Di Jodohkan Namun Tak Berjodoh

Di Jodohkan Namun Tak Berjodoh
Banyak rezeki


__ADS_3

Setelah makan di restoran tempat Dimas dan Naya mentraktir makanan, mereka masih mengobrol dan bercanda. Adit dan Vina sekalian untuk ngajak makan-makan juga di rumahnya, karena orang tua dan mertua nya saat ini sedang memasak mempersiapkan masakan yang banyak untuk di makan beramai-ramai.


"Alhamdulillah, banyak rezeki selama kita menikah ini ya?" Ucap Hendry, ia juga bersyukur sedikit pengiritan makan di luar.


"Iya, alhamdulilah. Semuanya sudah sama-sama menikah. Dulu kita memang tidak mengenal Dimas, tapi sekarang kita sudah sahabatan sebagai suami Naya." Naya menatap Dimas, suaminya masih baik belum terlihat bahwa akan menyakiti nya.


"Sebaiknya kita pulang aja, hari mulai gelap. Nanti setelah Maghrib kalian ke rumah ya."


"Devan dimana dit? Kita sampai kangen kalian jarang bawa dia jalan lagi."


"Dulu karena jarang ada oma sama nenek nya, sekarang mereka sering menginap di rumah kita. Jadi kalau kita mau keluar mereka yang momong."


"Enak ya, gak perlu punya pengasuh. Tapi udah ada yang mau ngasuh."


Mereka akhirnya meninggalkan restoran, dan pulang.


...******...


Malam harinya sudah datang ke rumah Adit, terlihat sangat bagus sekali karena di beberapa bagian rumah nya dihias.


Mereka bersalaman dan agak heboh melihat Devan ada di stroller, mereka gemas melihat gemasnya baby Devan.


"Baby Dev, kenapa kamu lucu banget sih? Pipinya juga gemas."


"Kalau pipi mirip ibunya, sisanya ayah Adit semua ya sayang ya?"


"Kenapa kalian disini saja, itu persiapan barbeque an sudah hampir selesai."


"Ini lebih menarik tante, dari pada makanan nya. Karena ini bakpao yang sebenarnya."


"Enak aja kalian ngatain anak aku bakpao, orang dia boneka aku."


"Eh tolong jangan berkerumun di sini, nanti cucu saya sesak."


"Ya gak lah om."

__ADS_1


"Sana kalian, biar om yang bersama pangeran kecil yang gemas ini." Papa nya Adit mengusir sahabat Adit agar tidak mengerumuni cucu nya, ia tidak mau cucunya merasa tak nyaman jika di sekeliling penuh dengan orang.


"Yaelah, kita diusir."


"Diusir suruh makan, bukan suruh pulang." Papa Anton sambil bermain dengan cucunya.


Mulailah mereka bakar-bakaran, sambil makan juga yang sudah di persiapkan. Sambil mengobrol dan bercanda, istri dan suami berpisah. Mereka mengobrol masingmasing.


Namun saat mereka asik mengobrol, ada remaja yang mengucek-ngucek matanya sambil merengek.


"Pa, anak manja nya baru bangun." Ucap Vina pada papa Gilang. Papa Gilang langsung menoleh.


"Papa," panggil nya. Karena ila lebih dekat dengan papa nya.


"Iya sayang? Papa disini."


"Itu siapa?" Tanya Dimas.


"Adik ipar gue." Jawab Adit.


"Owalah, adiknya Vina. Baru tahu gue."


"Iya juga, jadinya gue baru tahu ya."


"Kenapa gak ada yang bangunin ila? Masa ila di tinggal sendirian di dalam."


"Cuma disitu gak jauh, lagian kita kan gak kemana-mana."


"Sama aja papa gak bangunin ila, ila juga mau makan."


"Oh anak papa takut gak kebagian makan?" Tanya papa Gilang, membuat ila mengangguk.


"Vin, tolong adik kamu mau makanan nya juga."


"Ambil sendiri bilang pa." Vina sengaja membuat adiknya semakin kesal.

__ADS_1


"Papa," rengek nya.


"Yang satu suka merengek, satu lagi suka bikin adiknya makin kesal."


"Ila mau apa?" Tanya Adit.


"Sayang, ayo cuci wajah kamu dulu. Kamu kan dari bangun tidur langsung kesini."


"Namanya juga mau makan pa."


Papa Gilang menghela nafasnya. "Iya ayo!" Papa Gilang mengantar anaknya untuk mencuci wajahnya, sebelum makan.


"Cantik, udah besar. Tapi sayang tingkahnya masih anak-anak."


"Orang dia masih SMP dim."


"Hah? Gue kira udah SMA akhir gitu."


"Iya SMP akhir."


Setelah membantu anaknya mencuci wajah, papa Gilang kembali keluar bersama ila.


"Anak kesayangan papa, sudah selesai cuci muka nya?" Tanya mama Dira.


"Sudah ma, di lap juga muka nya ila."


"Papa terlalu memanjakan dia, jadi begini kan."


"Sudahlah ma, orang cuma gini doang." Vina dan mama Dira menggelengkan kepalanya.


Dimas dan Hendry ingin memiliki keluarga seperti keluarga Vina, mereka ingin hidup bahagia bersama istri dan anaknya.


Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...


Baca juga cerita bebu yang lain 😘

__ADS_1


IG : @istimariellaahmad98


See you...


__ADS_2