
*Untuk yang suka sama ceritanya⬇⬇⬇
Jangan lupa like and comen👍
Rate 5,4,3⭐ juga yah
Terimakasih⚠*
...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹....
Nama: Sean Alexander Kusuma
Umur: 25 Tahun
Ciri: Memiliki badan kekar, putih, tampan mempesona, tinggi 185 Cm
Karakter: Tegas, pemarah, pintar dan cerdik ,kejam.
Nama: Alysa Qweenara Wijaya
Umur: 23 Tahun
Ciri: Manis, putih, memiliki mata yang mempesona.
Karakter: Pemberani, Pintar, dan berhati lembut.
....🌹HAPPY READING🌹....
BUKH BUKH BUKH
DOR DOR DOR
"Sial" Umpat Alex memegang perut nya yang terterbas samurai.
"HHAHHAHH...
"Apa kau suka dengan hadiah ku Tuan" Tanya nya.
"Kau berani keroyokan setan" Teriak Alex.
"HHHAAH"...
"Jangan tertawa mulut mu busuk cih" Desis Alex.
"Bedebah berani nya kau" Bentak Darius.
"Apaaa heee?" Tantang Alex.
__ADS_1
"Matilah kau HAHAHA" Tawa Darius mengangkat pistol nya menembak ke arah Alex.
DOR.
TIDAKKKK....
HAHAHA...
"Berani nya kau?" Teriak Alex tersengal-sengal.
DUAR....
"Lucas Leo" Panggil Alex tersenyum.
"Lucas, kau bawa Alex" Ucap Leo, Lucas mengangguk dan membawa Alex.
"Haaa pahlawan kesiangan datang lagi" Decih Darius.
"Kau kelewatan Darius" Bentak Leo.
"Hahaha" Tawa nya semakin menggelegar.
WUSH....
AHHHKKKK...
"Matilah kau" Teriak Leo menusuk jantung Darius dengan samurai nya.
WUSH..
.
"Kau sudah baik kan Lex?" Tanya Lucas.
"Aku baik-baik saja Haha" Ucap nya sambil tertawa.
"Kau ini kenapa?" Tanya Lucas heran.
"Apa kau tahu ternyata wanita yang selama ini menjadi mata-mata kita adalah anak buah Darius?" Ucap Alex jengkel.
"Apaaaa?" Teriak Lucas.
"Yah wanita itu sangat menjijikan, sebelum aku di kepung anak buah Darius, Aku melihat Pria sinting itu bermain dengan lima wanita sekaligus di ranjang" Ucap Alex dengan wajah jijik nya.
"Dia sangat kuat rupa nya" Ucap Lucas tertawa juga.
"Kau benar Hahah" Tawa Alex.
"Alex" Panggil suara bariton.
"Ehh Boss" Ucap Alex gelagapan.
__ADS_1
"Berapa kali aku bilang, sebelum kau menerima orang baru selediki dulu latar belakang nya hingga akar nya" Geram nya.
"Maaf Boss" Ucap Alex cengengesan.
"Jika kau melakukan kesalahan yang sama, ku asingkan kau ke sungai Amazon" Ucap Sean.
"Jangan lah Boss" Ucap nya cengir.
"Hemmm"...
"Boss" Panggil Leo yang baru sampai.
"Hem" Ucap nya melihat Leo.
"Sena, pergi bersama teman-teman nya lagi Boss" Ucap Leo.
"Anak itu" Desis Sean jengkel.
Yah Adiknya itu selalu membuat onar, jika terjadi sesuatu dengan nya, maka percaya lah Sean yang akan habis-habisan dimaki Ibu nya bahkan Ibu nya itu tidak segan mengutuk dirinya. Jika mengingat itu kepalanya serasa ingin pecah.
"Suruh anak itu pulang" Ucap Sean.
"Tapi dia tidak mau Boss" Ucap Leo.
"Hem, ikut aku kesana" Ucap nya dibalas anggukan Leo.
"Hati-hati yah Leo, Boss" Ucap Lucas dan Alex cekikikan.
.
"Senaaaaaa" Teriak Leo melihat Adik Boss nya bermain seluncuran di ombak yang besar.
"Anak itu" Geram Sean.
"Bagaimana ini Boss" Ucap Leo panik.
"Biarkan saja dulu" Ucap Sean duduk di bangku pantai.
"Wah ternyata dia cukup pintar yah Boss" Ucap Leo antusias melihat Sena bermain seluncuran digulungan ombak yang tinggi.
"Kau mau bermain juga?" Tanya Sean malas.
"Hehehe" Tawa nya cekikikan melihat Sena sudah mendekat ke arah mereka.
"Kakak" Teriak nya melambai-lambaikan tangan nya.
"Kakak, kapan sampai disini, dan mana Kak Lucas dan Alex?" Tanya nya melirik kedua Kakak nya.
"Kau kesini sudah minta izin dengan Ibu?" Tanya Sean mengintimidasi Adik nya.
"Hehehe belum Kak" Ucap nya.
__ADS_1
"Senaaaaaa" Teriak Sean frustasi.
Yang diteriaki sudah mengambil langkah seribu untuk menjauh dari amarah sang Kakak.