
Sementara itu di sebuah perusahaan besar terlihat tiga orang lelaki yang sudah memiliki dua anak dan masih terlihat tampan sedang berjalan, siapa lagi jika bukan Deandra Gavriel sang pemilik perusahaan, Joe dan Jordan selaku orang kepercayaan Deandra selama bertahun-tahun lamanya.
"Jadi bagaimana rasanya memiliki anak yang sudah remaja Joe?" Ucap Jordan, yang mendudukan tubuh nya di atas sofa.
"Mau bagian mana yang harus aku ceritakan Jo? Bagian perdebatan mereka sebelum tidur, atau perdebatan mereka saat di ruang makan atau kau ingin mendengar perdebatan mereka sebelum pergi ke sekolah nya?" Ucap Joe, Jordan tertawa mendengar perkataan Joe yang terdengar sangat frustasi atas kelakuan anak-anak nya.
"Ternyata kisah itu bukan hanya terjadi kepada anak-anak ku." Kekeh Jordan.
"Terkadang aku bingung dengan Ara yang tidak pernah damai dengan adiknya, padahal jika di pikir-pikir Jake itu laki-laki kenapa harus merasa tersaingi." Ucap Joe, Jordan menatap Joe dengan tertawa kecil.
"Mungkin Ara merasa Jake saingan terberat nya, bagaimanapun juga Jake anak laki-laki dia akan memegang semua tanggung jawab tentang perusahaan yang kamu miliki." Ucap Jordan.
"Benar tapi aku tidak pilih kasih jika Ara ingin ikut andil dalam mengelola nya kenapa tidak." Ucap Joe, Joe berpikir kenapa harus selalu bertengkar dengan adiknya.
Tapi Mon maap tuan anda anak satu-satunya jadi tidak tahu rasanya bertengkar dengan adik atau kakak ya emang se menyenangkan itu, ya meskipun memang perdebatan itu akan membuat para orang tua kesal dan pusing.
"Ara dan Ardan masih dalam batas normal kalau berdebat, yang tidak normal itu Alden dan Alexa jika berdebat membuat kepalaku pusing. Jika mereka bukan anakku sudah dapat dipastikan mereka akan aku kirim ke planet lain." Ucap Deandra, membuat Joe dan Jordan menoleh menatap Dean.
"Memangnya apa yang dilakukan oleh Alexa dan Alden?" Tanya Jordan kepo.
"Kau tahu mobil yang belum lama mendarat di rumah ku, dan motor yang belum lama mendarat di rumahku?" Ucap Deandra.
"Iya kenapa? Apakah motor dan mobil itu rusak atau kau tidak jadi membeli nya?" Ucap Joe.
"Kuncinya hilang karena Alexa dan Alden melempar kunci kedua kendaraan itu ke kolam, sekarang aku sadar kenapa tuhan mentakdirkan aku menjadi orang kaya." Ucap Deandra.
"Kenapa?" Tanya Joe dan Jordan.
"Karena Tuhan tahu anak-anak seperti apa yang akan menjadi anakku, ya itu Alexa dan Alden yang menjadi anakku sekarang." Ucap Deandra, Joe dan Jordan tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Deandra.
"Lagian bagaimana bisa kamu memberikan kedua kendaraan yang belum lama kamu beli kepada twins A?" Ucap Jordan.
__ADS_1
"Kau pikir aku membelinya untuk siapa jika bukan untuk anak-anak ku? Aku ingin membuat mereka pantas di hadapan semua orang, bagiku itu bukan masalah karena itu bukan apa-apa, tapi Anes istriku selalu protes kepadaku." Ucap Deandra, Joe tertawa dan menggelengkan kepalanya.
"Bagaimana tidak protes kamu membeli semua itu seperti sedang membeli permen karet." Ucap Jordan.
"Benar kami saja ingin membeli sesuatu yang kau beli harus berpikir minimal lima kali, dan kamu bisa-bisanya langsung beli tanpa pikir panjang apalagi berpikir tentang harga." Ucap Joe, Deandra menyandarkan tubuhnya di sofa.
"Kalian tidak tahu saja selain aku mereka juga memiliki mom Dea dan dad Justin, kalian tahu bagaimana orang tua Anes memanjakan kedua anakku rasanya aku iri dan ingin menjadi cucu mereka saja jangan menantu mereka." Ucap Deandra, membuat Jordan tertawa ia tak habis pikir dengan perkataan Dean yang membuat nya tertawa.
Sebenarnya bagi Deandra itu bukan masalah yang besar, jujur ia bahagia melihat anak-anak nya yang aktif. Meskipun begitu Alexa dan Alden aktif dalam kegiatan sekolah nya, bahkan anak-anak Dean juga sudah mempelajari tentang perusahaan sedikit demi sedikit.
...
Sementara di sebuah sekolahan elite terlihat Alexa dan Vani yang keluar dari kelas nya, kedua gadis cantik itu berjalan menuju kantin karena memang sudah membuat janji dengan Ara yang akan menunggu mereka disana.
"Araaaa." Panggil Alexa yang langsung menghampiri Ara.
"Loh loh kenapa ini tumben sekali." Ucap Ara.
"Kenapa lagi kalau bukan habis berhadapan dengan guru killer." Ucap Vani, membuat Alexa mencebikan bibirnya.
"Sabar kak sabar di kelas Ara juga gitu kok apa-apa pasti Ara yang di panggil, padahal kadang males mending tidur aja di kelas." Ceplos Ara membuat Alexa memicingkan matanya.
"Ya gak harus tidur juga Arandita." Ucap Alexa, Vani dan Ara tertawa mendengar nya.
"Udah ah jangan ngoceh terus, ini mau pesan makan apa?" Tanya Vani.
"Aku bakso deh jangan pake mie ya bakso nya aja." Ucap Alexa.
"Hmmm, Ara mau disamain aja apa gimana?" Tanya Vani.
"Samain aja deh kak minum nya es jeruk pokonya es batu nya yang banyak." Ucap Ara, lihatlah apakah mereka terlihat seperti anak seorang CEO? Atau seorang Deandra dan Joe? Sepertinya tidak.
__ADS_1
"Kebanyakan nawar ini anak." Ucap Alexa, Ara tertawa mendengar perkataan Alexa yang memang benar.
"Boleh gabung sini gak?" Tanya Alden yang tiba-tiba muncul, kedatangan Alden ke meja yang di tempati oleh Alexa dan kedua temannya mencuri perhatian para siswa di sekolah.
"Gak ya gak ada masih banyak meja yang kosong kenapa harus disini?" Ucap Alexa, plis lah Alden Alexa masih emosi karena kejadian pagi tadi ditambah kejadian guru killer di kelas nya, itu membuat Alexa ingin memakan Alden hidup-hidup sekarang.
"Why?" Tanya Alden, Alexa menatap Alden berharap Alden mau mengalah hari ini.
"Gak mau cari masalah sudah pergi sana." Ucap Alexa.
"Gak mau." Balas Alden ngeyel, Ardan lelaki itu hanya bisa mengulum bibir menahan tawa.
"Ini orang ngerti gak si kalau aku gak mau satu meja sama dia." Geram Alexa.
"Loh kenapa ini kantin milik sekolah bukan milik kamu." Ucap Alden.
"Daddy aku pemegang saham terbesar di sekolah ini mau apa kamu?" Ucap Alexa, dan saat ini bukan hanya Ardan yang ingin tertawa tapi Vani dan Ara juga.
Apakah karena guru killer membuat Alexa hilang ingatan atau gimana? Kenapa Alexa bisa lupa jika Daddy nya adalah Daddy Alden juga? Vani hanya bisa menunduk untuk menyembunyikan senyum nya, sementara Ara gadis cantik itu malah tersenyum dengan terang-terangan di hadapan Alexa.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊