Cinta Tuan Muda

Cinta Tuan Muda
Epson 253


__ADS_3

Saat jam istirahat tiba Vani dan Alexa berniat untuk pergi ke kantin, namun di perjalanan menuju kantin mereka di hadang oleh Ajeng dan teman-teman nya.


Vani yang tidak menyukai sikap Ajeng pun menatap tajam Ajeng dan yang lainnya, sementara Ajeng tidak terima dengan tatapan Vani yang terkesan seperti sedang mengintimidasi.


"Kenapa kamu natap kami seperti itu?" Tanya Ajeng.


"Harusnya aku yang nanya ngapain kamu ngalangin jalan aku dan Alexa?" Ucap Vani.


"Aku ga ngalangin jalan kamu kali, aku di sini ada urusan sama BESTie kamu yang suka kegatelan." Ucap Ajeng, Alexa tersenyum sinis mendengar perkataan Ajeng.


"Jeng kamu gak cape apa kaya gini terus? Gak ada gunanya kamu ngejar aku, minta aku jauhin Alden itu gak ada gunanya jeng." Ucap Alexa.


"Ada kok gunanya, kalau kamu gak kegatelan Alden juga gak bakal mau deket sama kamu." Ucap Ajeng.


"Udah deh jeng aku males kalo harus kaya gini, aku dan Alden itu gak bakal bisa jauh. Lagian kamu sebagai cewek harus nya punya harga diri, jangan ngejar cowok yang jelas-jelas gak mau sama kamu." Ucap Alexa, membuat Ajeng geram dan berniat untuk mendorong Alexa namun tiba-tiba.


"Jangan sentuh Alexa." Ucap Alden memegang erat tangan Ajeng.


"Awhh, honey sakit kamu apa-apaan si kenapa kamu terus belain dia?" Ucap Ajeng.


"Cukup ya jeng, kita tuh gak ada hubungan apa-apa jadi jangan pernah bertingkah seakan-akan aku punya kamu." Ucap Alden, membuat Ajeng dan teman-teman nya menganga.


"Alden maksud kamu apa? Aku suka sama kamu kenapa kamu kaya gini." Ucap Ajeng.


"Tapi aku gak suka sama kamu jeng bisa cukup untuk ganggu Alexa? Aku gak suka ada orang yang ganggu atau berniat untuk nyakitin Alexa." Ucap Alden, Ardan tersenyum senang melihat Alden yang menolak Ajeng secara langsung.


"Gak usah senyum-senyum Van." Ledek Ardan.


"Gak usah munafik Ar, kamu juga suka kan liat si Ajeng di tolak sama Alden." Ucap Vani, Ardan langsung menoleh menatap Vani.


"Tapi kayaknya kamu lebih bahagia melihat itu." Ucap Ardan.


"Ini ada apa ya kok rame banget." Ucap Ara, nah si kecil cabe rawit sudah muncul.


"Kamu gak liat kalau kakak kesayangan kamu di ganggu Ajeng." Ucap Ardan.


"Waaah emang itu cabe p*s*r gak ada capek-capek nya ngejar kak Alden." Ucap Ara.


"Ra gak boleh gitu, tapi lanjutkan." Ucap Vani, Ardan dan Ara tertawa.


"Jeng aku udah sering bilang kalau aku dan Alden gak ada hubungan apa-apa, tapi kamu gak pernah percaya sampai akhirnya kamu liat sekarang. Kamu yang malu sendiri dengan penolakan Alden." Ucap Alexa.


"Bener tuh, lagian jadi cewek gatel amat si mbak. Gatel ya di garuk dong elah masa gatel ngejar-ngejar cowok." Ceplos Ara, membuat Vani membungkam mulut ara.

__ADS_1


"Anak kecil diem aja bisa gak si, gak usah memperkeruh suasana." Ucap Vani.


"Gak apa-apa dong, dia juga suka memperkeruh suasana kalo ada yang lagi berantem." Ucap Ara.


"Ara cantik mending peseni aku dan Alexa makan cepet." Ucap Vani, Ara tertawa kecil dan pergi untuk memesan makanan ke ibu kantin.


...


Malam hari Alexa duduk di samping Cya yang sedang menonton televisi, Alexa menatap kakak nya yang entah kenapa sekarang terlihat menyebalkan.


"Ngapain kamu liatin kakak kaya gitu?" Tanya Cya.


'Kakak kapan nikah si kak, gak cape apa sendiri terus." Ucap Alexa.


"Loh kenapa capek? Justru kakak senang karena bebas gak ada yang ngatur-ngatur kakak." Ucap Cya.


"Loh siapa bilang, mommy dan Daddy suka ngatur kakak kok kakak ga risih?" Ucap Alden.


"Bener, lagian masa kakak kalah sama Alden si." Ucap Alexa, Alden memicingkan matanya.


"Jangan mulai ya xa." Ucap Alexa, Cya menoleh menatap Alden.


"Memangnya Alden udah punya pacar?" Tanya Cya.


"Alden gak punya pacar, tapi kakak tau gak kalau Alden jadi bahan rebutan di sekolah." Ucap Alexa, membuat Cya sedikit terkejut.


"Oiya? Terus kenapa sampai sekarang Alden belum punya pacar?" Ucap Cya.


"Aku menghargai yang tua, kakak saja masih jomblo ngapain aku punya pacar." Ucap Alden membuat Cya menganga, sementara Alexa tertawa mendengar hal itu.


"Waaah songong ini anak, di ajarin siapa kamu kaya gitu?" Ucap Cya, Alden tertawa sampai Akhirnya Anes muncul dan duduk di samping Alexa.


"Ada apa si asik banget kaya nya." Ucap Anes.


"Alden jadi bahan rebutan di sekolah nya kak." Ucap Cya.


"Oiya?" Tanya Anes tertawa kecil.


"Benar mom, dan mommy tahu aku sampai tiap hari di tegur oleh wanita-wanita yang menyukai Alden." Ucap Alexa, Alden memelototkan matanya.


"Ya gak heran si pesona Daddy menurun ke putranya, tapi kamu harus ingat jangan menyakiti hati perempuan karena mommy, adik dan kakak kamu juga seorang perempuan." Ucap Anes, Alden mengangguk mendengarkan perkataan mommy nya.


"Tapi dia baru saja menolak wanita di depan banyak orang mom." Ceplos Alexa, membuat Cya tertawa renyah.

__ADS_1


"Waaah really Al? Kalo iya kamu jahat banget." Ucap Cya.


"Gak gitu, aku nolak karena gak suka dia selalu menggangu Alexa." Ucap Alden.


"Ya wajar lah Al, sementara kamu saja menyembunyikan fakta jika Alexa adalah adik kamu." Ucap Cya.


"Kak kalau mereka tau Alexa adik aku, aku yakin mereka akan menggunakan Alexa hanya untuk mendekati aku. Aku ingin orang yang tahu Alexa adik aku, tapi tidak mengambil kesempatan atas kenyataan itu." Ucap Alden.


"Waah boy sangat langka sekali wanita seperti itu." Ucap sang mommy.


"Aku tidak ingin salah pilih mom, lagi pula aku masih sekolah dan belum berpikiran untuk memiliki kekasih." Ucap Alden.


"Tapi Al hal kaya gini gak akan terjadi sekali dua kali, mungkin akan sering terjadi. Kamu itu satu-satunya putra dalam keluarga Gavriel." Ucap Cya.


"Jangan ingatkan aku tentang itu, karena mendengar nya saja membuatku tertekan." Ucap Alden tertawa kecil, sementara Alexa hanya mengangguk saja.


"Mommy tidak melarang semua yang kamu dan Alexa lakukan, tapi ingat kamu harus bisa menjaga adik kamu." Ucap Anes.


"Hmmm, jangan khawatir mom selagi Alexa nurut semua akan aman." Ucap Alden, Alexa mencebikan bibirnya membuat Alden dan Anes tertawa.


"Aku tuh merasa paling kecil disini." Ucap Alexa.


"Lah kan emang kamu paling kecil sayang gimana si." Ucap Anes tertawa kecil.


"Ya iya si, tapi Alden kamu gak perlu jagain aku terus. Aku bisa jaga diri sendiri, kamu fokus dengan kebahagiaan kamu saja." Ucap Alexa, Anes dan Cya tersenyum manis kepada Alexa yang terlihat tersenyum kepada Alden.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊


__ADS_2