Cinta Tuan Muda

Cinta Tuan Muda
Epson 177


__ADS_3

Keesokan harinya saat jam makan siang Joe, Jordan dan Dean sedang duduk di sebuah restoran keduanya sedang menyantap makanan dengan tenang sampai akhirnya Jordan membuka pembicaraan.


"Kenapa akhir-akhir ini kau terlihat sibuk Joe?" Tanya Jordan.


"Hmmm, aku sedang mengurus kepulangan orang tuaku." Jawab Joe, membuat Jordan dan Deandra saling memandang satu sama lain.


"Kenapa orang tuamu pulang?" Tanya Dean.


"Tidak apa mereka hanya ingin pulang saja." Jawab nya santai.


"Tidak mungkin mereka akan pulang jika tidak ada hal penting." Ucap Jordan, hal itu membuat Deandra curiga dan memicingkan matanya.


"Apa yang sedang kamu rencanakan Joe?" Tanya Deandra, Joe tertawa kecil mendengar perkataan kedua sahabatnya itu.


"Bukankah kalian menginginkan aku untuk segera menikah." Ucap Joe, Dean dan Jordan pun semangat mendengar cerita Joe.


"Tentu apakah kau sudah menemukan wanita yang tepat?" Tanya Jordan.


"Belum aku masih mempertimbangkan nya." Ucap Joe, Dean dan Jordan mendecih dengan perkataan Joe.


"Cih, lalu untuk apa orang tuamu kembali begitu cepat." Ucap Jordan.


"Tentu saja untuk ikut mempertimbangkan semuanya." Ucap Joe, baiklah kita tidak bisa banyak ikut campur dalam urusan pribadi Joe pikir Deandra.


"Yasudah lakukan apa yang ingin kamu lakukan Joe." Ucap Deandra, Joe mengangguk dan tersenyum tipis.


...


Tiga hari berlalu malam ini Anes, Cya dan Nana terlihat sedang menonton televisi, tak hanya itu ada Jordan di ruang kerja Deandra kedua lelaki itu sedang membicarakan tentang pekerjaan mereka.


Sementara Ike dan suster kedua wanita itu sedang berada di rumah belakang, sampai tiba-tiba seorang pelayan datang dan memberi tahu Anes jika ada tamu yang datang.


"Permisi nona ada tamu yang ingin bertemu dengan nona dan tuan." Ujar nya, Anes mengernyit dan menatap jam yang sudah menunjukkan pukul 09:00 malam.


"Tamu malam-malam seperti ini?" Tanya Anes.


"Benar nona." Jawab nya.


"Siapa?" Tanya Anes lagi.


"Tuan Joe nona dia sudah menunggu di ruang tamu." Jawab nya semakin membuat Anes bingung, wanita itu bangun dari duduknya dan berjalan ke ruang tamu diikuti oleh Nana dan Cya yang super kepo.


"Joe." Panggil Anes, Joe menoleh menatap istri dari Deandra.

__ADS_1


"Nona Anes." Sahut Joe.


"Ada apa ini." Ucap Anes menatap beberapa orang yang sedang duduk bersama dengan Joe.


"Ini orang tua saya nona." Jawab Joe, Anes mengernyit heran begitupun dengan Anes.


"Huh, Apakah orang tuamu akan menginap disini? Aku akan sangat senang jika seperti itu." Ucap Anes, Joe menggelengkan kepalanya membuat Anes semakin bingung.


"Tidak nona ada hal penting yang ingin kami sampaikan." Ucap Joe, Anes menatap Nana meminta Nana untuk memanggil Dean dan Jordan.


"Baiklah kalian silahkan duduk saya akan memanggil Deandra." Ucap Anes, seorang pelayan datang membawakan manakan dan minuman.


Saat Nana hendak pergi Dean dan Jordan lebih dulu menghampiri mereka, Deandra berjalan mendekati Anes yang sedang duduk di ruang tamu.


"Sayang ada apa?" Tanya nya, lelaki itu terlihat sangat berwibawa dan gagah.


"Ini Joe bersama dengan orang tuanya dad." Jawab Anes, Deandra mengalihkan pandangan nya dan ia cukup terkejut melihat kedua orang tua Joe.


"Joe om tante." Ucap Deandra, tidak hanya Deandra Jordan juga ikut terkejut melihat itu.


"Dean maaf karena tante dan om datang tiba-tiba bahkan tidak memberi tahu kamu dulu, oh kami sungguh tidak enak melihat kamu begitu terkejut." Ucap mama Joe.


"Ah, tidak tante maksud saya hanya aneh saja karena om dan tante tiba-tiba kerumah. Apa ada masalah dengan perusahaan kalian?" Tanya Deandra, ya kedua orang tua Joe maupun Jordan sudah dekat dengan Deandra.


"Tidak boy perusahaan kami baik-baik saja saat ini, hanya kami ingin menyampaikan niat dan tujuan kami datang kemari." Ucap mama Joe.


"Niat dan tujuan?" Tanya Anes dan Deandra.


"Ya, bukankah disini ada pelayan yang bernama Ike?" Tanya mama Joe.


"I_iya ada tante." Jawab Anes.


"Begini girls Joe ingin melamar Ike untuk menjadi istrinya, mungkin ini memang terlalu cepat tapi kami tidak ingin menundanya lagi apakah kalian mau memberikan restu untuk Joe dan Ike?" Tanya mama Joe, membuat Deandra, Anes, Nana dan Jordan menganga mendengar nya.


"Apakah kalian bercanda? Joe kau g*la?" Ucap Deandra.


"Kami tidak bercanda Dean dan saya waras sangat waras." Ucap Joe.


"Tapi Ike, Joe kau tahu bagaimana Ike kan apa kau yakin dengan Ike? Maksudku bukan tentang pekerjaan Ike, tapi bagaimana aku dekat dengan nya dia sudah seperti keluargaku." Ucap Deandra, Joe mengangguk menanggapi perkataan Deandra.


"Dean aku dan orang tuaku sudah memikirkan hal ini, dan ya kami setuju melihat Ike adalah gadis yang baik aku yakin jika dia bisa mengerti tentang kesibukan ku dalam bekerja." Ucap Joe.


"Kau tidak sedang mabuk Joe? Kenapa ini terlihat begitu menakutkan." Ucap Jordan yang akhirnya bersuara juga.

__ADS_1


"Apa aku salah jika aku menginginkan Ike?" Ucap Joe, Anes menatap Joe dengan tajam bisa-bisanya ia ingin melamar Ike tanpa memberi aba-aba dulu.


Tidak tahukah Joe jika Ike kesayangan Anes, arrgghhh Anes ingin menangis sekarang setelah Nana apakah ia juga akan kehilangan Ike.


"Kenapa ini begitu mendadak." Ucap Anes, ia belum mempersiapkan hati dan dirinya untuk ini.


"Maaf nona pelayanmu yang satu itu sangat menarik perhatian saya." Ucap Joe mengerlingkan matanya.


"Kau aku tidak akan melepaskan kamu." Sengit Anes, Joe tertawa ia tahu Anes belum siap jika harus melepaskan Ike seperti ini.


"Jadi bagaimana apakah kalian bisa menerima lamaran kami?" Tanya mama papa Joe, kedua orang tua Joe meletakkan hantaran lamaran di samping meja ruang tamu.


"Sayang." Rengek Anes, Deandra menatap Joe tajam tidak tahu kah Joe jika Anes sedang merengek seperti ini membuat kepala Dean ingin pecah.


Dean masih harus berpuasa dan kini Anes memasang wajah menggemaskan, hal itu membuat Deandra semakin merasa resah.


"Kita tidak bisa mengambil keputusan untuk ini, kita harus bertanya kepada Ike dan dia yang akan memutuskan semuanya." Ucap Deandra, Joe dan orang tuanya mengangguk mendengar perkataan Deandra.


"Baik kalau begitu tolong panggilkan Ike sekarang." Ucap Joe, wah Joe benar-benar menantang.


"Apakah mbak Ike akan menikah sekarang?" Tanya Cya.


"Hmmm." Balas Jordan.


"Kenapa mendadak seperti ini, kak Anes bahkan belum mempersiapkan diri untuk melepaskan anak gadisnya." Ucap Cya, Jordan tertawa kecil mendengar perkataan polos Cya.


"Ike itu bukan anak gadis Anes tapi lebih seperti adiknya, kalau anak gadis Anes itu kau cya." Ucap Jordan, Cya mengangguk dan tertawa kecil mendengar perkataan Jordan.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊


__ADS_2