Di Jodohkan Namun Tak Berjodoh

Di Jodohkan Namun Tak Berjodoh
Taman


__ADS_3

Makan malam.


"Wah mama masak banyak banget," ucap om dirga.


"Iya kan ada tamu pa, tapi tamunya ikut masak tadi," Tante ria melirikku.


Lagi-lagi mereka menatap ku, "kenapa pada lihatin Vina?" aku melirik Raka yang menatapku.


"Woy dek, ngapain lihatin Vina gitu banget?" ucap kak Farhan.


"Iya dari tadi lihatin Vina aja," timpal kak Shena.


"Iri bilang bos, Raka kan cuma lihat aja, emang gak boleh?"


"Boleh aja dek, lagian siapa yang iri, cuma Vina pasti risih di lihatin kamu terus."


"Gak bakalan lah, malahan Vina suka, iya kan Vin?"


"udah makan dulu," om dirga menyuruh kita makan dulu, setelah itu baru kita lanjut ngobrol.


Selesai makan aku dan kak Shena dan juga tante ria, membereskan meja makan.


Lalu kita ke ruang tamu, nyusul 3 cowok yang sedang mengobrol disana.


"Vina, kamu setelah lulus mau lanjut dimana?" tanya kak Shena.


"Vina belum tau kak."


"Sama Raka aja Vin, kan jadi bareng berangkat ke kampus."


"Vina sih dimana aja kak." Soalnya aku juga belum nentuin.


"Vina jelas mau lah bareng adek."


'pd kali kau'


"Itu adek kita bukan sih kak? PD banget jadi orang."


"Raka kan anak papa sama mama."


"Emang dia anak kita ma?" tanya om dirga.


"Gak tau juga pa," jawab tante ria.


Hahahahha mereka menertawakan Raka.


"Vina bantuin napa," ucap Raka memelas.


"Emang Vina harus bantu apa ka, kalau kamu memang bukan keluarga nya mereka," jawabku polos.


Hahahhah mereka tertawa lagi mendengar jawaban ku.


Raka cemberut.


'emang Vina salah ngomong ya?'


"Seperti nya Raka sama Vina ketuker deh," ucap mama.


"Lah mama kok-


"Nah iya pa mama kok gitu," ucap Raka mengira om dirga akan membantu.


"Bukan itu maksud papa, kok mama bener."


Hahahahha


Tak terasa kita mengobrol hingga jam 08:00pm, aku berpamitan untuk pulang. Karena, takut kemalaman.


"Tante om, Vina pamit pulang ya udah malam."

__ADS_1


"Masih awal loh Vin," kak Shena gak tau aja nahan gemetar dari pertama datang.


"Iya gak apa, takut mama kamu nungguin."


"Raka, kok diem aja."


"Kak Farhan aja yang antar."


"Yakin? yaudah ayo Vina cantik, harusnya mama jodohin aja kakak sama Vina, cocok kan ma?" tanya kak Farhan mensejajarkan badannya dengan ku.


Raka langsung beranjak dari duduknya, "ma pa, adek berangkat assalamu'alaikum," ucapnya keluar.


"Baru gitu aja udah cemburu," ucap kak Farhan.


"Om tante kak Farhan, kak Shena, Vina pamit ya," aku mencium punggung tangan om dan tante ria.


"Assalamu'alaikum," ucapku.


"Wa'alaikum salam," jawab mereka.


"Adek cemburu kak, malah makin digodain."


"Lagian malah kakak yang disuruh nganter tunangan nya."


"Cocok yah mereka, adek ganteng, Vina cantik."


"Yah gantengan juga Farhan ma."


"Tapi bener mama sih kak, emang gantengan adek."


"Lah sekarang jadi kakak yang diginiin, keluar dulu lah nongkrong ke CF."


"Ikut ya kak."


"Gue punya pacar, emang Lo ada? gak kan. Bisa-bisa pacar gue cemburu lihat lo."


"Berarti lebih cantik Shena dong dari pacar kak Farhan." Farhan dan Shena berlari ke atas, tante sama om dirga geleng-geleng kepala melihat anaknya.


Di mobil


"Vina, kita berhenti dulu di taman depan ya," ucapnya.


"Terserah kamu aja, tapi jangan lama-lama ya," jawabku.


"Bentar aja kok," balasnya.


Kita sampai di taman, dan turun untuk jalan-jalan sebentar di area taman alun-alun kota.


Raka membawa gitar. "Raka kamu bisa main gitar?" tanyaku.


"Bisa, duduk dulu yuk aku mau nyanyi khusus buat kamu," ucap Raka menuju kursi.


Aku ikut duduk di sampingnya.


Raka mulai memainkan gitarnya.


jreng.... ๐ŸŽถ๐ŸŽถ๐ŸŽถ


*๐ŸŽถ**Ku suka kamu apa adanya


Senatural mungkin aku lebih suka


Ku suka kamu begini saja


Bukan karena ada apa-apanya dari yang kau punya


Aku hidup di dunia


Ingin tenang baik-baik saja

__ADS_1


Bersamamu aku bisa melewati itu


Bukan aku yang mencarimu


Bukan kamu yang mencari aku


Cinta yang mempertemukan


Dua hati yang berbeda ini


Ku suka kamu apa adanya


Senatural mungkin aku lebih suka


Ku suka kamu begini saja


Bukan karena ada apa-apanya dari yang kau punya


Aku hidup di dunia


Ingin tenang baik-baik saja


Bersamamu aku bisa melewati itu melewati itu


Bukan aku yang mencarimu


Bukan kamu yang mencari aku


Cinta yang mempertemukan


Dua hati yang berbeda ini


Cinta yang mempertemukan


Dua hati yang berbeda ini


Bukan aku yang mencarimu


Bukan kamu yang mencari aku


Cinta yang mempertemukan


Dua hati yang berbeda ini


Dua hati yang berbeda ini๐ŸŽถ*


Aku tersenyum melihat Raka yang menyanyikan lagu untukku, suaranya sangat merdu.


Tak terasa aku mimisan, karena udara cukup dingin.


Raka menghentikan nyanyiannya, saat melihat ku mimisan.


"Vina, kamu mimisan."


"Aku gak apa kok," aku mengambil sapu tangan di dalam tas.


"Kamu masih simpan sapu tangan itu Vin."


"Iya kan ini punya kamu, tapi kotor lagi."


Raka memegang tangan ku, sambil memegang dadanya seperti sesak.


"Raka kamu kenapa?" tanyaku.


"Aku-


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2