
Satu bulan berlalu hari ini Anes sedang duduk di ruang keluarga dengan menonton drama kesukaan, sementara itu Cya baru saja pulang sekolah dan menghampiri Anes tak lupa mengecup kedua pipi kakak nya.
"Kemana yang lainnya kenapa kakak hanya sendirian?" Tanya Cya yang tidak melihat kehadiran Ike dan suster.
"Semua pelayan sedang membereskan rumah belakang, kalau Ike dan suster tadi kakak meminta tolong mereka untuk pergi ke pasar." Ucap Anes.
"Ohh yasudah kalau begitu Cya mau ganti baju dulu boleh?" Tanya nya, Anes tersenyum manis kepada Cya gadis cantik itu untuk berganti pakaian saja sampai ijun kepada Anes.
"Tentu saja boleh sayang siapa yang berani melarang kamu hmmm." Ucap Anes, Cya tertawa kecil dan berlari ke kamar nya.
Saat Cya sedang berganti pakaian Anes merasakan perut nya sakit, ia meringis pelan dan memegangi perutnya yang sakit tiba-tiba.
"Assshh kok sakit ya." Gumam Anes.
"Aaaaa mommy." Lirih nya, Anes mencoba untuk membenarkan posisi duduk nya.
"Cya." Teriak Anes.
"Cya tolong perut kakak sakit Cya." Teriak nya lagi, Cya yang sedang berganti mengernyit seperti ada seseorang yang memanggil nya.
"Cya asshh, Cya perut kakak sakit Cya." Teriak Anes, mata Cya membulat sempurna saat mendengar suara Anes seperti orang kesakitan.
Gadis cantik yang memakai celana pendek itu belum sempat memakai kaos nya, namun saat mendengar teriakan Anes Cya langsung berlari keluar kamar sambil memakai kaos nya.
"Kakak." Teriak Cya, yang langsung berjongkok di hadapan Anes.
"Perut kakak sakit Cya." Lirih Anes.
"Kak Cya akan menelpon kak Dean ya." Ujar nya.
"Enggak jangan Cya Dean tadi bilang kalau dia sedang meeting dengan klien dari luar negeri." Lirih Anes, dengan sekuat tenaga Anes menahan rasa sakit dan mencengkeram erat kaos Cya hingga.
Sreeekk... Kaos yang di kenakan Cya robek di bagian pundak nya, Cya tercengang melihat bajunya yang robek.
"Kak baju Cya." Lirih nya, Anes menatap nanar baju itu.
"Maaf Cya tolong Nana panggil Nana." Ucap Anes.
"Iya ini Cya mau panggil kak Nana tapi lepasin bajunya." Ucap Cya.
"Enggak Cya sakittt." Teriak Anes.
"Kak kalau kakak terus tarik baju Cya lama-lama Cya lepas bajunya." Ujar nya, Anes menahan sakit dengan menahan tawa menjadi satu.
"Cya." Teriak Anes, kali ini tangan Cya di cengkram erat.
"Mau gigit gak nih gigit sekalian gak apa-apa ikhlas Cya." Lirih nya, tapi Cya masih berusaha melepaskan tangan Anes dari baju dan tangan nya.
__ADS_1
"Sakit Cya." Teriak Anes.
"Kak Cya tahu iya ini mau ke rumah kak Nana dulu." Cya meraih buah apel di atas meja dan menyuruh Anes mengigit nya.
"Ini gigit kak gigit." Ucap Cya, Anes pun menuruti perkataan Cya sampai akhirnya dia sadar.
"Kenapa malah di suruh makan." Pekik Anes.
"Biar lupa sama rasa sakit nya dulu saja, Cya ke rumah kak Nana dulu kakak tahan ya tahan." Ucap Cya, dengan cepat Cya berlari ke pintu utama dan berlari ke gerbang utama.
"Si*l kenapa aku baru sadar kalau pintu ke gerbang sejauh ini." Umpat Cya, dari gerbang utama Cya menatap nanar gerbang tinggi rumah Nana.
"Semangat Cya semangat." Teriak Cya, ia berlari ke arah gerbang utama rumah Nana.
"Kak Deandra Gavriel huh huh ini rumah apa lapangan heran gerbang ke gerbang aja sejauh ini, Cya capek." Teriak nya sambil berlari, belum sampai Cya ke gerbang rumah Nana Cya melihat mobil Nana keluar dari gerbang rumahnya dan melewati Cya karena Nana tidak tahu jika ada Cya di pinggir jalan.
Cya menatap mobil itu dan mengejar nya, sampai akhirnya mobil Nana masuk ke gerbang utama rumah Anes Cya merasa sedang di kerjai habis-habisan mana baju nya selalu melorot akibat sobekan yang di buat oleh Anes.
"Nona." Pekik Nana, menatap Anes yang kesakitan.
"Na perut saya sakit na." Desis Anes.
"Nona ayok kita ke dokter nona." Ucap Nana, Anes mengangguk dan berjalan pelan dengan di papah oleh Nana.
"Cya dimana Cya?" Tanya Anes, meskipun sedang kesakitan wanita itu tetap ingat kepada Cya.
"Na tadi saya minta Cya untuk pergi ke rumah kamu." Ucap Anes, Nana tercengang mendengar perkataan Anes.
"Tapi Cya tidak ada kerumah nona." Ucap Nana.
"Cya disini." Ucap Cya, duduk di teras depan wajah merah padam menahan panas.
"Cya bantu kakak angkat kak Anes." Ucap Nana, Cya mengangguk dan meminta para bodyguard mengangkat nona muda mereka.
"Tapi nona tuan muda melarang kami menyentuh nona muda." Ujar nya kepada Cya.
"Pak apa kau ingin kakakku melahirkan disini, dan jika itu terjadi bersiaplah nol di rekening mu berkurang." Ucap Cya, dengan ragu mengangkat Anes dan memasukkan Anes kedalam mobil Nana.
Tanpa menunggu lama Nana melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, di dalam mobil Anes benar-benar terlihat sedang menganiaya Cya.
"Cya sakit." Teriakan Anes membuat Cya meringis.
"Kak pas bikin sakit gak?" Tanya nya polos, Nana menahan tawa mendengar perkataan Cya.
"Cya huh huh gak kuat Cya." Ucap Anes.
"Kak Cya juga gak kuat kak huaaaa." Ringis Cya, karena tangan nya kembali di cengkram oleh Anes.
__ADS_1
Dengan fokus menyetir Nana mengirimkan pesan suara kepada Ike agar wanita itu menghubungi mama Deandra, dan Deandra agar mereka segera ke rumah sakit.
"Cya kamu sabar nya." Ucap Nana, Cya mengangguk pasrah tangan nya merah dan terdapat bekas cakar disana.
"Sak_it." Lirih nya.
"Akan aku bogem kak Dean bisa-bisanya membuat kak Anes kesakitan." Kesal Cya, Nana tersenyum Cya mungkin belum mengerti semua ini karena memang Steven dan Nia juga belum memiliki anak.
Sesampainya di rumah sakit Anes langsung di bawa ke ruang bersalin, tubuh Cya langsung merosot dan terduduk di lantai ia merasa kaki nya lemas saat melihat darah dan air ketuban yang mengalir di kedua kaki Anes.
"Cya." Panggil Deandra.
"Masuk kak masuk." Ucap Cya, menunjuk pintu ruangan itu.
"Hah?" Sahut Dean.
"Masuk kak Anes kesakitan." Ucap Cya.
"Lalu bagaimana dengan kamu?" Tanya Dean.
"Cya gak apa-apa cuma kaki Cya gemetaran huhu." Ucap Cya, Nana tertawa kecil dan menghampiri Cya.
"Saya yang akan menjaga nona Cya tuan." Ucap Nana.
"Cya panggil aku Cya jangan nona." Ucap Cya, Nana mengangguk dan tersenyum manis kepada Cya.
"Na terimakasih." Ucap Deandra, Nana mengangguk dan tersenyum tulus kepada Deandra yang dulu menjadi tuan muda nya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊
__ADS_1