi atau tidak.


Yura yang melihat tingkah suaminya langsung berbisik,"sayang kamu kenapa?",tanya Yura.


Adelio menjawab,"tidak apa-apa aku hanya ingin ke toilet",Adelio pun beranjak pergi.


Mika,Marcel dan yang lainnya menatap Adelio pergi,"Adel mau kemana Ra?",tanya Mika.


"dia mau ke kamar kecil",jawab Yura.


"apa dia sakit?",tanya Marcel.


"tidak",jawab Yura tersenyum,Yura merasa tidak enak dengan Mika dan Marcel secara Adelio terlihat begitu dingin.


Pesta pun berakhir sudah waktunya mereka pulang,Yura pun berpamitan pada Mika dan Marcel.


"makasih loh atas jamuan nya",ucap Yura.


"sama-sama,lain kali kita adakan yang lebih mewah lagi",ujar Mika.


"kalo begitu kami pamit pulang",ucap Yura.


"hati-hati dijalan",pesan Mika dan mereka berdua berpelukan di susul oleh yang lainnya hanya bersalaman.


Setelah mereka sudah berada di dekat mobil masing-masing,Soni bertanya pada Adelio,"sebenarnya kamu kenapa Del?".


Adelio menoleh pada Soni lalu menjawab,"aku tidak apa-apa hanya saja lagi tidak ****".


Soni hanya mengangguk-ngangguk,dan dia langsung pamit,"kalo begitu aku duluan",ucap Soni.


"ya,hati-hati di jalan",ucap Adelio,Soni pun masuk kedalam dan melajukan mobilnya.


Sedangkan Yura sudah lama menunggu Adelio untuk masuk kedalam mobilnya,"sayang kapan kita pulangnya?",tanya Yura.


Adelio pun masuk kedalam mobil,"maaf sayang",ucap Adelio sambil memasang sabuk pengaman dan menjalankan mobil.


"kamu baik-baik saja kan?",tanya Yura.


"aku baik",ucap Adelio singkat.


Di perjalanan pulang Yura berpikir kalo dia merasa ada yang tidak beres dengan suaminya,sedari tadi di rumah Mika dia hanya diam tanpa berkata sepatah pun,Yura merasa kalo Adelio masih benci terhadap Mika.


"sayang,sebenarnya perasaan kamu sama Mika seperti apa sih?",tanya Yura tiba-tiba.


Adelio menoleh ke arah Yura dan mengernyitkan keningnya,"maksud kamu apa,kok tiba-tiba bertanya seperti itu?",tanya Adelio.


"ya gak ada maksud apa-apa sih,hanya saja aku heran sama sikap kamu tadi terlalu dingin,jadi aku punya pikiran kalo kamu masih membenci Mika atau kamu cemburu melihat Mika bersama marcel",jawab Yura.

__ADS_1


Adelio tersenyum tipis saat mendengar penuturan istrinya,"buat apa aku cemburu sama dia,kami sudah tidak punya hubungan apapun,lagian aku kan sudah punya kamu",ucap Adelio.


"lalu kalo bukan cemburu apa dong?",tanya Yura lagi.


"tidak ada apa-apa sayang",jawab Adelio mencoba membuat Yura tidak curiga padanya.


"kamu jangan bohong,perasaan aku mengatakan ada sesuatu yang kamu sembunyikan",desak Yura.


Adelio menarik nafas,"ada yang harus aku lakukan dengan kehadirannya datang ke indonesia",ucap Adelio,akhirnya Adelio mengatakannya pada Yura.


Yura terdiam dia sedang mencerna ucapan Adelio,"jangan bilang kalo kamu mempunyai kecurigaan terhadapnya",ucap Yura,Adelio hanya terdiam.


"sayang,sebaiknya kamu buang jauh-jauh berpikiran negatif tentang Mika,kali ini dia sudah berubah,lihat saja sikapnya yang begitu ramah ketika menyambut kita",jelas Yura.


"sikap ramah tidak bisa menjamin orang itu baik,bisa saja kan keramahannya itu hanya pura-pura",ujar Adelio.


Yura menarik nafasnya,"sampai kapan kamu akan seperi ini,apa tidak lelah?",tanya Yura.


"sampai aku tahu tujuan dia apa",jawab Adelio.


Yura pun memalingkan wajahnya,dia tidak mengerti dengan cara berpikirnya Adelio,dan dia sudah menyerah untuk meyakinkan suaminya.


...----------------...


Sesampainya di rumah,Yura melangkah dengan cepat menuju kamarnya,dia meninggalkan Adelio begitu saja.


Adelio yang melihat sikap Yura mengusap wajahnya kasar,dia merasa kalo Yura sedang kesal padanya,tapi Adelio tidak mau membuat kekesalan itu menjadi bumerang bagi rumah tangganya dan dia mencoba mencairkan suasana.


Setelah Adelio sudah berada di kamar,dia melihat Yura yang hendak berbaring namun tangan Adelio menarik tangan Yura.


Yura menolah kearah suaminya,"aku gak marah,hanya saja aku gak ngerti dengan cara kamu menilai orang",jawab Yura.


"dengarkan aku Ra,lambat laun kamu akan mengerti",ucap Adelio.


"terserah kamu,aku mau tidur",ucap Yura sambil melepaskan tangan suaminya.


Adelio tidak bisa berbuat apa-apa,dan dia membiarkan Yura tertidur.


Keesokan harinya terlihat Jodi sedang mengawasi kediaman Mika,Jodi melihat sepasang suami istri yang sedang berpelukan menandakan perpisahan mereka.


Marcel akan pergi ke kantor cabangnya untuk waktu dua hari,sengaja dia membiarkan Mika di rumahnya karena kondisi Mika yang hamil tua.


"sayang jangan lupa makan dan minum obatnya",pesan Marcel.


"iya sayang,kamu juga hati-hati di jalan",ucap Mika sambil melemparkan senyuman,Marcel pun masuk kedalam mobil lalu pergi.


Jodi yang masih mengawasi Mika,dia tersenyum licik,"ternyata itu suami yang sangat mencintai mu,lumayan kaya",ucap Jodi.


"ini kesempatan ku",gumam Jodi.


Mika sudah berada di dalam rumah,dia hendak membereskan piring kotor bekas sarapannya dengan Marcel,tiba-tiba suara bel berbunyi,Mika pun segera membukakan pintu.

__ADS_1


"selamat pagi Mika",ucap Jodi,Mika pun terkejut dengan kedatangan Jodi.


"pagi",ucap Mika.


"kamu tahu dari mana rumahku?",tanya Mika penasaran.


Jodi tersenyum,"tidak perlu tahu itu,yang pasti aku mengikuti cara mu",jawab Jodi,Mika pun terdiam.


"apa kamu akan membiarkan tamu mu berdiri di sini?",tanya Jodi.


Mau tidak mau Mika mempersilahkan Jodi masuk,"silahkan masuk".


Jodi pun masuk kedalam,tanpa di perintah Jodi langsung duduk di sofa yang empuk.


"sebenarnya apa kedatangan mu ke sini?",tanya Mika yang masih berdiri.


"aku hanya ingin memastikan keadaan mu saja",jawab Jodi.


"aku baik-baik saja,jadi kamu boleh pergi",ucap Mika.


Jodi tersenyum getir,dia beranjak dari duduknya lalu mendekati Mika.


"apa kamu tahu,selama ini aku berharap bisa bertemu kamu lagi dan menjalin hubungan kita yang sempat tertunda,tapi apa yang aku dapatkan,kamu sudah menikah dan hamil anak dari laki-laki lain",ucap Jodi.


"selama ini aku merasa kalo aku sudah di campakkan olehmu",lanjut Jodi.


"oh ya,aku baru ingat kamu kan sudah lama mencampakkan ku setelah perselingkuhan kita ketahuan Adelio",ujar Jodi.


Mika menelan salivanya,"itu kesalahan kita yang tidak bisa di maafkan dan aku sudah menguburnya dalam-dalam karena aku ingin hidup lebih baik lagi",jelas Mika.


"dan aku berharap kamu juga berubah dan bertaubat untuk mengusik kehidupan Adelio",lanjut Mika.


Jodi menatap Mika tajam,"berubah,kamu bilang aku harus berubah,ingat Mika walaupun kamu berusaha berubah tapi kamu tetap wanita murahan",ucap Jodi.


plaak...


Tiba-tiba Mika melayangkan tamparan di pipi Jodi.


"jaga ucapan mu baik-baik,walau pun aku pernah murahan tapi setidaknya aku bertaubat",ucap Mika.


"dan sebaiknya kamu pergi kalau tidak aku akan membongkar rencana mu dengan wanita yang ada di poto itu",ucap Mika.


"karena aku yakin kalo kamu merencanakan sesuatu untuk menghancurkan Adelio",lanjut Mika.


Jodi mengepalkan tangannya,ternyata dugaan Mika terhadapnya benar kalo dirinya ingin melihat Adelio hancur.


"tolong pergi dari sini",pinta Mika.


"kalau aku tidak mau?",tanya Jodi.


"aku akan berteriak",ancam Mika namun tidak menyulutkan Jodi,dia terus mendekati Mika sampai Mika terjatuh di kursi.

__ADS_1


Jodi mendekatkan wajahnya ke wajah Mika,"aku sudah bilang padamu jangan pernah melakukan apa yang akan membahayakan mu",ucap Jodi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2