
Haloo semua.. apa kabar kalian? Hoho maaf ditinggalin kemarin soalnya disini banjir.. Ditempat kalian smoga nggak ya!
kemarin aku kekampus terus mau pulang sorenya. Ehh hujan deres banget. Jadi nginep deh kekosan temen,, terus besoknya mau pulang nggaknya jalan banjir dan nggak bisa dilewatin. Tapi nggak pa-pa. karena yakin apa yang Allah kasih pasti yang terbaik buat hamba-hamba-Nya yah.. atau bisa jadi pelaran buat kita yang disini untuk melindungi lingkungan dan alam milik kita. Semoga kalian baik-baik yah dimanapun kalian berada.
...----------------...
Rumah yang Lingling masuki ini adalah rumah yang berada ditengah hutan, rumah yang selalu dighosiipkan memiliki hantu, siapapun yang masuk kesana tidak akans elamat dan tidak akan bisa keluar lagi. mereka hilang tampa jejak dan juga tanpa kabarr. Sebenarnya ada banyak yang melakukan survey dengan uji nyali, atau dengan membuat acara TV dulu bahkan pernah ingin dibikin Film tetapi belum sempat mereka smeua melakukannya mereka hilang secara mendadak dan juga tak ada kabar,,
Rumor yang beredar semakin membuat siapapun takut dan tidak berani dengan melewati rumah itu. Bahkan meliriknya saja mereka harus fikir dua kali. Tapi tak orang lain ketahui, rumah yang besar itu disana ada ruangan rahasia, yang mampu membuat siapapun menganga tidak percaya. Berisikan banyak orang yang sangat tampan dan juga kaya raya.
Lingling mendengus ketika memasuki ruangan itu, bauh alcohol sangat menyengat, belum lagi tatapan semua orang yang tajam mengarahkan padanya. Sedangkan dirinya diapit oleh Andes dan Mike. Dibelakangnya sudah ada Alex dan salah satu temannya Andes yang baru bernama Boy. Ahh dia sudah menikah dan hari ini ia ditugaskan menggantikan Nathan dikarenakan Nathan ada urusan dengan keluarganya. lagipula ini sebenarnya memang tugas Boy
“Waah-wahh ada anggota baru disini.”Ujarnya salah satu orang yang memiliki tato hampir disekujur tubuhnya namun mengenakan jas merah terang. ada dileher dan juga beberapa dibagian wajah, alisnyaahh Lingling tidak tau tapi milip seperti dipisahkan, emm rambut yang panjang namun dikucir. Rahang tegas mata tajam. Dia sangat tampan melebihi Andes dimata Lingling, namun ia tak tertarik. Ia hanya mengakuhi saja. He lagi pula Lingling itu juga perempuan.
Andes disana mengangguk.”Dia menggantikan Keyna untuk mala mini dikarenakan Keyna tidak bisa hadir. “Ujarnya disana dengan biasa saja.
Pria didepannya itu mendekati Lingling dan menatapnya dalam dan menghanyutkan.” Dia tidak kurang gizikan?”Tanyanya mengundang gelak tawa orang lain.
__ADS_1
Ling mendengarnya melotot tal terima. Sosok dihadapannya sangat sombong namun ia malas untuk menjawann dan bicara. Sungguh sangat melelahkam jika harus bicara. Andes disana melriknya dan berkata.”Jangan. dia penyakitam tak bagus untuk kau jual organ dalamnya Hendrik.”Ujarnya Andes semakin membuat Ling melotot. Ingin menjawan tapi ingat bicara memerlukan tenaga. Jika tenaganya dipakai maka itu tak baik lebih baik ia diam.
“oooo Andes sangat mengerti maksudku hehe.”Ujar Hendrik disana lalu menatap Lingling menuulurkan tangannya.”Halooo perempuan penyakitan.. perkenalkan aku Hendrik, dan kau siapa hmm?”Tanyanya..
Lingling kaget mendengarnya, dia tau dirinya perempuan?
‘Iya aku tau’ Ujar Hendrik membuat Lingling menatapnya terdiam.
"’Dia bisa membaca pikiranku?” Gumam Lingling dalam hati,
Lingling disana tetap tak berubah. Ia malah bergeser mendekati Andes dan menatap Handrik dengan tatapan jijik membuat Hendrik disana meremas tangannya malu menatap Lingling.. "Kau bisu?”
Pertanyaan Hendrik tetap tak dijawab membuat rahangnya mengeras.. baru kali ini ia diabaikan oleh orang. Mike dan yang lain jingkrak-jingkrak dalam hati karena baru Lingling yang menolak pesona Hendrik sang pemanipulatif handal. sungguh dia itu licik dan juga kejam. Jika Andes dan lainnya itu kalian anggap kejam. Maka Hendrik adalah manusia yang kejamnya berkali—kali kejam dibanding mereka. Hendrik akan mendekati mangsanya seakan-akan mampu memberikan dunia. Ia berlagak menjadi kesatria berbaju putih bak malaikat namun nyatanya dialah malaikat kematiannya, dialah yang menyakitinya.. dia itu penghancur baik hati, fisik, maupun batin.!!
Bahu Lingling ditahan oleh Hendrik dan tersenyum manis. Lingling menatapnya risih hingga tangan dibahunya lebih tertekan membuat ia kesakitan. Lingling menepis tangan itu kasar membuat sang empu kaget bukan main. Baru kali ini ia ditolak dan ini adalah gadis jelek. Lingling mendengus dan menatap lain arah tak suka..
”Kamu berisik.”Ujar Lingling dan mendekati Andes lebih erat.
__ADS_1
Andes menyeringai melihat Hendrik. Hendrik mengepalkan tangannya.”ohh ayolah Tuan Hendrik hehe. Dia itu laki-laki bukan perempuan wajar saja tidak menyukai sentuhanmu.. lagi pula dia tidak suka dengan orang asing. Tolong dimaafkan.”Ujarnya Boy dengan tersenyum manis. Akhh mereka adalah pasangan yang sangat pas, sama-sama suka memanipulasi mangsanya.
“Hari ini sudah pukul 11malam. Mari kita berpesta saja.”Ujarn salah satu dari sana. Hendrik mengangkat tangannya menahan semua orang. Aura suram disini membuat siapapun akan meneguk saliva nya. Hendrik mendekati Andes dan menatap Lingling tajam.” Benarkah dia lelaki? Aku bisa rasakan jika dia perempuan.”Ujarnya dingin berbeda dengan yang tadi.
Lalu menatap Lingling tajam.”Dan yang kedua tidak ada yang boleh masuk kedalam sini kecuali anggota kita, dia bukan anggota kita yang artinya tidka boleh ada diacara ini. sesuai perjanjian diluar dari anggota maka dia harus menjadi mangsaku..”Ujarnya menyeringai kejam menatap Lingling tajam.
“Apa maksudmu Hendrik..! dia anggota kami danom dia kesini bersama kami. Kau tidak berhak begitu...!” Bentak Mike kuat membuat siapapun tercekat. Keduanya sangat kuat jika dibandingkan. Tak ada yang berani namun Lingling malah menguap disana.
Hendrik tertawa disana.”kau tidak tau beda antara anggota kelompokmu dan angota kelompok kita? dia bagian dari kalian bukan dari kita. jadi dia tetap orang asing meski teman dan anggota kalian. Sesuai kesepakatan berikan padaku.”Ujarnya licik menatap Lingling ia yakin Ling perempuan, sangat yakin, lalu ia juga sangat tertarik melihat Lingling yang tak tertarik padanya. Biasanya tanpa ia goda juga perempuan yang mendekatinya.
“Jangan coba-coba Hendrik..!” Bentak Andes disana. Lingling yang menyimak saja itu memejamkan matanya ngantuk lalu bersandar pada bahu Andes bagaikan kucing. Semua orang menatapnya ngeri.”Lingling bisa-bisanya kau tidur begini. Bangun.”Ujr andes mengguncang bahunya melihat Lingling yang dilkuar dari ekspetasinya. Seharusnya kan perempuan itu akan takut, memisahkan atau akan ikut biasalah ini malah tidur dengan enaknya dibahu orang.
Lingling berdecih kesenangannya diganggu. Matanya menatap Hendrik tajam dan berkata.”Aku tidak suka melihat dia. Dia sangat berisik.”Ujarnya disana ketus membuat orang membola.
Apa katanya tadi?
tolong ulang!
__ADS_1