Di Jodohkan Namun Tak Berjodoh

Di Jodohkan Namun Tak Berjodoh
Ke makam


__ADS_3

Vina sekeluarga telah sampai di rumah nya, Vina langsung masuk ke rumah menuju kamarnya. Karena para orang tuanya menyuruhnya agar istirahat.


"Apa sekarang, aku sudah di lupakan kak Adit?" Ucapnya setelah berbaring di ranjang sambil menatap langit-langit kamar.


"Aku istirahat dulu, nanti sore aku akan berkunjung ke makam Raka."


Setelah mengatakan itu, Vina memejamkan matanya untuk istirahat sebentar.


"Bagaimana bang dengan Adit? Apa dia sudah memberi kabar? Vina terlihat begitu memikirkan Adit yang tidak lagi mengabarinya, ia mengira Adit tidak menginginkan nya lagi. Karena Vina penyakitan."


"Saya tahu, Adit tidak akan pergi begitu saja dari Vina. Dia begitu mencintai Vina, walaupun saya baru mengenalnya, namun sangat terlihat jika dia sangat tulus dengan Vina. Mana mungkin meninggalkan nya begitu saja setelah banyak perjuangan yang dia lakukan."


"Saya juga mengerti itu bang, dia sangat stres waktu Vina memutuskan hubungan nya. Karena kemarin dia cerita bagaimana dia akan memperjuangkan, namun Vina sudah tidak mau lagi meneruskan." Papa David mengangguk, ia tahu walaupun papa Gilang tidak mengatakan nya.


"Sore ini saya pulang, karena ila juga sudah ada kalian."


"Kenapa tidak menginap lagi saja bang?"


"Kasihan Reno sendiri, saya juga menyuruh sepupu nya menjaga."


"Baiklah bang, saya sangat berterimakasih, abang mau menemani ila di rumah ini."


"Itu tanggung jawab saya, karena ila juga anak saya." Papa David tersenyum pada papa Gilang yang juga membalas senyuman nya.

__ADS_1


...******...


"Vina, ila. Papa pulang ya. Karena orang tua kalian juga sudah kembali, jika ada waktu luang lagi papa akan berkunjung kesini"


Vina dan ila memeluk papa nya, karena akan jarang lagi untuk bertemu dengan papa nya itu.


"Papa hati-hati di jalan, jangan lihat gadis lagi."


"Kalau gadis ada yang mau sama papa, sikat."


"Elah, bahasanya gaul beut dah." Ila menggelengkan kepalanya karena papanya ternyata sangat gaul juga pikirnya.


"Lah, papa kan masih muda, sama seperti papa gilang dan mama kalian."


"Ternyata ya kak, anehnya kita itu dari para orang tua."


"Sudah aneh tidak mau mengakui keanehannya, itulah para orang tua yang berpikir masih muda pemirsah."


"Begitulah anak muda, yang selalu merasa paling benar."


"Tidak semua begitu ma," ucap Vina.


"Yaudah, saya pulang dulu. Terima kasih telah menerima saya untuk tinggal di rumah ini."

__ADS_1


"Abang jangan bicara seperti itu, harusnya kami yang berterimakasih."


Papa David tersenyum, dan segera pamit karena sudah sore.


"Ma, pa. Vina mau ke makam Raka." Papa dan mama Dira saling pandang begitu juga dengan ila.


"Biar ila temani kamu ya?" Vina menggeleng, tidak mau di temani.


"Vina ingin sendiri kesana, jangan khawatir, Vina sudah sembuh."


Mereka menghela nafasnya, membiarkan Vina berangkat sendiri ke makam.


Vina berangkat dengan motornya, dan berhenti dulu di sebuah toko bunga untuk ia taburkan di makam Raka. Setelah selesai membeli, ia kembali melajukan motornya yang sebentar saja sudah sampai di pemakaman.


"Kenapa seperti ada yang mengikuti ya," ucap Vina menoleh ke belakang. Namun tidak ada siapa-siapa disana.


Vina mempercepat langkahnya, untuk segera sampai di makam Raka dengan keranjang bunga di tangannya.


"Assalamu'alaikum, Raka." Vina duduk di samping kuburan Raka.


"Kamu apa kabar? Kangen gak sama aku? Maaf ya ka, aku gak nepatin janji aku untuk ikut kamu." Vina tersenyum, ia mulai kuat walaupun masih dengan mata berkaca-kaca.


"Kamu harus tenang disana, Raka. Aku akan tetap disini seperti yang kamu inginkan, walaupun aku sempat berpikir akan meninggalkan keluarga aku disini. Aku mencoba mengikhlaskan kepergian kamu, ka."

__ADS_1


"Maaf Raka, mungkin juga aku bertahan disini, karena ada seseorang yang membuat aku bertahan." Vina tersenyum mengelus batu nisan itu, sambil menaburkan bunga dan air diatas kuburan Raka.


"Siapa orang itu?" Tanya seseorang. Vina terdiam tidak berkata lagi, saat seseorang yang ia kenal suaranya itu mendekat ke arah nya.


__ADS_2