
Saat ini aku di kampus, sekarang penerimaan maba dan dilaksanakan nya ospek, aku Naya dan Nina juga di kampus yang sama.
Raka sebagai senior dan aku junior. Raka tidak memperbolehkan aku ikut ospek. Namun, aku juga ingin merasakan seperti Maba lainnya.
"Vina, kamu gak usah ikut kegiatan ya! aku udah kasi tau juga, jadi gak apa," ucap Raka.
"Tapi Vina juga pengen ngerasain ospek, Raka. Vina gak apa kok," jawabku.
"Bener Raka, Vin. Kamu gak usah ikut aja," ucap Naya dan Nina.
"Kenapa kalian malah ngikutin Raka, kan Vina juga mau ikut."
Raka Naya dan Nina saling menatap, mereka melihat ku yang menunduk.
"Udah mulai, kalau ada apa-apa panggil aku ya! udah gak usah sedih gini, kamu ikut aja, tapi kalau capek bilang, oke?" Aku mengangguk dan dibalas usapan kepala oleh Raka.
"Naya Nina, aku titip Vina ya?" ucap nya tersenyum lalu pergi.
"Kapan ya, aku punya cowok seperti Raka, udahlah cakep, baik, perhatian, tajir pula, perfect."
"Yeaaa malah ngayal, nanti pasti ada kan senior disini cakep-cakep tuh." Naya menunjuk ke arah para senior yang kebanyakan memang cakep-cakep.
Semua maba sudah berkumpul di lapangan.
Lumayan panas hari ini, aku menunduk, karena terkena panas, mataku perih.
Sesekali melihat ke depan, Raka ada disana.
"Naya, Nina, aku capek," ucapku lemas
"Nina, Vina pucat," ucapnya.
"Panggil Raka, nay." Nina menyuruh Naya manggil Raka.
Aku menahan tangan Naya, "jangan panggil Raka, kita izin aja berteduh."
Aku Naya dan Nina berdiri. "Hey, kalian bertiga," ucap salah satu senior. Semua orang menatap ke arah ku Naya dan Nina.
"Mau kemana kalian?" tanya nya.
"Ini kak kita mau berteduh, teman kita sakit," ucap Naya.
"Teman kalian, biar senior yang bawa, Devi bawa dia berteduh."
"Iya ren."
"Vina," Raka melihat ku.
"Gue aja ren," ucap Raka.
__ADS_1
"Gue aja, gak apa Raka."
"Gak apa, Vina itu pacar gue," ucap Raka mengagetkan semua orang.
Raka langsung menghampiri ku, "ayo Vin," ajaknya.
Semua orang menatap ke arah ku dan Raka. Aku berjalan terus, ke tempat yang teduh.
"Raka, maafin Vina, harusnya tadi Vina dengerin apa yang kamu bilang," ucapku menunduk.
"Udah, gak usah merasa bersalah gitu, mau nungguin Nina sama Naya dulu, atau kita pulang duluan?" ucap Raka mengusap kepala ku.
"Gimana, kalau Vina pulang sendiri?"
"Gak boleh, keadaan kamu gini, aku gak izinin, tadi kan berangkat nya bareng aku."
"Tapi kan kamu belum selesai."
"Gak apa ayo!" ajaknya
Aku menatap Raka tersenyum padaku.
'kenapa senyum nya manis banget sih.'
"Vina," Raka melambai-lambai kan tangannya di depan wajah ku.
"Hah iya manis," ucapku
"Hehe Vina manis," ucapku terlanjur malu.
"Iya kamu manis, ayo pulang!" ucapnya mengelus kepala ku.
"Bentar Raka, Vina lemas," balasku.
"Ayo, aku gendong!" Raka berjongkok dan menepuk-nepuk punggung agar aku menaiki punggung nya.
"Vina malu dilihatin orang."
"Ayo Vina! gak usah lihat orang yang lihat kita."
"Aku berat loh."
"Ayo Vina! kalau gak, aku gendong paksa di depan mau?" Raka ingin mengangkat ku.
Aku langsung naik ke punggung Raka, dari pada diliatin orang digendong ala bridal style.
"Vina," panggil nya.
"Hm" jawabku di gendongan Raka, menundukkan kepalaku di bahu lebar miliknya.
__ADS_1
"Gak ada orang kok."
Aku melihat sekeliling, ternyata banyak orang yang merhatiin karena masih di area kampus.
Aku memukul bahu Raka dan menundukkan lagi kepalaku, "Raka"
Hahahah Raka terkekeh karena melihatku malu.
Tak lama berjalan.
"Vina, udah sekarang turun."
"Gak mau turun."
"Suka banget di gendong ya?"
"Iya" jawabku karena aku mengira masih di dalam, belum sampai parkiran, dan Raka jailin.
"Ya udah, berarti kita gak pulang."
"Kita pulang."
"Gimana kita pulangnya, kalau kamu masih gendong gini, aku gak bisa nyetir," ucapnya. Baru aku tidak lagi menunduk, dan melihat sekeliling, ternyata udah di parkiran.
Aku langsung turun dari gendongan Raka.
"Kenapa gak bilang, kalau udah di parkiran."
"Udah ayo masuk! jangan cemberut gitu," ucapnya membukakan pintu mobil.
"Silahkan masuk, tuan putri nya Raka," ucapnya lagi membungkuk.
Aku terkekeh melihatnya. "Gitu dong senyum, kan cantik." Aku langsung masuk ke mobil sambil senyum-senyum.
Idih senyum-senyum sih mblo
Lah kan kita sama
oh iya lupa
pikun sih hahahaha
Jangan lupa like vote komen
Just call me chinggu oke 😉
annyeong 🤗
.
__ADS_1
.