
Keesokan harinya pagi-pagi sekali Alexa terbangun dan menatap langit-langit kamar nya, ia mengingat kejadian di taman saat dirinya melihat lelaki itu.
"Itu beneran dia kan? Atau mungkin aku yang salah melihat." Gumam nya lagi, saat Alexa bermonolog dengan dirinya sendiri Anes masuk kedalam kamar dan menatap putrinya yang masih bergelung dalam selimut.
"Loh anak gadis mommy kok belum bangun." Ucap Anes.
"Aku sudah bangun mom." Jawab Alexa.
"Benarkah, lalu kenapa kamu masih berbaring hmmm." Ucap Anes mengelus lembut kepala Alexa.
"Gak apa-apa aku hanya enggan untuk bangun." Ucap Alexa.
"Ck, kenapa hmmm kamu sakit atau tidak enak badan?" Tanya Anes.
"Ahhh, tidak bukan karena itu mommy." Ucap Alexa.
"Lalu karena apa?" Udap Anes.
"Ah sudahlah mommy terlalu kepo sebaiknya aku mandi saja." Ucap Alexa, Anes tertawa kecil mendengar perkataan putrinya.
"Mandi yang cepat di bawah sudah ada Vani dan Ara yang menunggu." Ucap Anes, membuat Alexa yang sudah menutup pintu kamar mandi kembali membuka pintu kamar mandi nya.
"Apa?!" Pekik nya.
"Ya Ara dan Vani sudah menunggu kamu di bawah." Ucap Anes.
"Waaah daebak, mereka bahkan tidak mengabari aku dulu sebelum datang kesini?" Ujar nya lagi, kali ini Alexa benar-benar kesal kepada kedua sahabatnya.
"Jangan banyak bicara segera selesaikan kegiatan kamu dan turun ke bawah, jangan membuat mereka menunggu lebih lama lagi!" Tegas Anes, Alexa mendengus mendengar perkataan mommy.
"Siap ndoro ratu siap." Ucap Alexa, Anes tersenyum saat pintu kamar mandi kembali tertutup.
Anes berjalan menuju ruang ganti dan menyiapkan pakaian untuk putrinya, sementara di ruang tamu terlihat Ara dan Vani duduk berdampingan.
__ADS_1
"Ra kira-kira Alexa marah gak ya kita kesini gak bilang dulu." Ucap Vani.
"Marah si kayak nya enggak kak, paling nanti dia ngoceh ngasi petuah buat kita berdua." Ucap Ara, Vani tertawa mendengar perkataan Ara.
"Ra kalo ngomong hati-hati, nanti kalau Alexa dengar aku jamin si dia bakal ngoceh gak berhenti." Ucap Vani, Ara pun tertawa kecil menanggapi perkataan Vani.
"Kak kita mau kemana ya? Aku bosan di rumah Mulu, lagian kita juga lagi libur." Ucap Ara.
"Kita naik gunung saja bagaimana Ra?" Tanya Vani.
"Cih, yakin kak Alexa mau ikut?" Ucap Ara.
"Ya yakin gak yakin si, tapi kamu jangan lupa siapa Alexa dia gak akan mau terlihat lemah Ra." Ucap Vani.
"Ya iya juga si kak bener." Ucap Ara.
"Yasudah kalau begitu kita bicarakan dulu dengan kak Alexa." Ucap Vani, Ara pun mengangguk menyetujui perkataan Vani.
"Gak apa-apa tante lagian salah kita berdua juga kesini gak kasih tahu Alexa, jadi sudah resiko nya kalau kita harus menunggu." Ucap Vani.
"Iya, gak apa-apa tante senang kalau kalian mau main kesini." Ucap Anes, dan tak lama kemudian Alexa pun turun dengan penampilan nya yang selalu membuat orang lain terkagum-kagum.
"Kalian kenapa gak ngasi tahu dulu si, jadikan gak harus nunggu aku." Ucap Alexa.
"Gak apa-apa xa kita sengaja kok mau nunggu kamu, lagian kan biasanya kamu yang nunggu kita." Ucap Vani.
"Iya kak gak apa-apa, lagian kita juga mendadak kok bikin acara nya." Ucap Ara.
"Yasudah Alexa kamu bersama teman kamu ya mommy masuk kedalam." Ucap Anes.
"Mom aku mau langsung pamit ya biar nanti gak usah nyari mommy buat pamit." Ucap Alexa.
"Iya sayang, kalian hati-hati ya tetap waspada." Ucap Anes.
__ADS_1
"Iya mommy." Balas Alexa.
"Yasudah mommy masuk." Ucap Anes, Alexa dan Ara pun mengangguk.
"Kita mau kemana?" Tanya Alexa, setelah Anes meninggalkan mereka bertiga.
"Kemana saja intinya aku ingin kita pergi healing." Ucap Vani.
"Ya oke kita healing, tapi kemana?" Ucap Alexa lagi.
"Yee dibilang kemana saja juga." Ucap Vani, Alexa memicingkan matanya menatap Vani.
"Jangan bilang kalau kita belum ada tujuan yg pasti?" Ucap Alexa.
"Sok tahu, sudah ayok ikut saja gak usah banyak protes." Ucap Vani, Ara tersenyum melihat Vani dan Alexa yang berjalan keluar dari rumah.
.
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊
__ADS_1