Cinta Tuan Muda

Cinta Tuan Muda
Epson 232


__ADS_3

Satu Minggu berlalu hari ini Alexa sudah mulai kembali ke sekolah nya, gadis cantik itu sama sekali tidak tertinggal mata pelajaran karena Alden dengan baik hati selalu menyalin tiap mata pelajaran di kelas nya.


Dan Alexa juga sangat berterima kasih atas itu, hari ini Alexa, Ara dan Vani memutuskan untuk pergi ke kantin karena ini sudah jam istirahat sekolah.


"Xa mau pesan apa?" Tanya Vani, ya Alexa dan Ara sudah seperti adik Vani yang selalu manja kepada Vani.


"Ada nya apa?" Tanya Alexa, Vani mendengus mendengar perkataan Alexa.


"Ada nya banyak yakali kamu mau pesen semua menu emang muat di perut kamu." Ucap Vani, Alexa tertawa kecil lalu menatap Vani.


"Samain aja sama kamu kalo punya aku." Ucap Alexa.


"Aku mau pesan bakso kamu mau emang?" Ucap Vani.


"Ya mau-mau aja si yang penting kan Vani yang bayar nya." Goda Alexa, sungguh tidak tahu diri Alexa saat mengetahui kebenaran tentang Vani.


"Iya yaampun ini Ara mau pesan apa?" Tanya Vani.


"Aku samain aja gak apa-apa kok." Ucap Ara, Vani mengangguk dan memesan makanan yang mereka inginkan kepada ibu kantin.


Setelah itu Vani berjalan menuju arah dan Alexa yang udah duduk di pojok kantin, ia duduk lalu menatap Alexa yang sedang memainkan sedotan.


"Siapa disini yang namanya Alexa." Ucap seorang gadis yang berasal dari kelas lain, Alexa menoleh dan menatap gadis itu sebut saja namanya x karena Alexa juga tidak mengenal orang itu.


"Siapa tuh kamu kenal xa?" Ucap Vani.


"Enggak aku gak kenal sama mereka kok." Ucap Alexa.


"Jawab siapa yang namanya Alexa." Ujar nya lagi, Alexa tak mempedulikan itu dan ia malah menyantap bakso yang di pesan oleh Vani tadi.


"I_itu Alexa yang duduk di pojok kak." Ucap adik kelas Alexa.


"Kamu yang namanya Alexa?" Ujar nya menghampiri Alexa.


"Emmm, apakah kita saling mengenal?" Ucap Alexa, mendengar perkataan Alexa membuat x cukup terkejut karena Alexa tidak tahu dan tidak mengenal dirinya.


"Cih, kamu gak tau siapa saya." Ujar nya, Alexa menggelengkan kepalanya dengan mulut yang masih mengunyah bakso.


"Tidak aku tidak tahu siapa kamu." Jawab nya, x mendecih mendengar perkataan Alexa lalu menggebrak meja membuat Ara dan Vani yang sedang fokus makan terkejut sampai tersedak.


"Uhukk-uhuukkk." Vani dan Ara pun terbatuk.


"Ini apaan si kalau mau ngobrol ya ngobrol saja gak usah gebrak meja gak tau apa kita lagi makan." Ucap Ara.


"Anak kecil diam saja bisa." Ucap X, membuat Ara mengepalkan tangannya.

__ADS_1


"Aku bukan anak kecil ya lagian kalian ini siapa kenapa nyari kak Alexa dengan cara tidak sopan." Ucap Ara.


"Cih, saya tidak ada urusan dengan kamu." Ujar nya.


"Oke kamu ada urusan dengan saya bukan, katakan apa yang ingin kamu bicarakan dengan saya." Ucap Alexa memasang wajah serius nya.


"Jauhi Alden." Ujar nya, membuat mata Alexa mengerjap mendengar perkataan itu.


"Loh kamu siapa minta aku jauhin Alden." Ucap Alexa, X dan teman-teman nya menatap sinis Alexa.


"Heh Alexa nurut aja kenapa lagian kamu itu cuma jadi beban buat Alden, kamu tahu selama kamu tidak masuk sekolah anak-anak banyak yang ngomongin kamu karena Alden selalu menyalin mata pelajaran hanya untuk kamu." Ucap teman X.


"Loh Alden saja tidak keberatan kenapa kalian keberatan, ini nih orang-orang yang tidak tahu masalah nya tapi sok tahu." Ucap Alexa, membuat x kesal.


"Jaga ucapan kamu ya lagian kamu itu gak pantes buat Alden." Ucap X.


"Dih yang mau sama Alden siapa hey memang gak ada cwo lain yang lebih ganteng dari Alden apa." Kekeh Alexa, membuat X dan geng nya tidak terima.


"Kamu_" Ucap nya menunjuk wajah Alexa, sementara Alexa tersenyum tipis.


"Alexa." Panggil Alden membuat semua orang di kantin menoleh termasuk Alexa dan Vani.


"Noh orang nya muncul." Ucap Alexa, X dan teman-teman nya terlihat merapikan penampilan nya.


"Balik ke kelas." Ucap Alden menghampiri Alexa.


Tetapi tentang beberapa teman nya yang berbicara tentang Alexa dan tentang kecantikan Alexa, Alden khawatir dengan Alexa maka dari itu ia meminta adik nya untuk masuk ke kelas.


"Yaudah yu xa kita ke kelas saja." Ucap Vani.


"Loh kalian udah selesai?" Ucap Alexa.


"Sudah dari tadi kok, ayok Ara." Ucap Vani ia menarik tangan Alexa dan Ara.


"Alden." Panggil x membuat Alden menoleh menatap x.


"Jangan ganggu Alexa lagi." Tegas Alden, membuat x dan temannya tercengang mendengar perkataan Alden.


"Alden apa-apa si lagian apa bagusnya coba si Alexa ga ada bagus-bagus nya sama sekali." Ucap X.


"Tapi Alexa memang secantik itu si wajar kalau Alden suka." Ucap teman X, mereka tidak tahu saja kalau Alexa dan Alden saudara kembar.


...


Sepulang dari sekolah Alexa langsung pulang begitupun dengan Alden yang pulang dengan mobil lain, dalam perjalanan Alexa menggerutu akibat para gadis yang mendekati Alden.

__ADS_1


Ya ia memang akan segera lulus tapi ia tak suka beberapa orang menatap dingin kepadanya, kedepannya Alexa tak ingin satu sekolah dengan Alden lagi tapi rasanya itu tidak mungkin.


"Kamu sudah pulang sayang?" Tanya Anes, ia melihat Alexa yang berjalan masuk kedalam rumah.


"Sudah mom." Balas Alexa.


"Dimana Alden?" Tanya Anes.


"Tidak tahu aku meninggalkan nya." Ucap Alexa tertawa kecil membuat Anes ikut tertawa.


"Yasudah kamu masuk kedalam kamar dan bersih-bersih setelah itu turun untuk makan." Ucap Anes, Alexa mengangguk dan berjalan menuju kamar nya.


Tidak lama kemudian Alden pulang Anes juga sama meminta putranya untuk bersih-bersih dan makan, setelah kedua anaknya selesai membersihkan diri merekapun memutuskan untuk makan.


"Bagaimana sekolah hari ini?" Tanya Anes, yang ikut duduk di ruang makan untuk menemani anak-anak nya.


"Menyenangkan." Ucap Alden.


"Tidak menyenangkan." Balas Alexa, membuat Anes mengerutkan keningnya.


"Ada apa hmmm, apakah ada yang menggangu kamu?" Tanya Anes lagi.


"Ya para fans Alden menghampiri aku dan meminta aku untuk menjauhi Alden." Ujar nya, Anes tertawa sementara Alden hanya diam saja.


"Lalu bagaimana?" Tanya Anes.


"Mom mereka mengira jika aku menyukai Alden padahal aku saja tidak menginginkan nya, dia kakakku tidak mungkin aku menyukainya." Grutu Alexa, Anes tertawa renyah mendengar ocehan putri nya dan meminta kedua anaknya untuk fokus makan saja.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊


__ADS_2