Di Jodohkan Namun Tak Berjodoh

Di Jodohkan Namun Tak Berjodoh
Di ejek


__ADS_3

Ramadhan dan idul Fitri sudah berlalu, sekarang saatnya belajar lagi ke sekolah.


"Naya, Vina, aku pengen nikah aja deh kalau gini terus," ucap Nina.


"Dikit-dikit nikah kamu nin, emang menurut kamu kalau udah nikah gak kerja."


"Lebih susah tau nin, aku kemarin aja jagain anak orang 2 ribet, anggap aja neneknya kemarin itu mertua aku, gak mau deh pokoknya."


"Tapi kalau misalkan nanti, mertua kamu kek nenek itu gimana?" ucap Naya.


"Aduhh sekarang aku jadi gak mau nikah dulu kalau gitu, takut sama mertua kejam." Nina geleng-geleng kepala membayangkan dirinya di marahi mertua.


hahahhah


Vina dan Naya tertawa


"Yakin, gak mau nikah nin?" tanya Naya menertawakan temannya.


Setelah jam pelajaran masuk, tibalah istirahat.


Vina berjalan keluar dari toilet. Teman-teman di sekolah melirik nya, ia tau yang membuat teman sekolah nya tidak menyukainya, karena dirinya berpacaran dengan Adit dari sekolah sebelah, yang jadi incaran cewek di sekolah nya, selain Hendri. Karena mereka berdua sahabatan dan juga sama-sama keren dan juga kaya raya.


"Vina." Kak Hendri memanggil ku, namun aku tetap sama menghindari nya.


"Devina cahaya," ucapnya lagi mengejar ku, dan tanganku ditahan olehnya.


"Vin, kenapa kamu selalu ngindarin aku Vin?" tanyanya.


"Kak aku-


"Karena kamu udah pacaran sama sahabat aku Vin, iya?" ucapnya


"Lihat aku Vin," ucapnya karena aku masih menunduk.


"Kamu tidak perlu menjauh Vin, aku tau kok caranya mundur," ucapan Hendri membuat Vina jleb.


Kenapa juga aku menghindar dari kak Hendri.


"Aku gak menghindar kak," jawabku.


"Tapi kalau nanti kamu butuh, aku selalu ada buat kamu vin," ucapnya.

__ADS_1


Aku menatap nya, mata yang selalu ingin melihat ku bahagia sekarang berkaca-kaca, seolah-olah mengatakan aku tidak apa-apa.


Gwaenchana


🎢Biar aku menepi, bukan lelah menanti. Namun apalah artinya, cinta pada bayangan.🎢


"Kak, Vina minta maaf," ucapku pada kak Hendri.


"Kamu gak perlu minta maaf Vin, aku tau cinta gak bisa di paksakan. Tapi kalau kamu bisa terima, aku akan maju," ucap kak Hendri.


"Makasih kak," ucapku memeluk kak Hendri.


prok prok...


"Wah lihat lah ini, teman-teman. Pacaran sama kak adit, dan selingkuh juga sama kak Hendri yang jelas-jelas mereka berdua sahabatan," ucap Dea.


Aku cepat melepas pelukan ku pada kak Adit.


"Jaga bicara kamu ya Dea, aku sama Vina temenan," ucap kak Hendri.


"Oh teman? atau mau ambil pacar sahabat nya?"


"Cukup ya Dea, kak Hendri gak gitu," ucapku.


"Wah lihat lah, mereka saling membela guys," ucap Dea.


Aku berlari ke kelas, karena malu dilihat banyak siswa siswi dari jurusan berbeda.


huuuuuuuuuuuu sorakan siswa disana.


"Ya Allah sekarang semua siswa disini mengejekku, karena dekat dengan 2 orang yang bersahabat." Memasuki kelas.


"Vin, kamu kenapa?" tanya Naya mendekat.


"Iya Vin, kenapa nangis? apa kak Adit yang buat kamu nangis?" tanya Nina dan aku menggeleng. Lalu memeluk mereka.


Aku menceritakan semuanya tadi diluar.


"Kok kita gak tau sih nin, teman kita di katain," ucap Naya.


"Lah kita kan disini belajar nay," jawab Naya.

__ADS_1


Aku melepaskan pelukan ku pada mereka.


"Aku mau putus aja dari kak Adit."


"Kenapa vin, karena semua siswa iri sama kamu, jadi kamu gak mau pertahankan hubungan kalian."


"Iya Vin, kak Adit itu udah baik banget sama kamu."


"Sebenarnya bukan cuma itu aja nin, nay."


"Terus?"


"Aku kira selama ini kak Adit lupa ngucapin salam, karena gak pernah ngucapin, dan pernah sekali dia mengucapkan Shalom" ucapku.


Nina dan Naya langsung menutup mulut mereka.


"Shalom berarti-


Aku mengangguk pelan.


"Tapi apa gak bisa di omongin baik-baik Vin?" ucap Naya.


"Aku gak tau nay," ucapku menangis.


QS. AL-BAQARAH 2:221


Wanita Islam tidak boleh menikah dengan lelaki yang tidak beragama Islam.


2 Korintus 6:14-15


Kamu boleh mencintai nya, tapi jangan ambil dia dari Tuhannya.


Dalam Budha


harus seagama tidak boleh ditawar.


.


.


.

__ADS_1


bersambung πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ


__ADS_2