Cinta Tuan Muda

Cinta Tuan Muda
Epson 59


__ADS_3

Satu Minggu berlalu hari ini Dean ada pertemuan dengan klien nya di sebuah restoran, Dean sengaja mengajak Joe dan Jordan yang akan menemani nya.


Setelah selesai membicarakan tentang bisnis, klien Deandra pergi lebih dulu sementara Dean dan kedua sahabatnya masih berada di restoran itu.


Satu lagi semenjak Deandra sering mengajak Anes ke kantor nya, hubungan Anes dan Dean semakin membaik dan kedua terlihat lebih dekat meskipun Dean dan Anes belum mengungkapkan perasaan nya satu sama lain.


"Jo kapan kamu nikah." Ucap Joe tiba-tiba bertanya.


"Gak mau lah aku, kalau di jodohkan dengan wanita seperti Anes si gak perlu di paksa maju paling depan." Ucap Jordan.


"Ya coba saja kamu minta Dean untuk fotocopy Anes, lumayan kan Jo bisa kembaran." Ucap Joe.


"Eh ngomong-ngomong bukannya si Anes punya kembaran nya, cakep kali boleh lah de sama adik ipar." Ucap Jordan, yang tidak tahu jika adik kembar Anes seorang laki-laki.


"Hmmm, ada noh." Ucap Deandra, sementara Joe tertawa kecil Joe sudah tahu jika adik kembar Anes itu laki-laki.


"Bagi kontak nya lah de." Ucap Jordan, Deandra tidak menggubris lelaki itu sedang sibuk dengan ponselnya.


****Pesan chat*


Deandra***: Sedang apa?


Anes: Sedang bekerja, memangnya sedang apa lagi.


Deandra: Masih di ruang kerja? Ini sudah waktunya makan siang.


Anes: Tidak, aku sedang berada di ruang pemotretan.


Deandra:. Ngapain?


Anes: Menemani Axel mengawasi model-model, kamu sendiri sedang apa?


Deandra: Baru selesai meeting dengan klien.


Anes: Ooh, yasudah kalau begitu. Semangat kerja nya.


Dean tidak lagi membalas pesan dari Anes, saat tidak mendengar kedua sahabatnya berbicara. Dean menatap Joe dan Jordan yang menatap nya tanpa suara.


"Kenapa ngeliatin saya seperti itu?" Tanya Dean.


"Sudah akrab dengan nona muda lupa kalau ini di ruangan terbuka bos, kita dari tadi ngomong gak di respon." Ucap Jordan.


"Sorry sorry, tadi ngomong apa Jo?" Tanya Dean.


"Bagi nomor telepon kembaran nya Anes." Ucap Jordan, Deandra mengernyit heran.


"Untuk apa?" Tanya Dean.


"Ya untuk pdkt lah de, aku ingin wanita yang seperti Anes." Ucap Jordan, Deandra tertawa kecil mendengar perkataan Jordan.


"Kamu tahu Alexi Jo?" Tanya Deandra.


"Tahu putra bungsu Justin Abrisham kan." Ucap Jordan.


"Ya itu kembaran nya Anes, kamu g*la mau nikahin Alexi? Dia sudah mau menikah Jo." Ucap Deandra, Jordan tercengang mendengar perkataan Dean.


"Jangan bercanda de, adik kembarnya Anes cewek kan." Ucap Jordan.

__ADS_1


"Jordan Anes itu hanya memiliki satu adik dan satu kakak, kamu gimana sih bisa-bisanya tidak tahu tentang Anes." Ucap Deandra, Jordan merengut masam ia tidak menyangka ternyata Anes bibit unggul wanita satu-satunya.


Saat ketiga lelaki itu sedang berbincang tiba-tiba saja ada yang menghampiri mereka, dan memeluk Deandra dari belakang.


"Andra." Ucap wanita itu, Joe dan Jordan terbelalak sementara Deandra mematung mendengar suara wanita yang di kenal nya.


"Intan Joe." Lirih Jordan, Dean merasa tidak nyaman karena Intan memeluk nya.


"Sorry Tan bisa di lepas." Ucap Dean, Intan mengangguk dan melepaskan tangan nya yang memeluk leher Deandra.


"Andra kamu kemana saja kenapa kamu tidak menemui aku hmmm, aku tahu kamu pasti sudah lebih dulu mengetahui jika aku sudah kembali." Ucap Intan, mata wanita itu menatap Dean dengan lembut.


"Maaf akhir-akhir ini saya sedang sibuk." Ucap Deandra.


"Enggak apa-apa yang penting kita bertemu disini." Ucap Intan, wanita itu menggandeng tangan Dean.


Melihat tatapan Jordan yang menatap tangan Dean di gandeng oleh Intan, membuat Dean tiba-tiba teringat jika salah satu sahabat nya itu selalu menginginkan wanita seperti Anes.


Dengan cepat Deandra melepaskan tangan nya dari gandengan Intan, Intan mengernyit heran kenapa sikap Deandra berubah.


"Kamu kenapa?" Tanya Intan.


"Maaf tan tangan seperti itu." Ucap Deandra.


"Ya tapi kenapa Andra, kamu kenapa si sikap kamu aneh sekali." Ucap Intan.


"Enggak aku gak apa-apa." Ucap Deandra.


"Kamu sudah ada wanita lain?" Tanya Intan, Dean baru saja ingin menjawab tapi tiba-tiba saja ponselnya berdering.


****Panggilan telepon*


Deandra***: Hallo...


Anes: Hallo Dean kamu lagi dimana?


Deandra: Saya masih di tempat meeting, ada apa?


Anes: De cepat pulang de.


Deandra: Kenapa kamu kangen saya?


Anes: Dean ini bukan waktunya bercanda!


Deandra: Oke-oke ada apa?


Anes: Kenzie hilang de, tadi Ike nelpon aku sambil nangis-nangis.


Deandra: Apa? Bagaimana bisa hilang si?


Anes: Ya aku gak tahu, pas aku sampai rumah saja Ike, Liza dan suster lagi nangis dan panik.


Deandra: Suster kerja nya ngapain saja sampai Kenzie hilang?


Anes: Dean tadi Kenzie pergi dengan Liza, dan Liza melarang suster untuk ikut!


Deandra: oke, kamu tenang saya pulang sekarang.

__ADS_1


Dean mematikan panggilan telepon nya, Intan menatap Dean yang Intan tangkap hanya perkataan Dean yang mengatakan (kamu kangen saya).


"Dean ada apa?" Tanya Jordan.


"Kenzie hilang Jo." Ucap Deandra.


"Hah apa? Bagaimana bisa hilang?" Tanya Jordan.


"Gak tau deh saya pusing Jo, saya harus langsung pulang." Ucap Deandra.


"Dean aku boleh ikut?" Tanya Intan.


"Gak usah Tan, aku gak mau repotin kamu aku pulang dulu." Ucap Deandra, pikiran Intan melayang kesana-kemari.


Intan berpikir apakah Dean sudah akrab dengan Liza, yang Intan pikirkan sekarang itu hanya Dean, Liza dan Kenzie.


Sore hari Dean sampai di rumah dia melihat Ike dan suster yang berdiri di hadapan Liza, Dean berjalan mendekati Liza.


"Dimana Kenzie?" Tanya Deandra.


"Dean Kenzie di culik laki-laki itu." Lirih Liza, mata Deandra melotot menatap Liza.


"Sudah saya katakan Liza jangan ajak Kenzie pergi tanpa suster, mama sedang tidak ada kamu malah bertingkah seenaknya." Bentak Deandra.


"Dean maaf Dean aku mohon maafin aku." Ucap Liza.


"Kamu tahu bagaimana sayang nya mama, papa Anes dan saya kepada Kenzie. Kamu sebagai ibu kalau tidak bisa mengurus anak kamu, setidaknya jangan membuat anak kamu berada dalam bahaya." Teriak Deandra, tunggu menyebut nama Anes kenapa Anes tidak ada di antara Liza, Ike, dan suster.


Deandra berlari ke kamar nya membuat Ike dan suster menatap tuan muda nya, tidak lama Dean kembali turun.


Dean mendekati suster dan Ike, Joe dan Jordan mencoba untuk menenangkan Deandra. Mereka tidak ingin Dean lepas kontrol.


"De tenang dulu de." Ucap Joe.


"Dimana Anes?" Tanya Dean, membuat Ike dan suster menunduk dalam.


"Ike jawab saya dimana Anes?" Teriak Deandra.


"Tu_tuan nona Anes pergi mencari tuan muda Kenzie, karena ta_tadi laki-laki yang menculik tuan muda menghubungi nona Liza." Ucap Ike.


Damn, Deandra semakin dibuat kalang kabut kemana Anes pergi. Dean menatap Liza dengan b*nci Deandra semakin tidak menyukai wanita itu.


.


.


.


.


.


.


.


Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊

__ADS_1


__ADS_2