
Sebelum nya.
"Saya terima nikah dan kawinnya-
"Tunggu," ucap Vina menghentikan semuanya, ia tidak percaya dengan yang ia lihat.
"Vina." Mereka juga terkejut melihat kedatangan Vina dan suami, serta semua sahabat nya.
Mereka berdiri diikuti beberapa orang yang ada disana.
"Siapa mereka? Kenapa menghentikan pernikahan ini?" Tanya orang tua dari mempelai wanita.
"Kak Shena, om Dirga dan tante ria. Maaf Vina kesini dengan rombongan memang tidak di undang. Tapi ada satu hal yang sangat penting yang harus Vina beritahu pada kalian semua disini."
Semua orang saling menatap, apa yang akan di beritahu oleh Vina. Mereka saling berbisik bahwa Vina mantan tunangan dari almarhum Raka.
"Saya mendengar bisikan-bisikan kalian semua, saya memang mantan tunangan dari almarhum Raka. Tapi saya kesini bukan ingin membahas masalah saya dan keluarga saya."
"Kak Farhan, apa kak Farhan mengenal orang ini?" Tanya Vina pada Farhan sambil menunjuk Reva.
Semua orang menatap Reva, tentu sulit di kenal karena Reva menutup wajahnya.
"Reva, kesini!" Vina menyebut nama Reva membuat Farhan melotot kan matanya terkejut.
"Vina, kamu-
"Kenapa? Kak Farhan mengenalnya?"
Orang tua nya hanya menatap bingung Farhan apa maksudnya ini semua.
"Reva, perlihatkan wajah kamu." Reva membuka semua yang menutupi kepala dan wajahnya, semua orang menatapnya tetap saja banyak yang tidak mengenalnya, hanya terlihat wajah putih dan cantik.
"Reva." Farhan menatap terkejut wanita di hadapannya.
"Siapa wanita itu? Apa kamu mengenalnya?" Tanya calon istrinya.
"Aku Reva, aku adalah mantan pacarnya yang di putuskan setelah mau menikah denganmu." Ucapnya, karena sebenarnya bukan mantan pacarnya.
"Hanya mantan pacar yang belum move on?" Ucapnya
"Iya, aku belum move on. Karena ada calon anak Farhan di dalam sini." Reva menunjuk perutnya sambil meneteskan air mata. Calon istrinya juga menutup mulutnya tak percaya yang ia dengar.
"Kak Farhan, apa benar kak?" Tanya Shena.
__ADS_1
"Apa yang kamu lakukan Farhan? Kamu kembali menyakiti mama."
"Anak kurang ajar kamu." Om Dirga meninju wajah sang anak sampai terjatuh. Hendry dan Dimas cepat membantu menahan om Dirga agar tidak semakin membuat Farhan terluka. Adit yang sedang memegang baby Dev hanya melihat sahabatnya membantu.
"Hentikan om, sudah om."
"Bubar semuanya bubar! Pernikahan nya batal." Teriaknya
"Tapi pak bagaimana nasib anak saya?"
"Iya om, bagaimana nasib saya?"
"Kamu masih nanya, nasib kamu gimana?" Tanya om Dirga. Mereka mengangguk.
"Bagaimana juga nasib cucu saya yang sedang di kandung wanita itu? Apa kalian tidak mempunyai hati nurani? Pergi kalian semua!"
Mereka membantu anaknya keluar dari rumah itu. Namun saat berpapasan dengan Reva.
"Ini semua gara-gara kamu, aku gagal nikah." Reva hanya mendengar saja, karena Naya berada di dekatnya. Ia tidak takut karena di kelilingi oleh orang baik dan kuat.
Shena membantu mama nya untuk duduk, begitu juga Dimas dan Hendry yang membantu om Dirga dan Farhan.
"Vina, om boleh menggendong anak kamu?" Tanya om Dirga yang melihat baby Dev sedang di pangku Adit. Ia takut Adit marah dan tidak memperbolehkan anaknya di gendong oleh om Dirga.
Vina memberikan nya pada om Dirga, yang langsung di terima.
"Gantengnya kamu nak, namanya siapa?" Tanya om Dirga.
"Namanya Devan, panggil aja baby Dev, opa." Ucap Vina membantu Devan menjawab dengan suara kecilnya.
"Iya panggil opa, biar seperti orang korea nak." Ucapnya tersenyum.
Tak lama ia mengembalikan baby Dev pada Vina, ia ingin melanjutkan bertanya pada Farhan. Mengapa bisa anaknya menghamili reva, tapi akan menikah dengan wanita lain.
Farhan hanya menunduk, umur yang sudah memasuki kepala tiga, tapi cara berpikir masih lebih dewasa almarhum Raka.
"Kenapa bisa kamu melakukan itu Farhan? Papa tidak pernah mengajari kamu hal yang tidak baik."
"Farhan di jebak pa." Mereka semua menatap Reva. Reva langsung menggelengkan kepalanya, bahwa bukan dirinya yang menjebak.
"Bukan Reva, tapi teman-teman Farhan yang menjebak Farhan dan Reva di sebuah klub. Malam itu mungkin Reva juga sedang pusing dan memilih ke klub, Farhan pusing karena pekerjaan. Tapi teman Farhan menawarkan minuman yang katanya akan mengurangi rasa pusing. Bukan hilang malah semakin menambah rasa panas di dalam tubuh Farhan. Farhan merasa sadar dibawa ke dalam satu ruangan dengan seorang gadis, dan itu Reva. Ternyata hal yang tidak diinginkan itu terjadi pa." Ucapnya membuat om Dirga kembali ingin menonjok anaknya itu.
"Apa perlu Shena saja yang buat kak Farhan babak belur pa?" Tanya Shena yang badannya memang terlihat sedikit berotot.
__ADS_1
Mereka lalu menatapnya, Shena sedikit ganas seperti nya ilmu beladiri Shena kuat.
"Sensei, aku baru sadar ternyata kamu sensei" ucap Naya yang tersenyum mengetahui bahwa Shena adalah sensei pelatih beladiri karate, teman di salah satu anggota karate yang ia ikuti.
"Sensei Naya, aku juga tidak sadar bahwa itu kamu." Semuanya bingung dengan panggilan Shena dan Naya.
"Kita adalah pelatih karate, aku senior dan Naya baru di lantik menjadi sensei minggu lalu."
"Kok aku gak tahu sih nay?" Tanya Vina.
"Iya, kamu gak anggap kita sahabat kamu lagi ya?" Tanya Nina dengan memanyunkan bibirnya.
"Bukan gitu, tapi dari minggu kemarin kan kalian masih mencari tahu tentang Sheryl dan Reva. Lalu sekarang membantu Reva. Aku masih belum sempat memberi tahu kalian."
"Kak Shena, eh apa sensei?" Ucap Vina
"Kak Shena aja Vin."
"Kak Shena, sebentar lagi. Sensei Naya ini akan segera menikah."
"Wah, dengan siapa?" Tanya Shena.
"Itu, di dekat om Dirga. Namanya Dimas." Mereka menatap Dimas.
"Lumayan. Tapi hati-hati ya, Naya sudah beberapa kali membuat tulang orang patah." Membuat Dimas susah payah menelan ludahnya sendiri.
Mereka semua tertawa melihat Dimas yang sudah keringat dingin, mendengar ucapan Shena.
"Kak Shena bisa aja, bukannya ada juga yang masuk kubur." Semakin membuat Dimas melotot kan matanya.
Ternyata Naya juga jail pada calon suaminya itu, ia tersenyum melihat Dimas ketakutan.
Setelah semuanya selesai, dan Farhan sudah mau menikahi Reva. Akhirnya dilangsungkan hari ini juga pernikahan mereka, tanpa di tunda lagi setelah mengobrol tadi, Hendry dan Dimas segera memanggil penghulu.
Reva dan Farhan akhirnya sah menjadi suami istri sekarang. Farhan meminta maaf pada semuanya, karena telah menyia-nyiakan calon anaknya. Dan juga telah berniat menikahi orang lain selain Reva. Untung saja semua orang juga mau memaafkan dirinya.
Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...
Baca juga cerita bebu yang lain 😘
IG : @istimariellaahmad98
See you...
__ADS_1