
Sudah jam 11:00pm tapi aku juga belum bisa memejamkan mata.
Membaca ayat kursi, 3 qul, dan do'a tidur.
Bismika allahumma ahyaa wa amuut(u). "Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati." (HR.Bukhari dan Muslim).
Melepaskan, memaafkan orang-orang yang berbuat salah.
"Kenapa Vina gak bisa tidur sih," ucapku miring ke kanan dan ke kiri.
Lihat buku, nonton lagi di hp, lihat-lihat galeri foto. Namun tak kunjung tidur.
Ada notif pesan masuk.
Raka es balok
"Kenapa belum tidur? udah malam," tanya Raka.
^^^Vina ku^^^
^^^"Vina gak bisa tidur."^^^
Raka es balok
"Yaudah aku temenin telpon, sampai kamu tidur ya?"
^^^Vina ku^^^
^^^Typing.....^^^
"Baru juga mau di balas udah nelpon," ucapku lalu menerima panggilan telepon dari raka.
"Halo Vina."
"Iya halo."
"Kenapa kamu gak bisa tidur hm?" tanyanya.
"Gak tau gelisah gitu, padahal udah baca do'a juga," jawabku.
"Mungkin ada yang kamu pikirin."
'iya gue mikirin kamu Raka'
"Gak ada kok," jawabku mengelak.
"Masa sih, yaudah mau gak aku nyanyiin?"
"Boleh."
'ya mau lah Raka, yakali nolak'
Raka nyanyiin lagu 'Nothing's gonna change my love for you' Westlife.
Dinyanyiin ini senyum-senyum dong.
Selesai dengan nyanyinya, Raka kembali memanggil ku.
"Vina, kamu udah tidur belum?" tanya nya.
__ADS_1
"Belum, kalau kamu ngantuk duluan aja!" ujarku menyuruh Raka duluan tidur.
"Gak kok, aku tungguin kamu sampai tertidur, baru aku tidur."
Tiba-tiba lampu mati.
Arghhhh.....
Aku berteriak dan menutup seluruh tubuh ku, sampai kepala dengan selimut.
"Vina, kamu kenapa?" tanya Raka khawatir.
"Hiks Vina takut, disini mati lampu," jawabku ketakutan.
"Udah tenang dulu! kita video call ya, biar aku temenin," ucapnya menenangkan.
"Hiks."
"Vina, udah jangan nangis! terima video call nya."
"Vina takut, hp nya dimana?" karena aku memejamkan mata.
"Kok malah tanya aku, coba cari arah suara ini"
'malah nanya gue' batin Raka
Aku menemukan ponsel ku, dengan meraba dekat bantal. Lalu mengangkat panggilan vc Raka.
"Mati beneran ternyata lampunya" ucap Raka
"Iya beneran lah."
"Iya, aku tadi di kost dekat kampus."
"oh."
"Kamu di mana?"
"Di rumah lah, posisi nya di kamar lagi nutup pakai selimut."
"Berarti aku ada di selimut kamu juga dong."
"Ih Raka."
hahahah
"Coba buka pelan-pelan, lihat sekeliling."
Aku mengikuti ucapan Raka. "Udah belom?" tanyanya.
"Iya gelap."
"Ya kan mati lampu Vin, gimana sih."
"Terus ngapain nyuruh Vina buka selimut?"
"Lihat aja di atas lemari." Dengan polosnya aku melihat ke arah lemari.
"Disitu hantunya."
__ADS_1
"Arghhhh RAKA..." teriakku menutup lagi dengan selimut.
Tawa Raka menggelegar di sebrang telpon.
"Hiks matiin aja deh hiks."
"Utututu, maaf ya, gak ada apa-apa kok."
"Nyebelin Raka."
"Cengeng banget deh penakut juga," ucapnya meledek.
"Biarin hiks."
"Udah sekarang tidur ya! aku nyanyiin lagi."
"Iya," ucapku ketus.
jreng.... 🎶
Raka menyanyikan lagi, lagu melamarmu.
Jadilah pasangan hidupku
Jadilah ibu dari anak-anakku
Membuka mata dan tertidur di sampingku.
Aku mendengar Raka menyanyi, aku tersenyum.
Selesai dengan nyanyinya, Raka memanggil ku.
"Vina," aku tidak menjawab.
"Vina, kamu udah tidur ya?" sebenarnya aku belum bisa tidur, karena mati lampu.
"Vina, kalau kamu udah tidur aku matiin ya." Aku hanya mendengar Raka bicara.
"Vina, selamat tidur ya, semoga mimpi nya indah. Aku seneng, bisa nemenin kamu sampai tertidur, aku sayang sama kamu." ucapnya kali ini seperti sesak menahan tangis.
Aku menutup mulutku tak percaya.
"Bye cantik. Semoga pas kamu bangun udah nyala lampunya, aku matiin ya," ucapnya lagi dan mematikan sambungan teleponnya.
Aku melongo dengan ucapan Raka tadi, sambil memegang dada.
Sampai lupa kalau saat ini, sedang mati lampu.
"Raka sayang beneran sama Vina?" tanyaku sendiri sambil tersenyum meninju-ninju pelan ranjang.
Tak lama lampu nyala. "Sumpah Vina gak percaya, tidur deh sapa tau indah beneran," ucapku terus tersenyum.
Aku mencoba memejamkan mata, hingga akhirnya aku terlelap.
Jangan lupa like vote komen.
Just call me chinggu oke 😉
annyeong 🤗
.
__ADS_1
.
.