Cinta Tuan Muda

Cinta Tuan Muda
Wedding Day


__ADS_3

Satu bulan berlalu


Sudah satu bulan berlalu Keluarga Sean berada di Indonesia untuk menyiapkan Acara pernikahan Sean dan Alysa.


Kini mereka telah bersiap untuk ke acara tersebut selesai Ijab Kabul Sean dan Alysa pergi ke kamar mereka untuk istirahat karena malam nanti ada acara resepsi sangat besar untuk kedua nya.


Di dalam kamar alysa sangat canggung bagaimana tidak sejak ijab kabul Sean bahkan tidak melihat nya jangan kan melihat melirik saja bahkan dia enggan.


"Apakah kau hanya berdiri disitu?"ucap Sean sedikit membentak,


Alysa cukup terkejut dan langsung keruang ganti baju.


Sean hanya tersenyum tipis jujur dia akui Alysa mempunyai wajah yang sangat cantik dan menarik untuk di pandang tapi apalah daya sean yang mempunyai gengsi setinggi langit.


Selesai mengganti baju Alysa ingin keluar tapi mendadak berhenti karena ucapan Sean


"Ada yang ingin ku sampaikan padamu".


Alysa berbalik "Apa yang ingin kau sampaikan".


"Kemarilah"ucap sean menepuk sofa di sampingnya Alysa pun duduk di sofa itu.


"Begini aku tidak pernah menganggap pernikahan itu mainan dan aku hanya ingin menikah satu kali dalam hidupku" ucap sean tegas.


"Aku pun sama dan aku akan mencoba menyesuaikan diri terhadap mu dan kuharap kau mengerti"ucap alysa.


"Dan kuharap kau tau batasan di luar sana bahwa kau sudah mempunyai suami dan yah kuharap kau mengerti"ucap sean.

__ADS_1


"Baiklah kurasa hanya itu saja"ucap sean dijawab anggukan oleh Alysa.


Setelah itu mereka istirahat untuk menyimpan tenaga untuk nanti malam.


Jakarta 19:00


Dekorasi pernikahan Sean dan Alysa.




Gaun pengantin Alysa.




Para tamu mulai berdatangan Suara riah riuh mulai menyapa gendang telinga sampai pukul 11.00 malam baru selesai.


Sean Dan Alysa masuk ke kamar masing masing dan beristirahat tidak seperti pegantin biasa yang melakukan Malam pertama.


Malam terus berlarut hingga menggantikan sang fajar Sean mengerjap ngerjapkan matanya menelisik ruangan mencari sesuatu sedangkan Alysa selesai mandi dia memasak karena jam telah menunjuk kan pukul 09.00 pagi.


Setelah mandi sean turun melalui lift dan kedapur dia mendapati Alysa sedang memasak dengan para maid dan ibu serta mertuanya.


Hingga tak menyadari tatapan Jahil Daddy nya itu.

__ADS_1


"Khem khem"


Lamunan Sean langsung buyar kala mendengar suara seseorang dari samping.


Sean menoleh dan mendapati daddy nya sedang tersenyum jahil dan mengerlingkan matanya nakal sedangkan sean memutar bola mata nya malas. "Aiss apa sih daddy ini ganggu orang saja dan liat itu malah asik menggodaku aiss lama lama kepalaku pusing melihat tua bucin ini" gerutu sean dalam hati dramatis.


Kenapa son apakah kau sudah membuat kan Ayahmu ini cucu ucap Dion ayah sean kelewat santai sedangkan Sean tersedak kopi nya.


"Daddy apaan sih kami saja baru kenal"gerutu sean.


"HA HA HA" tawa Dion pecah melihat wajah merah anak nya


"Sudahlah Dad diam saja aku akan memberimu banyak cucu nanti"ucap sean santai.


"Na itu baru anak daddy"ucap Dion cekikikan dia memang suka menjahili putra dingin nya ini.


"Sayang"panggil Mom citra pada suaminya.


"Iya sayang ku" jawab dion lembut.


"Kau belum membangunkan sena?" tanya mom citra.


"Sudah sayang tapi anak mu yang satu susah sekali untuk bangun" Ucap dion cekikikan dan mencium pipi istrinya tak peduli pelototan anak nya dan raut syok istrinya.


"pamer pamer bisa gila aku kalau melihat kelakuan daddy tua bucin ini" batin Sean nelangsa dan melirik Alysa lewat kaca pembatas masih asik memasak di dapur sedangkan dia berada di meja makan.


Tunggu kisah selanjut nya guys dan jangan lupa dukungan nya❤.

__ADS_1


__ADS_2