Cinta Tuan Muda

Cinta Tuan Muda
Memilukan


__ADS_3

Kini Sean dan Alysa sedang berenang di dalam laut karena keinginan Alysa yang ingin mandi mandi pantai,jika tidak dituruti pasti dia akan merajuk dan mengomel ngomel.Sean merasa ingatan Alysa telah pulih nyatanya aah sungguh miris.


"Sayang kita pulang yah,matahari mulai panas".Ucap Sean lembut dibalas anggukan oleh Alysa.


Sean menggendong Alysa menuju daratan,sampai nya ditepi pantai Sean dan Alysa memilih berganti pakaian di Hotel terdekat Pantai yang telah di siap kan.


Setelah berganti pakaian mereka bersiap untuk makan siang di resto dekat pantai itu,karena jam sudah menunjukan pukul 12:00 mereka memutus kan langsung pulang ke Mansion.


Dari perjalanan hingga sampai dirumah Alysa tak henti henti nya tersenyum membuat Sean keheranan melihat nya.


"Mengapa sedari tadi kau tersenyum sayang".Ucap Sean memeluk Alysa dari belakang.


"Eh, Aku hanya senang Sean bisa ke pantai".Ucap Alysa antusias.Dibalas kekehen geli oleh Sean.


"Jika kau suka! Aku akan buat kan tempat pemandian untuk mu seperti pantai".Ucap Sean mengecup pipi cubby Istri nya.


Alysa hanya diam dan tersenyum,Sean dan Alysa memutuskan untuk tidur karena kelelahan.Mereka tertidur hingga suara ketukan pintu di ketuk.


TOK...TOK...TOK..


"Sean Alysa".Panggil Mom Citra berkali kali.


Alysa mendengar sayup sayup orang memanggil nya pun terbangun dan melangkah ke pintu kamar dan membuka nya.


"Eh Mom ada apa".Ucap Alysa.


"Bangun sayang dan bersiap lah untuk makan malam".Ucap Mom Citra lembut.


"Baiklah Mom".Ucap Alysa terkejut di balas anggukan oleh Mom citra.


Setelah masuk kamar Alysa membangunkan Sean terlebih dahulu.Tapi yang di bangun kan tak kunjung bangun.


"Sean bangun! SEANN!!".Ucap Alysa berteriak.

__ADS_1


Sean yang terkejut pun langsung terbangun dan duduk membuka matanya lebar lebar.


"Ada apa sayang".Ucap Sean serak.


"Bangun Sean waktu nya makan malam".Ucap Alysa.


Setelah membangun kan Sean.Alysa melangkah masuk kedalam kamar mandi tanpa melihat seseorang mengikuti nya ikut masuk kedalam kamar mandi.


"Sayang jangan menggodaku".Ucap Sean berat melihat Alysa tidak menggunakan sehelai benang pun.


Sontak Alysa menoleh kebelakangnya dan berteriak sekencang kencang nya,yang membuat Sean menutup telinga nya.


"Sayang jangan teriak! Tidak usah malu Istriku bukan kah kita sering melakukan nya hemm".Ucap Sean menggendong Alysa masuk dalam bathup.


Sean mulai menyabuni Alysa mulai dari punggung,leher dan bagian depan,tangan itu awal nya biasa biasa saja tapi makin lama makin liar.


Sean membalikan tubuh Alysa menghadap nya menyuruh nya menyabuni punggung dan bagian depan nya.


Alysa mulai menyabun suami nya dari punggung hingga depan,tapi mata nya langsung ia tutup saat melihat pusaka itu berdiri tegak.


Alysa hanya diam menggosok punggung Sean.Tanpa sepengetahuan nya Sean membuka penampungan air yang ada di bathup membuat nya mengalir keluar.


Alysa meringis dan mengerang kenikmatan saat ada batang memasuki liang nya,sontak Alysa menjauh kan sedikit badan nya dari Sean.


"Sean".Ucap Alysa.


"Kenapa sayang".Ucap Sean.


"Lepas Sean mom sudah tunggu kita".Ucap Alysa.


Sean tak menjawab nya malah menyentakan bokong Alysa semakin dalam,mereka melakukan nya di dalam kamar mandi.


Setelah bersiap mereka makan malam bersama dalam keheningan dan becengkrama ria bersama keluarganya,setelah makan Alysa dan Sean membawa ketiga anak nya tidur malam bersama.

__ADS_1


Pagi hari.


Selesai makan pagi bersama Sean berpamitan kepada keluarganya dan bergegas pergi ke Kantor karena banyak tumpukan berkas yang ia tanda tangani.


Alysa yang melihat ada berkas di atas meja pun melihat nya dan menyusul ke kantor suaminya.


Sampai nya di kantor Alysa masuk keruang presdir.


TOK..TOK..


"Masuk".Ucap Sean dingin.


"Sean".Ucap Alysa.


"Sayang, ternyata kau".Ucap Sean manja melangkah mendekati Alysa dan memeluk nya.


"Aku mengantar berkas mu yang tertinggal di di rumah".Ucap Alysa menyodorkan berkas nya.


"Ah terima kasih sayang".Ucap Sean ******* bibir Alysa.


Tanpa sepengetahuan mereka ada sepasang mata melihat mereka dengan aurah kebencian.


"Lihat saja".Ucap nya licik.


"Ya sudah Sean aku pulang sekarang yah".Ucap Alysa.


"Okey sayang bye".Ucap Sean berat melepas Alysa,mencium kening Alysa.


Disaat Alysa sedang melewati ruangan sunyi,seseorang menikam nya dengan sebuah pisau.Alysa berteriak membuat para karyawan datang melihat nya alangkah kaget mereka melihat Nyonya Muda mereka berlumuran darah diperut nya tergeletak tak sadarkan diri.


Visual Sean.


__ADS_1


Visual Alysa.



__ADS_2