
2 hari sebelum lebaran, aku akan izin ke Cece untuk berhenti, karena aku memang hanya bekerja di bulan Ramadhan.
Aku tidak berani pada saat itu mengatakan nya pada Cece. Tapi tetap harus dikatakan juga, bahwa 2 hari lagi adalah hari raya idul Fitri, jadi dari sekarang aku harus bantu mama dirumah.
Saat pagi setelah menggantung semua pakaian, aku menghampiri Cece.
"Ce, Vina mau ngomong boleh?" ucap ku
"Mau ngomong apa vin?" tanya nya
"E itu ce, gimana ya Vina ngomong nya," ucap ku takut mengatakan nya.
"Coba deh duduk dulu, jangan takut. Cece gak marah kok" ucap cece.
"Vina mau ngomong, kalau cuma sampai hari ini Vina kerja sama Cece," ucap ku setelah duduk.
"Kenapa cuma sampai hari ini vin? kan belum sebulan?" tanya nya.
"Iya, belum sebulan sih ce, tapi 2 hari lagi udah lebaran, Vina harus bantu mama dirumah."
"Jadi, kamu habis lebaran gak kerja lagi ya?"
"Vina kan masih sekolah ce, baru mau masuk kelas 1 SMA. Tapi karena ramadhan libur, jadi kerja sambilan lumayan buat beli seragam baru," ucapku.
__ADS_1
"Iya sih kamu masih sekolah, padahal Cece suka kamu kerja sama cece," ucap cece.
"Vina juga suka kerja sama cece, cece baik."
"Yaudah, kamu lihat diluar dulu ya, takut ada orang mau beli." Karena cctv disini baru di cek kemaren, dan ternyata ada maling.
Aku mengangguk dan keluar, karena kasian juga Cece selalu kehilangan barang di toko, karena orang yang mengambilnya.
Banyak memang yang mau beli, tapi berkedok pelanggan, padahal maling, astaghfirullah.
Masih saja ada orang yang seperti itu, bukannya meminta, lebih baik memberi.
Apalagi tidak meminta, artinya tanpa izin yang punya atau si pemilik.
Dosa loh ya temen-temen.
Si A ngundang si B tapi si C ikut, sedangkan si C ini gak di undang.
Terus dia makan makanan di tempat si A, nah itu yang tidak boleh karena haram hukumnya mengambil hak orang lain, harusnya memang tidak ada jatah si C, tapi dengan sengaja dia malah mengambil nya cuma-cuma.
"Barangsiapa diundang tidak memenuhi (undangan walimatul 'Urs) maka sesungguhnya ia telah durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa menghadiri pernikahan atau walimah tanpa diundang maka ia masuk laksana pencuri dan keluar sebagai orang yang merampok." (HR. Abu Daud, salah satu perawinya dianggap majhul oleh Abu Daud).
Orang yang keluar dari sebuah pesta yang tidak diundang, maka dia diumpamakan sebagai perampok. Ketika ia kenyang, makanan yang dikonsumsinya adalah haram. Bukan karena zatnya yang terkandung, melainkan caranya yang melanggar etika Islami.
__ADS_1
Saat nya aku pamit pada Cece setelah membereskan pakaian ke dalam, karena sudah sore.
"Ce, Vina pamit ya, semoga kita nanti bisa ketemu lagi," ucapku pada Cece.
Cece memelukku dan saat itu ada nenek, ibu nya Cece.
"Nanti main-main kesini ya Vin."
"Iya mama juga suka sama kerjaan nya Vina," ucap nenek.
"Makasih ya ce, nenek, karena selama Ramadhan ini Vina dibolehin kerja disini," ucapku udah berkaca-kaca.
Mereka tersenyum, lalu memberikan amplop dan paper bag.
"Ini ya buat kamu, sama mama dirumah," ucap cece memberikan nya padaku.
"Makasih ya ce, nek, Vina pamit ya as- eh sore," hampir saja mau mengucapkan salam.
Aku mendekati sepeda ku yang terparkir di bawah, lalu menjalankan sepedaku di sore itu.
.
.
__ADS_1
.
bersambung 💃💃💃