Cinta Tuan Muda

Cinta Tuan Muda
Epson 170


__ADS_3

Deandra masuk kedalam ruang bersalin dan melihat Anes yang menangis kesakitan, Dean langsung menghampiri Anes dan mengecupi setiap inci wajah cantik Anes yang terlihat pucat.


"Sayang kamu kuat ya kamu bisa ayok aku yakin kamu bisa honey." Ucap Deandra.


"Sakit Dean gak kuat aku gak kuat." Lirih Anes.


"Gak sayang kamu kuat ayok kamu pasti bisa." Ucap Deandra.


"Tuan." Panggil dokter bersalin menghampiri Deandra.


"Ada apa dok?" Tanya Dean.


"Melihat kondisi nona saat ini sangat tidak memungkinkan untuk melahirkan normal, apalagi bayi nya kembar itu sangat beresiko tinggi terhadap keselamatan bayi dan ibunya." Ucap dokter.


"Dok lakukan apapun yang terbaik untuk istri saya." Ucap Deandra.


"Dean jangan Dean aku ingin melahirkan normal." Lirih Anes.


"Enggak nes aku gak bisa korbanin salah satu dari kalian." Ucap Deandra.


"Dean hiks, aku ingin melahirkan normal Dean." Lirih Anes, Deandra menggelengkan kepalanya dan mengecup kening Anes.


"Enggak sayang kamu gak bisa melahirkan normal." Ucap Deandra.


"Aaaaaa sakit huh huh." Lirih Anes, karena Anes yang sejak tadi terus berteriak dan kesakitan membuat dokter buru-buru menyiapkan peralatan operasi untuk Anes.


"Dok jangan." Lirih Anes.


"Nona." Ucap dokter, dan saat dokter akan mulai semuanya mereka di kejutkan dengan kepala bayi yang sudah terlihat di area tertentu Anes.


"Dok bayinya sudah mau keluar." Teriak Anes.


"Dok bagaimana?" Tanya Dean, dokter menghela nafasnya lalu memberikan arahan kepada Anes.


"Aaaaa." Teriak Anes, wanita itu mengigit bahu Deandra membuat suaminya hanya bisa meringis saja.


"Mommy." Teriak Anes.


"Mommy maafin Anes hiks mommy maaf, daddy maafin Anes." Lirih nya, hingga suara tangis kedua bayi itu terdengar begitu nyaring di dalam ruangan yang tertutup.


Dokter menatap takjub kedua bayi itu ini adalah suatu anugerah terindah dari Tuhan untuk Anes, wanita yang semula di prediksi tidak bisa melahirkan secara normal itu ternyata mampu membuat kedua bayi mungil melihat dunia dengan normal.


"Sayang." Lirih Deandra.


"Dean anak kita anak kita baik-baik saja kan." Lirih nya.


"Iya honey anak kita baik-baik saja." Ucap Dean, tampilan lelaki itu sudah kacau karena ulah Anes.


"Tuan selamat bayi anda sepasang laki-laki dan perempuan." Ucap dokter, membuat Dean menatap kedua bayi itu.


"Nes anak kita lucu sekali." Ucap Deandra, Anes mengedip-ngedipkan matanya merasa tak percaya.


Deandra mengadzani satu persatu anak nya, setelah itu Dean keluar dari ruang bersalin dengan keringat yang membasahi wajahnya, mama dan mom Dea menatap Deandra.


"Bagaimana keadaan Anes?" Tanya mom Dea, hanya Anes yang ada di ingatan nya saat ini.

__ADS_1


"Mom." Lirih Dean, lelaki itu langsung memeluk mom Dea dengan air mata yang mengalir di pipinya.


"Dean Anes baik-baik saja kan." Ucap mom Dea, yang ikut menangis.


"Hmmm, Anes baik-baik saja terimakasih karena mommy sudah melahirkan anak sebaik dan sekuat Anes. Dean berhutang banyak kepada mommy dan Daddy yang sudah berhasil membesarkan Anes dengan baik, sampai akhirnya Anes menjadi istri Deandra." Lirih Dean, membuat mom Dea tersenyum manis dan mengusap punggung nya.


"Mommy juga ingin mengucapkan terimakasih kepada kamu karena sudah menjadi suami yang baik untuk putri mommy, kamu selalu menjaga dan menyayangi Anes kamu memberikan semuanya kepada Anes terimakasih." Ucap mom Dea, Cya wanita itu hanya bisa diam Nana ingin tertawa melihat keadaan Cya gadis cantik itu belum berganti pakaian.


"Ma." Lirih Dean memeluk mama nya.


"Selamat untuk kamu ya nak selamat." Ucap mama, Deandra mengangguk mendengar perkataan mama.


...


Malam hari Anes sudah di pindahkan ke kamar rawat nya, Cya dengan setia menemani Anes yang baru selesai melahirkan kedua adik nya.


"Kak apakah kakak lapar?" Tanya Cya, Anes mengangguk ia memang merasa sangat lapar sekali.


"Sangat lapar." Lirih Anes.


"Cya akan membeli makanan untuk kakak tunggu sebentar." Ucap nya, Anes dan Deandra mengangguk dan tersenyum manis.


"Sayang siapa dia?" Tanya mom Dea.


"Itu Cya mom dia adik sepupunya Dean." Ucap Anes.


"Dia terlihat begitu menyayangi kamu nak, saat mommy baru saja tiba di rumah sakit mom melihat dia memakai pakaian yang robek di bagian pundak nya apakah itu perbuatan kamu." Ucap mom Dea, Nana menunduk mengulum bibir nya. Ya Nana belum pulang karena menunggu Jordan yang akan menjemputnya.


"Iya dia memang baik dan penurut." Balas Anes.


"Iya dad." Ucap Anes.


"Bagus kamu harus menyayangi dia dengan tulus ya nak, perlakuan dia dengan baik jangan pernah membedakan antara dia dan anak-anak kamu." Ucap dad Justin, Deandra terdiam mendengarkan percakapan Anes dan orang tuanya.


"Iya dad Anes juga menyayangi Cya." Ujar nya.


"Dad tahu kamu menyayangi nya mengingat kamu yang begitu menyukai anak kecil." Ucap dad Justin, Anes tersenyum dan mengangguk.


"Kalian sudah membuat nama untuk anak kalian?" Tanya tuan Gavriel.


"Hmmm, sudah pah." Jawab Deandra.


"Apa nama anak kalian?" Tanya papa Dean.


"Namanya Alden Livano Gavriel dan Alexa Liona Gavriel pah." Ucap Deandra, dad Justin mengangguk puas mendengar nama cucu kembar nya.


"Nama yang bagus." Balas mom Dea dan mama Deandra.


"Kenapa kalian tersenyum?" Tanya Cya, saat kembali dari membeli makanan.


"Cya ketinggalan berita tentang nama baby twins." Ucap Nana.


"Hah? Benarkah siapa namanya?" Tanya Cya.


"Namanya rahasia." Goda Anes.

__ADS_1


"Kakak siapa namanya?" Tanya Cya lagi.


"Namanya Alden dan Alexa Cya." Ucap Deandra, mata Cya seketika berbinar mendengar nama bayi kembar yang baru saja terlahir.


"Oke Alden dan Alexa perkenalkan kakak Lucya yang cantik, lucu, dan menggemaskan menurut mommy kalian." Ujar nya dengan percaya diri, mom Dea dan dad Justin tertawa kecil mendengar perkataan Cya.


"Selamat malam semuanya maaf saya terlambat." Ucap Jordan, membuat semua orang menoleh.


"Hai Jo." Sapa Anes.


"Hai nes." Jawab Jordan, Nana tersenyum melihat kehadiran suaminya.


"Dean kenapa anakmu sangat lucu?" Tanya Jo.


"Ya karena Daddy nya juga lucu." Balas Deandra dengan percaya diri.


"Cih, lucu dari mana kau terkesan seperti robot yang selalu memberikan banyak pekerjaan untukku dan Joe." Ucap Jordan, para orang tua pun tertawa mendengar nya.


"Itu sudah tugas kalian." Jawab nya santai.


"Ck, aku berdoa semua anakmu tidak seperti Daddy nya yang menyebalkan." Ucap Jordan.


"Biar menyebalkan begini istriku cantik nya gak kaleng-kaleng kan." Ucap Deandra bangga, Nana dan Anes tertawa geli melihat perdebatan Dean dan Jordan.


"Istriku juga gak kaleng-kaleng." Ucap Jordan.


"Nana memang gak kaleng-kaleng tapi kau yang kaleng-kaleng." Ucap Deandra, membuat Jordan mendengus Dean benar-benar menyebalkan sekali.


Dirasa waktu semakin larut para keluarga pun berpamitan, Cya ngerengek tidak ingin pulang ia ingin menemani Anes. Namun Nana membujuk nya karena Cya bisa kembali besok saat pulang sekolah, akhirnya gadis cantik itupun menurut.


.


.


.


.


.


.


.


Aneska



Alden dan Alexa



Deandra


__ADS_1


Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊


__ADS_2