Cinta Tuan Muda

Cinta Tuan Muda
Epson 191


__ADS_3

Sore hari Joe baru pulang dari kantor nya dan itu bertepatan dengan Ike yang baru keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang melilit di tubuh nya, Joe yang melihat itu mematung di depan pintu dan menelan saliva nya.


Sementara Ike wanita itu belum menyadari keberadaan Joe dengan percaya diri berjalan menuju ruang ganti, disana Ike melepaskan handuk dari tubuhnya hingga terperosok di lantai.


Joe menutup pintu kamar dan menguncinya, lelaki itu melepaskan jas dan dasi nya karena merasa kepanasan dan lehernya seperti tercekik sesuatu yang meny*ksanya.


"Sayang." Panggil Joe, membuat Ike menoleh dan terkejut dengan kehadiran Joe di ambang pintu ruang ganti.


"Tu_eh sayang." Lirih Ike, wanita itu panik dan langsung mencari keberadaan handuk yang tadi ia lepaskan begitu saja.


Namun sayang sebelum Ike berhasil meraih handuk itu Joe lebih dulu mencengkeram tangan Ike dan menarik tubuh Ike kedalam pelukannya, Joe menyerang b*b*r Ike tanpa ampun sampai membuat Ike hampir kehabisan nafas.


"Huh...huh...huh." Ike dan Joe saling menatap, namun lagi-lagi Joe menyerang nya.


Joe mengangkat tubuh mungil Ike dan membuat Ike melingkarkan kakinya di pinggang Joe, hingga tanpa sadar kini keduanya sudah berada di atas kasur.


Joe yang sudah merasa tidak bisa menundanya lagi langsung melepas pakaian nya, dan akhirnya merekapun melakukan nya.


Ike menjerit keras karena rasa sakit di area tertentu, air matanya mengalir dari kelopak matanya. Joe yang melihat itu tersenyum puas akhirnya ia bisa memiliki Ike sepenuhnya.


"Sak_it euu*hhh." Lirih Ike menggeliat.


"Rileks honey." Bisik Joe membuat tubuh Ike merinding, pergerakan Joe benar-benar membuat Ike g*la rasa sakit yang tadi ia rasakan hilang seketika.


"Eung*gghh." Lenguh nya, Joe meninggalkan banyak karya di leher dan d*d* Ike.


Setelah cukup lama akhirnya Joe tumbang di atas tubuh Ike, Joe mengecup kening Ike dan menatap nya dengan wajah gembira.


"Thank you honey." Bisik Joe, namun Ike tak menghiraukan karena rasa lelah benar-benar membuat nya mengantuk.


Joe menutupi tubuh Ike dengan selimut lagi-lagi senyumnya muncul saat melihat bercak darah di sprei nya, Joe merasa g*la sekarang ia melihat jam yang menempel di dinding kamar nya sudah menunjukkan pukul 09:00 malam g*la ini benar-benar g*la.


Setelah selesai membersihkan tubuhnya Joe berjalan keluar kamar untuk makan malam, seorang pelayan menghampiri Joe menanyakan keberadaan Ike.


"Tuan apakah nona tidak ikut makan malam?" Tanya nya.


"Tidak nona sedang tidak enak badan, siapkan saja nanti aku akan membawanya ke kamar." Ucap Joe, pelayan itu mengernyit heran apakah nona nya benar-benar tidak enak badan?


Pasalnya sore tadi Ike baru saja kembali dari rumah Anes, ah mungkin Ike kelelahan karena pergi ke rumah Anes tanpa membawa mobil pikirnya.


...


Keesokan harinya Nana terbangun dari tidurnya dan merasa mual yang luar biasa, wanita itu berlari ke kamar nya dan memuntahkan semua isi perutnya.


"Hueek-hueeek." Kening nya sampai berkeringat dingin.

__ADS_1


"Sayang are you oke?" Tanya Jordan yang langsung berlari ke kamar mandi, saat mendengar suara Nana.


"Perut aku kok mual ya kaya_ hueekk-hueekk." Lagi-lagi Nana memuntahkan isi perutnya.


"Kita ke dokter oke kita pergi ke dokter." Ucap Jordan.


"Enggak deh kayaknya gak usah." Ucap Nana.


"Enggak ya kita harus pergi ke rumah sakit." Ucap Jordan.


Akhirnya mau tak mau Nana pun pergi ke rumah sakit bersama dengan suaminya, Jordan menggendong tubuh Nana membuat mami yang baru datang mengernyit.


"Loh jo Nana kenapa?" Tanya mami.


"Gak tahu ma tadi Nana muntah-muntah." Ucap Jordan.


"Yasudah kamu bawa Nana kerumah sakit Jo, hati-hati jangan sampai menantu mama kenapa-kenapa." Ucap mami, Jordan mengangguk dan langsung mengemudikan mobilnya menuju rumah sakit.


Dan setibanya di rumah sakit Nana langsung di periksa oleh dokter, betapa terkejutnya Nana dan Jordan saat dokter mengatakan jika saat ini Nana sedang mengandung dan usia kandungan nya kini sudah dua Minggu.


"Dok ini beneran kan istri saya hamil?" Tanya Jordan memastikan.


"Benar tuan usia kandungan nona saat ini baru dua Minggu, jadi saya harap tuan bisa membantu nona untuk menjaga kandungan dan kesehatan nya. Karena usia kandungan trimester pertama rawan mengalami keguguran tuan." Ucap dokter, Jordan langsung mengangguk lelaki itu mengecupi wajah Nana dengan air mata yang menetes.


Siang hari Anes datang ke rumah Nana bersama dengan suster dan kedua bayi nya, saat tahu kabar tentang kehamilan Nana disana Anes mengucapkan selamat kepada Nana.


"Selamat nya akhirnya ketagihan yang selama ini kamu ucapkan memberikan hasil yang baik." Ucap Anes.


"Terimakasih nona saya sangat tidak menyangka jika dia begitu cepat hadir disini." Ucap Nana mengelus perut nya.


"Kamu sudah memberi tahu Ike?" Tanya Anes.


"Saya sudah mencoba untuk menghubungi Ike tapi tidak bisa, di telpon tidak di jawab tapi saya sudah mengirim pesan kepada Ike." Balas Nana.


"Tumben sekali Ike tidak bisa di hubungi." Ucap Anes, Nana dan Anes langsung saling menatap satu sama lain.


"Apakah semalam Joe sudah melakukan nya kepada Ike?" Ucap Nana.


"Apakah itu ada hubungannya dengan Ike yang sulit untuk di hubungi." Ucap Anes.


"Bisa jadi Ike merasa tubuhnya remuk sekarang." Ucap suster, mereka tertawa senang jika memang Joe melakukan itu kepada Ike.


Dan tidak lama kemudian Ike muncul dengan pakaian yang sedikit aneh, wanita itu masuk ke kamar Nana untuk menemui yang lainnya.


"Apakah diluar hujan?" Tanya Anes, melihat Ike yang memakai dress panjang dan melilitkan shall di leher nya.

__ADS_1


"Tidak." Jawab Ike.


"Kamu sakit?" Tanya Nana, semua orang mengulum bibir nya.


"Tidak juga." Balas Ike, Anes mengernyit heran dengan sikap Ike.


"Kenapa kamu terlihat seperti kelelahan apakah kamu mengerjakan banyak pekerjaan hari ini?" Ucap Anes.


"Bisa dibilang begitu nona." Jawab nya, Anes dan yang lain pun tertawa membuat Ike bingung.


"Kenapa kalian tertawa?" Tanya Ike.


"Bagaimana rasanya." Ceplos Nana to the points, membuat wajah Ike merona.


"Rasa apa sarapanku? Tentu saja enak." Jawab Ike.


"Sudah lah semoga itu segera membuahkan hasil yang baik." Hanya itu yang keluar dari mulut Anes.


"Na selamat ya akhirnya kamu hamil semoga bayi dan ibunya sehat-sehat ya." Ucap Ike, Nana mengangguk dan tersenyum manis kepada Ike.


"Hmmm, terimakasih Ike ku sayang." Ucap Nana, Ike mengangguk dan tiba-tiba saja wanita itu berdiri.


"Ahhh aku haus sekali." Ujar nya, Anes dan Nana menatap cara Ike berjalan.


"Tunggu kenapa jalan kamu seperti pinguin?" Ceplos Nana, Ike pun tertawa kecil ia bingung harus menyembunyikan nya dengan cara apa lagi.


Hingga akhirnya Ike hanya bisa mengangguk pasrah saat Nana berkata seperti itu, dan Nana tertawa lepas akhirnya Ike merasakan apa yang ia rasakan dulu.


.


.


.


.


.


.


.


.


Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊

__ADS_1


__ADS_2