Cinta Tuan Muda

Cinta Tuan Muda
Epson 138


__ADS_3

Deandra yang saat itu sudah sampai di rumah mencari keberadaan Anes, lelaki itu langsung naik ke kamar nya dan menatap kamar yang terlihat kosong. Deandra berjalan ke ruangan lain untuk menemukan istrinya, namun masih tidak ada juga.


"Sayang." Panggil Deandra.


"Aneska." Panggil nya lagi, lelaki itu mulai terlihat panik Dean berjalan mencari Anes ke semua ruangan yang ada di rumah nya.


"Aneska." Panggil Deandra.


"Permisi tuan maaf nona sedang pergi keluar tuan." Ucap seorang kepala pelayan.


"Pergi keluar dengan siapa?" Tanya nya.


"Bersama Ike dan suster tuan." Jawab nya, Deandra pun menghela nafasnya ia merasa tenang karena Anes tidak pergi seorang diri.


Saat Deandra akan kembali ke kamar nya ia mendengar suara Anes yang mulai memasuki rumah, lelaki itu berdiri dengan melipat kedua tangannya.


"Kamu sudah pulang." Ucap Anes menghampiri Dean dan memeluk suaminya.


"Dari mana saja kamu hmmm." Ucap Deandra mencubit gemas hidung Anes.


"Aku baru saja membuat kejutan untuk Jordan dan Nana, Ike kamu minta Nana untuk berhenti dan bersiap-siap oke." Ucap Anes kepada suaminya, lalu berkata kepada Ike.


"Baik nona." Balas Ike, Ike dan suster pun pergi untuk menemui Nana.


"Sudah puas bermain nya hmmm." Ucap Deandra lagi.


"Belum masih ada nanti malam." Balas Anes, Dean tersenyum manis dan mengecup kening Anes.


"Ya baiklah kalau begitu kita bersiap-siap." Ucap Deandra, ia merangkul pinggang ramping Anes dan pergi ke kamar nya.


Di tempat lain terlihat Joe yang sedang menatap pantai yang tadi di dekorasi oleh Anes, Ike dan suster, lelaki itu tersenyum lucu mengetahui kelakuan nona nya.


"Nona bagaimana mungkin ada laki-laki yang menolak anda jika mengetahui anda adalah orang yang baik, pengertian dan mengutamakan kebahagiaan orang lain." Gumam Joe, ia sengaja pergi ke tempat itu untuk menyiapkan tempat persembunyian yang aman dan nyaman untuk nona muda nya.


Joe terdiam disana untuk menunggu nona dan tuan muda nya, tak lupa Ike dan suster yang ikut andil dalam hal itu.


Anes, Deandra, Ike dan suster pergi lebih dulu dari rumah, sebelum pergi Ika menyiapkan pakaian untuk Nana dan meminta Nana memakai nya.


"Kalian sudah siap?" Tanya Anes.


"Siap nona." Balas Ike dan suster.


"Baiklah kita pergi sekarang." Ucap Anes, Deandra tertawa melihat wajah bahagia Anes.


Sementara di tempat lain terlihat Nana yang menatap bingung baju yang di siapkan oleh Ike, Nana merasa heran karena Ike meninggalkan dirinya dan pergi lebih dulu dengan nona nya.


"Yang ngadain acara makan malam kan nona kenapa aku ikut berpakaian rapi." Gumam nya.


Nana mengingat perkataan Ike jika semua itu permintaan nona nya, mau tidak mau Nana mengikuti keinginan nona dan Ike.


Selama Nana bersiap-siap Joe menghubungi Jordan dan meminta Jordan untuk datang ke pantai, dengan alibi untuk merayakan hari kebahagiaan Anes dan mau tak mau Jordan menurutinya.


"Selamat malam nona." Sapa Joe, saat melihat Anes dan yang lainnya sudah sampai.


"Malam Joe bagaimana semuanya sudah selesai?" Tanya Anes.


"Sudah nona kita akan menunggu disini agar tidak ketahuan oleh mereka." Ucap Joe.

__ADS_1


"Kenapa kita malah seperti orang yang sedang piknik." Ceplos Ike.


"Ya kita memang piknik untuk merayakan kebersamaan Jordan dan Nana, untuk yang jomblo harap sabar." Ucap Deandra, Ike menatap tuan nya dengan kesal.


"Tuan asal tuan tahu Ike bukan jomblo hanya sedang menunggu jodoh datang saja." Ujar nya.


"Menunggu saja jika tidak ada usaha bagaimana mau datang, sehari-hari kamu saja hanya diam di rumah." Cibir Deandra.


"Ike di rumah kan kerja tuan." Ucap Ike.


"Kerja teros sekali-kali keluar gak apa-apa ke, kamu itu masih gadis jangan seperti itu emak-emak." Ucap Deandra, Anes dan Joe tertawa begitupun dengan suster.


"Ya kan tadinya Ike diam di rumah berharap tuan jatuh cinta eaaaaaakkkk, ya iya si tuan jatuh cinta kepada nona." Ujar nya, Anes semakin dibuat tertawa lepas oleh kelakuan Ike.


"Lihatlah nona bahkan sangat bahagia mendengar itu." Ucap Ike,Anes yang terbiasa jika tertawa lepas memeluk Aleta kini digantikan oleh Ike yang selalu di peluk oleh Anes.


"Aku bahagia karena kamu bahagia." Ucap Anes.


"Sayang yang dipeluk aku jangan Ike." Protes Deandra.


"Kasian gak di peluk nona." Goda Ike, Joe menggelengkan kepalanya ia benar-benar tidak percaya jika Ike bisa mengambil hati Anes.


Di tempat lain terlihat Nana yang berjalan menyusuri pasir pantai, Ia menatap pemandangan indah di hadapannya hingga membuat Nana tidak sengaja menabrak seseorang.


"Ashhh." Desis Nana.


"Kamu gak apa-apa?" Tanya Jordan.


"Tuan Jo, saya tidak apa-apa tuan." Balas Nana, Jordan mengangguk dan melepaskan tangan nya yang memegang pundak Nana.


"Dimana Deandra dan Anes?" Tanya Jordan, Nana menatap Jordan dengan tanda tanya.


"Na." Panggil Jordan.


"Emmm." Sahut Nana, hingga keduanya saling bertatapan.


"Kamu cantik." Ujar nya, blush pipi Nana merona mendengar perkataan Jordan.


"Terimakasih tuan." Ujar nya, Jordan menatap sekeliling sepertinya ini memang di siapkan oleh Anes dan Deandra.


"Na." Panggil Jordan lagi, Nana menoleh menatap manik mata Jordan.


"Ada apa?" Tanya Nana.


"Apakah kamu tidak mersa jika semua ini disiapkan untuk kita, maksud aku untuk aku dan kamu." Ucap Jordan, Nana mengalihkan pandangan menatap dekorasi pantai yang memang seperti sengaja di dekorasi seperti itu.


"Si Jordan banyak ngomong langsung aja kenapa." Ucap Joe.


"Jomblo diam saja kenapa, kamu tidak tahu berapa gugupnya kita para jantan untuk mengungkapkan perasaan." Ucap Deandra, Joe mendecih mendengar perkataan tuan muda nya.


"Sepertinya memang begitu." Ucap Nana membalas perkataan Jordan, Jordan meraih tangan Nana dan menggenggam nya membuat Ike, suster dan Anes kegirangan saling menggenggam erat tangan satu sama lain.


"Na malam ini di tempat ini sekali lagi saya akan mengungkapkan perasaan saya kepada kamu, dan jika kali ini kamu masih berpikir untuk menolak saya maka saya akan memutuskan untuk pergi dan tidak akan pernah mengganggu kamu lagi." Ucap Jordan, Nana tercengang inikah puncak dari kesabaran Jordan menunggu nya selama ini.


"Saya mencintai kamu tulus na saya tidak peduli apa yang akan orang katakan tentang kamu, karena bagi saya kamu adalah wanita yang selama ini saya cari. Saya mau berjalan bersama kamu, saya akan selalu di samping kamu na saya janji saya tidak akan meninggalkan kamu. Terima saya na saya mohon." Ucap Jordan, dan saat itulah tulisan *WILL YOU MARRY ME* menyala, hal itu membuat air mata Nana menetes dari kelopak matanya.


"Seperti tulisan itu na Will you marry me?" Tanya Jordan, dengan sedikit meyakinkan diri Nana mengangguk.

__ADS_1


"Emhhh, yes i Will." Ucap Nana, membuat Deandra, Anes, Ike, Joe, dan suster bersorak membuat Jordan dan Nana terkejut.


"Finally." Teriak orang-orang yang bersembunyi, Jordan dan Nana menoleh menatap nona dan tuan muda nya.


"Aaaa akhirnya Nana ku sudah tidak jomblo lagi, tidak sia-sia usahaku siang-siang mendekorasi pantai." Ucap Ike, Anes tertawa kecil mendengar perkataan Ike.


"Selamat bro akhirnya kamu di terima juga." Ucap Joe.


Semua orang terlihat bahagia sekali malam ini, merekapun memutuskan untuk makan malam bersama disana untuk merayakan keberhasilan Jordan dalam meyakinkan Nana.


.


.


.


.


.


.


.


.


Deandra



Aneska



Jordan



Nana



Joe



Ike



Suster/Lia



Dekorasi tempat


__ADS_1


Happy reading 🤗 😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊


__ADS_2