
Pulang kerumah, saat sore hari. Setelah membantu Cece membereskan baju-baju jualan, merapikan kembali supaya besok saat buka toko tidak berantakan.
Tadinya, Cece menawarkan aku untuk makan bersama nya di tempat makan bersama keluarga nya. Namun aku menolak, karena keluarga ku juga menunggu dirumah.
"Kenapa gak bareng Cece aja makan nya dek" ucap nya.
"maaf ce, Vina gak bisa makan bareng keluarga Cece," jawabku.
"Kenapa vin, karena keluarga Cece gak puasa?" tanya nya membuat aku tidak enak.
"Maaf ce, Vina nolak karena dirumah buka bersama keluarga, mungkin lain kali ce maaf banget ya."
"Hehe gak apa vin keluarga harus di utamakan, yaudah kalau gitu kamu pulang nya hati hati ya," ucap nya.
Dia hanya bercanda.
Aku mengangguk dan menuju sepedaku.
"Bismillahi, tawakkaltu 'alallah, laa haula wa laa quwwata illaa billaah.
Artinya, "Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah." Do'aku sebelum mengendarai sepeda.
Tersenyum di sore hari sambil bersepeda, seperti orang-orang yang mengendarai motor dan mobil berlalu-lalang ngabuburit.
Selalu saja, rasanya melihat orang tua dan anaknya jalan-jalan, di tanyain mau nya apa? tuh ingin sekali seperti mereka, perasaan iri pada diriku lebih kuat dari pada perasaan bersyukur.
Kalau kita melihat itu, kebawah ya kan? bukan keatas, nanti kesandung.
__ADS_1
Nah dari situ kita tau bahwa, kita tidak perlu selalu melihat anak-anak lain yang bahagia di sayang dan dimanjakan orang tua nya dengan harta. Tetapi kita lihat saja anak-anak di jalanan dan yatim piatu, harus nya kita sudah mengerti dengan itu.
Tapi yah namanya juga rasa iri, sangat sulit dihilangkan.
Tanpa terasa, aku sudah di depan rumah, saat ini aku dan keluargaku sudah pindah rumah ikut papa sambung ku.
"Assalamualaikum," salam ku masuk karena pintu belum di tutup.
"Wa'alaikum salam," sahut mama.
Aku mencium punggung tangan mama.
"Gimana kerjanya vin, capek?" tanya mama sambil menyiapkan bukaan.
"Yah namanya kerja ma, baru mulai juga jadi terasa capeknya," jawab ku.
"Apa kamu masih puasa?" Mama takut aku gak kuat menahan lapar.
"Alhamdulillah, yaudah kamu mandi dulu, habis itu kumpul disini nunggu adzan," ucap mama.
Karena, aku udah sholat juga di mushola pasar.
Aku mengangguk, beranjak untuk mandi lalu bersiap-siap untuk berbuka.
Bukaan yang seadanya ini, terasa nikmat saat menikmati nya bersama keluarga Masya Allah.
Terdengar suara adzan berkumandang, lalu kita membaca do'a buka puasa.
__ADS_1
Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.
Artinya:" Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka.
Sudah pada tau kan doa berbuka?
Kami sekeluarga berbuka, dan setelah nya sholat maghrib berjamaah, karena pahala sholat berjamaah lebih banyak dibandingkan dengan sholat sendirian.
Berwudhu dan sholat dengan khusu' insya Allah, lalu berdoa kepada Allah atas segala nikmat yang diberikan kepada kita saat ini.
Bersyukur itu sulit, tak semudah mengatakan Alhamdulillah.
Intinya itu mudah tapi susah.
Iya kan? kan?
Iya sih aku ngerasa nya gitu, yah mau gimana lagi, namanya juga manusia selalu merasa kurang dengan yang kita punya saat ini.
Ingin ini dan itu, setelah dapat ini itu, ingin yang ono dan ona hahahha apaan dah.
See you🤗
.
.
__ADS_1
.
bersambung 💃💃💃