Cinta Tuan Muda

Cinta Tuan Muda
Epson 306


__ADS_3

Keesokan hari nya di kediaman Joe dan Ike terlihat jika Ara dan Jke sudah duduk di meja makan, sambil menyiapkan makanan Ike menatap putrinya yang sedang sibuk memainkan ponselnya.


"Ra bagaimana keadaan Vani apakah dia baik-baik saja?" Tanya Ike, Ara pun meletakan ponselnya dan menatap sang mami.


"Hmmm, kak Vani baik-baik saja kok mom dia pingsan karena terkejut saja." Jawab Ara.


"Mami khawatir dengan keadaan Vani apalagi saat tante Anes mengatakan jika Vani sampai tidak sadarkan diri." Ucap Ike, Ara tersenyum mendengar perkataan Ike.


"Mami tenang saja kak Vani tidak apa-apa bahkan dia sudah di perbolehkan untuk pulang oleh dokter." Ucap Ara.


"Jika Vani pulang siapa yang akan menjaga Vani? Bukankah kedua orang tuanya sedang pergi ke sw*s." Ucap Ike.


"Kak Alexa, kemarin tante Anes meminta kak Alexa untuk menemani kak Vani di rumah nya." Jawab Ara.


"Syukurlah kalau begitu setidaknya Vani tidak sendirian disana." Ucap Ike.

__ADS_1


"Hmmm, jadi mami tidak perlu khawatir lagian kan aku baik-baik saja kenapa mami harus khawatir benar tidak Jake." Ucap Ara.


"Tidak." Balas Jake.


"Kenapa tidak?" Ucap Ara.


"Kak begini ya wajar jika mami merasa khawatir dia itu seorang ibu, meskipun kak Vani bukan anak mami tetap saja seorang ibu akan berpikir bagaimana jika anaknya berada di posisi kak Vani saat ini." Ucap Jake yang tumben sekali berpikir dewasa.


"Waaah, ada apa dengan anak ini kenapa tumben sekali berpikiran dewasa." Ucap Ara.


"Cih, kakak pikir aku akan terus kekanak-kanakan." Ucap Jake.


"Mereka tidak memanjakan salah satu di antara kita, jangan lupa jika mereka bersikap sama." Ucap Jake.


Ike dan Joe yang mendengar perkataan Jake pun tersenyun mereka bangga dengan Jake yang bersikap dewasa, sementara Ara tersenyum tipis dengan perubahan sikap Jake.

__ADS_1


"Wowww, ternyata adik kecil ku yang dulu sangat cengeng kini sudah dewasa." Ledek Ara, Joe dan Ike pun tertawa mendengar ledekan Ike kepada putranya.


"Berhenti mengejekku." Ucap Jake.


"Ck, baiklah." Ucap Ara tertawa kecil.


"Oiya sayang bagaimana dengan Vani jika nanti Alexa pergi ke sekolah apakah Vani juga akan pergi ke sekolah." Ucap Joe.


"Yaampun pi ini hari libur apakah papi lupa? Dan ya hari ini juga aku akan pergi ke rumah kak Vani." Ucap Ara.


Sementara itu di kediaman Vani terlihat Alexa yang sedang duduk berhadapan dengan Vani, Alexa mengambilkan makanan kedalam piring milik Vani dan itu membuat Vani merasa sangat tidak enak. Vani sudah melarang Alexa untuk mengurusnya namun Alexa kekeh melakukan itu, bagi Vani dengan Alexa mau menemaninya saja itu sudah sangat membahagiakan.


"Xa udah kamu gak perlu capek-capek ngurusin aku, lagian aku gak apa-apa Alexa." Ucap Vani.


"Van udah ya kamu tenang saja aku gak apa-apa dan satu lagi aku gak pernah merasa di repotkan sama kamu." Ucap Alexa.

__ADS_1


"Gak gitu xa, tapi beneran aku gak apa-apa dengan kamu mau menemani aku saya itu sudah cukup." Ucap Vani.


"Ck, yasudah sekarang kamu makan jangan banyak bicara lagi." Ucap Alexa, Vani punĀ  hanya bisa menghela nafas pasrah dengan sikap posesif Alexa.


__ADS_2