
Malam hari Alexa, Vani dan Ara menatap Cya dan elang yang sedang duduk di pelaminan. Alexa tersenyum manis melihat kakak nya yang tersenyum bahagia di atas sana.
"Cya." Panggil Nana dan Ike.
"Kakak." Lirih Cya.
"Selamat untuk pernikahan kamu dan Elang, jujur kami sangat bahagia mendengar nya." Ucap Nana.
"Benar Cya, aku harap kamu akan selalu bahagia bersama Elang sampai nanti kalian memiliki anak." Ucap Ike.
"Terimakasih kak." Ucap Cya, Ike dan Nana pun mengangguk dan tersenyum manis.
"Berbahagialah adikku sayang, kakak akan kembali berkumpul bersama yang lain." Ucap Nana, Cya mengangguk dan tersenyum manis.
Sementara Elang menatap Cya dengan tatapan yang sulit untuk di artikan, Cya menoleh menatap Elang hingga keduanya tak sengaja beradu tatap.
"Kenapa liatin aku kaya gitu?" Tanya Cya.
"Tidak apa-apa." Jawab Elang, melihat wajah aneh Elang membuat Cya bergidik ngeri.
"Xa." Panggil Vani.
"Hmmm." Sahut Alexa.
"Bukan nya itu Bian ya." Ucap Vani, Alexa menoleh Menatap Bian.
"Iya kenapa." Ucap Alexa.
"Kok kenapa si xa, itu Bian ngapain ada disini?" Ucap Vani.
"Ya mana aku tahu Van, mungkin mau ketemu Alden kali." Ucap Alexa, Vani mencubit tangan Alexa.
"Ya i know xa tapi kan Bian belum tahu kalau kamu dan Alden adik kakak." Ucap Vani.
"Nah loh mamp*s." Ucap Ara.
"Yaah Van gimana dong ini." Ucap Alexa.
"Ya mana aku tahu lagian kamu nyantai banget." Ucap Vani, Alexa pun langsung menolehkan wajahnya agar tidak terlihat oleh Bian.
"CK, di tunggu dari siang bi kenapa baru datang?" Ucap Alden.
"CK, sorry siang tadi sedikit sibuk Al tapi gimana lancar acara nya?" Ucap Bian.
"Seperti yang kamu lihat semuanya lancar." Ucap Alden.
"Syukur kalo lancar." Ucap Bian.
"Kesini sama siapa? Anak-anak yang lain mana?" Ucap Alden.
"Sama Amel al, anak-anak nanti nyusul agak maleman. Oiya gimana Ajeng gak di ajak kesini?" Ucap Bian, yang tahu jika Ajeng sangat menyukai Alden.
"CK, masih suka aja sama cewek yang hobby bikin masalah." Cibir Alden.
"Hai sorry lama ya honey." Ucap Amel, oh sungguh Alden sangat benc* orang-orang yang tidak menyukai adik nya.
"CK, tidak." Ucap Bian.
"Ah aku mau ambil minum kamu mau gak?" Tanya Amel.
"Tidak." Ucap Bian, Amel pun mengangguk dan pergi.
"Jadi." Ucap Alden.
__ADS_1
"Mau deketin Alexa susah." Ucap Bian.
"What?" Pekik Alden.
"Hmmm, udah lama pengen dekat sama Alexa tapi kayak nya susah." Ucap Bian, matanya menatap Alden sebenarnya bian berpikir jika Alexa lebih menyukai Alden.
Karena Alden dan Alexa sempat beberapa kali terlihat pergi dan pulang sekolah bareng, ya wajar jika Alexa menyukai Alden karena Alden memang ketua geng motor di sekolah nya selain itu juga Alden kapten basket.
"Ohh begitu." Ucap Alden, Bian mengangguk dan tersenyum tipis.
Di sudut lain Vani dan Ara menatap Amel yang kini tengah duduk di samping Bian, Alexa juga memperhatikan nya.
"Sakit gak xa?" Tanya polos Vani.
"Enggak si orang lebih sakit tadi pas liat kak Cya sama mommy pelukan." Ucap Alexa.
"Yaampun manusia yang satu ini." Ucap Vani.
"Van balik yuk bosen dan pusing juga dari tadi liat orang-orang disini." Ucap Alexa.
"Yasudah ayok tapi aku pamit mommy (Anes) dulu." Ucap Vani.
"Pamit mommy ngapain?" Tanya Alexa.
"Loh kan kamu ngajak aku pulang xa." Ucap Vani.
"Vani yaampun yang nyuruh kamu pulang ke rumah kamu siapa? Aku ngajak kamu pulang ke rumah aku Van, rumah lagi sepi sekarang." Ucap Alexa.
"Oh." Ucap Vani.
"Yaaakkk, Vani!" Kesal Alexa, Vani mengangguk dan tertawa.
"CK, maaf." Ucap Vani.
"Kak Ara ikut nginep di rumah kakak ya soalnya mami papi mau nginep disini." Ucap Ara.
"Mom." Panggil Alexa.
"Iya sayang." Ucap Anes.
"Aku, Vani dan Ara pulang duluan ya." Ucap Alexa.
"Kenapa pesta kakak belum selesai girls." Ucap Anes.
"Aku bosan disini mom." Ucap Alexa.
"Ijin Daddy dulu." Ucap Anes, tanpa banyak bicara Alexa langsung menemui Daddy nya.
"Permisi dad maaf Alexa mau ngomong." Ucap Alexa, rekan-rekan Deandra menatap kagum kepada Alexa.
"Ada apa sayang?" Tanya Dean.
"Dad Alexa pulang ke rumah duluan ya, Alexa bosan disini gak sendirian kok ada Vani dan Ara juga." Ucap Alexa, Dean menatap Vani dan juga Ara.
"Oke kalian hati-hati kalau ada apa-apa kabari Daddy oke." Ucap Deandra, mana bisa ia menolak keinginan putrinya.
"Oke Daddy tenang saja Alexa gak akan kenapa-kenapa kok." Ucap Alexa, Deandra pun mengangguk dan tersenyum manis kepada Alexa.
Setelah kepergian Alexa Alden menemui sang mommy, dan Anes menatap putra tampan nya.
"Ada apa boy?" Tanya Anes.
"Alexa mana mom?" Tanya Alden.
__ADS_1
"Alexa pulang kenapa?" Ucap Anes.
"Pulang? Kapan kok aku gak tahu?" Ucap Alden.
"Tadi Alexa ijin ke mommy dan Daddy, kamu juga kan lagi sibuk sama teman-teman kamu jadi gimana Alexa mau ijin.
"CK, yasudah kalau begitu aku balik ke temen-temen aku." Ucap Alden, Anes mengangguk.
Waktu sudah semakin larut pesta pernikahan pun sudah selesai, Cya kembali ke kamarnya terlebih dahulu sementara Elang masih berbincang dengan teman-teman nya.
"Kak." Panggil Cya, meminta Anes untuk ke kamar nya.
"Ada apa sayang." Sahut Anes.
"Kak bisa ikut aku ke kamar gak? Aku gak bisa lepasin gaun nya sendiri." Ucap Cya.
"Loh emang Elang kemana?" Ucap Anes.
"Elang masih berbincang dengan teman-teman nya, kakak tolong aku." Ucap Cya, tapi kakak mau bantu kak Dean menyelesaikan pekerjaan nya." Ucap Anes beralasan.
"Kak sebentar kok gak lama." Ucap Cya.
"Gimana ya, apa kakak panggil Elang saja biar kamu gak kesulitan." Ucap Anes, mata Cya melotot mendengar perkataan Anes.
"kak gak usah kakak saja yang bantu aku." Ucap Cya.
"Ada apa?" Ucap Elang yang tiba-tiba muncul.
"Nah kebetulan Elang datang, ini El Cya gak bisa lepasin gaun pengantin nya sendiri. Tolong di bantuin ya kakak ada urusan." Ucap Anes, Elang tercengang begitupun dengan Cya.
"Hah, kak." Lirih Cya.
"Gak apa-apa kan sudah suami istri jadi aman-aman saja." Ucap Anes.
"t-tapi." Lirih Cya, namun Anes pergi begitu saja dari hadapan nya.
"Cya." Lirih Elang.
"Elang bisa tolong panggilkan pelayang saja tidak?" Tanya Cya.
"Tidak." Balas Elang, Cya terdiam dan mengigit bibir bawah.
"El ayolah." Ucap Cya.
"Kenapa bukankah yang dikatakan kak Anes itu benar, tidak apa-apa aku yang melepaskan nya toh kita sudah menikah." Ucap Elang, ahh sungguh saat ini Cya ingin sekali menenggelamkan diri kedalam tanah karena tatapan Elang yang membuat jantung nya bergemuruh.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊