Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Jujur


__ADS_3

Mike terdiam gugup. “Anuu. Tunangannya Lingling seorang jendral bernama Chun. dia salah satu jendral terbaik diperbatasan kekuasaan ayahnya. Bahkan digadang-gadang akan menggantikan ayahnya Eliza dimasa depan.”Ujarnya. ia malam tadi juga cukup kaget akan informais yang ia dapatkan.”Tapi Queen.. kabarnya jika tunangan Lingling itu berkhianat dan berselingkuh dengan kakak Lingling itu sendiri. Mereka melakukan hubungan terlarang terang-terangan karena jendral Chun tak menyikai Lingling.”Ujarnya pelan dan jujur.


“Ada lagi??” Tanya Keyna serius.


“Tunggu-tunggu. Bentar gue ngeleg.”Gumam Boy mendengarnya, ia menatap Mike dan Keyna yang juga menatapnya sekarang. Alex? Ia sedaro tadi tenang mendengarkannya. Jakson? Ia juga ikut mendengar dan menyimak saja.


“Maksud loe Lingling menyembunyikan data dia?”Tanyanya pada Mike.


Mike mengangguk pelan.”Gue juga kaget pas tau semalem.”Ujarnya pelan. Pikirannya berkecamuk dengan apa yang ia rasakan.


“Lanjut sama penjelasan loe tadi Mike.”Ujar Keyna dingin.


Mike disana menatap Lingling yang tertidur pulas. “Dia punya kakak juga. Kakaknya suka fitnah dia, bahkan dia pernah mau membunuh adiknya karena tidak suka adiknya bertunangan dengan jendral Chun yang juga ia cintai. Kakaknya juga yang membuat orang tuanya tak menyukai Eliza... “Ujarnya. “Tidak ada kebohongan yang dibicarakan Lingling jika masalah hidupnya. Karena hidupnya memang semenyedihkan itu.”Ujar Mike bingung.


Mike bingung. Kenapa Lingling menyembunyikan informasi dirinya sedangkan tak menutupi kebenaran yang ada? Apa tujuan Lingling? Apakah ia memiliki tujuan butruk? Tapi jika iya kenapa ia selalu jujur akan hidupnya terkecuali identitasnya??


Keyna dan lainnya juga diam ikut berfikir.


“Selebihnya gue enggak ada informasi lain, yang gue tau juga kalo kemarin Andes sempat nyekap penyudup bukan? Nah itu kakak dan juga salah satu jendral terbaik didaratan perbatasan. Gue curiga kenapa keberadaan Lingling hampir serentak sama mereka yang ditemukan? Apakah Lingling salah satu dari mereka buat nyeludup dikita dan berkedok baik buat jadi pengkhianat?”Tanya Mike dengan pelan.


“Tapi kayaknya enggak deh Mike.”Ujar Bpy membantah, “Bukannya gue setuju atau gue memihak pada Lingling. Kalo memang benar Lingling pengkhianat, apa alasannya sedangkan orang tuanya sudah membuangnya? Kakaknya sudah menjauhinya dan semua orang tidak menginginkan kehidupannya?? Gue enggak mau bilang kalo dia bukan pengkhianat tapi setidaknya kita nggak bisa bilang tanpa ada bukti.”Ujarnya pada teman-temannya.


Keyna mengagguk akan ucapan Boy.”Kita kenapa bicarain disini?”Tanya Alex pelan pada semua temannya. “ Bagaimana kalo dia benar-benar pengkhianat dan benar-benar penyelundup, kalo dia tau identitasnya terbongkar sama kita gimana?”Tanyanya melirik Lingling.”Gimana kalo dia Cuma pura-pura tidur dan mendengar semua ucapan kita?”Tanyanya dingin. Bahkan sangat dingin.


Keyna Nampak menuyeringai.” Kalo memang dia penyusup, seengaknya dia tau posisi dia sekarang kalo dia bukan ditempat yang baik. Dan dia sadar kita bukan manusia yang semudah itu dia masukin.. “Ujarnya pelan dna berdiri. Ia melirik Lingling dan mendekat.


Pikiran mereka sama-sama berkecamuk akan data dan info Lingling. Kenapa Lingling membodohing mereka akan data dan namanya? Siapa Lingling sebenarnya? Tapi jika dilihat dan juga semua fakta terarah jika bahwasannya Lingling adalah penyusup dari kelompok mereka.


Keyna disana mendekati Lingling. Menatap wajah damai Lingling, tangannya yang halus itu terarah pada leher Lingling, dan Cek.... matanya yang datar sekarang sedikit membesar karena kaget. Terlihat Lingling menahan tangannya dengan mata dingin.


Lingling pura-pura tidur...! Batinnya

__ADS_1


Senyum Keyna terkuak dengan ciri khas smirk miliknya lalu kembali menarik tanganya dengan menggoyangkannya dengan lain arah hingga Lingling melepaskan tangannya. Lalu tangannya dengan cepat memukul tepat dimata kanan Lingling.


Namun lagi-lagi Lingling menahannya dan menatap Keyna dingin. Sejujurnya kan sudah dikatakan jika Lingling itu menuruni telinga ibunya yang tajam yang bahkan sampai dua kilo meter ia masih bisa mendengar, bahkan ketika ia tidur ia maish bisa mendengar disekitarnya termasuk ucapan mereka tadi. Ia cukup kaget mendengarnya tapi ia mencoba tenang dan berfikir jernih. Ia tak boleh gegabah dan menyepelehkan mereka semua


Bugh.. sekali pukulan tepat mengenai bibir nya Lingling karena terkena kepala Keyna yang sengaja, darah bercucuran keluar dari sela-sela bibirnya akibat kerasnya benturan itu. Bahkan sudut bibirnya berdarah akibat sobek ulah Keyna.


Keyna menyeringai dan degera menarik kakinya untuk menendang Lingling. Lingling dengan cepat menghindar namun Keyna yang terlalu cepat melupakan kuda-kuda kakinya hingga hampir jatuh, Lingling yang sadar akan gerapan Keyna yang berbahaya pun menahan tubuh Keyna yang hampir terjatuh karena menendang angin. Keyna tak mengambil jalan lain selain kembali menyerang Lingling dengan sikunya. Lingling mengelak dan menahannya tanpa melawan sedikitpun. Keyna yang disana terdiam merasakan tangannya ditahan. Lingling cukup pintar dam kuat berbeda dnegan info yang ia dapatkan. Lingling bukan sosok bodoh atau sosok yang tak bisa diandalkan..


Dor.. Keyna terkaget mendengar suara tembakan pada sisinya. Lingling disana sudah tak lagi disisinya dan sudah berpindah. Mata Keyna memebsar kapan ia berpindah temoat perasaan tadi masih disisinya memegang pinggangnya. Anda tadi LIngling tak menahannya, bagaimana jika ia terjatuh dan perutnya terbentur sofa? Apakah anaknya akan baik-baik saja?


Tembakan itu dari Mike kepada Lingling. Lingling mengenakan ilmu telepotasinya hingga kecepatannya bagaikan angin. Mike tak erhenti disamna dan kembali menembaknya.


Dor... Cling.. Tar... tembakan itu terkena orname rumah itu hingga hancur dan memantul pada dinding rumah hingga bolong. Waw itu sangat luar biasa.


''Berhenti disana. Atau kau akan kami bunuh..!!” Tegas Alex pada Lingling. Lingling tetap dengan wajah tak berekspresinya menatap mereka semua. Ia melirik Alex dan Boy yang sudah siap dengan senjata api mereka. Lingling menyeringai dan mengeluarkan senjata api disakunya dua-dua. Semua kaget melihatnya, dimana ia mendapatkannya? Itulah batin mereka.


“Siapa kau sebenarnya?”Tanya Alex dingin.


Lingling disana kembali duduk diatas sofa dan ,menatap mereka satu persatu.”Namaku Lingling.”Ujarnya tenang.


“Bohong..!” Teriak Mike kuat.”Namamu Eliza, kenapa kau menipu kami? Siapa kau sebenarnya?”Tanyanya membentak kuat. aura mencekam dan rasa ingin membunuh disana sangat kentara. Hingga jjika ada orang lain disana akan gemetar ketakutan melihatnya. Untunglah didalam sana semuanya memiliki sisi darah dingin semua.


Lingling menatap mereka dengan mengernyit.?”Aku tidak berbohong. Namaku memang Lingling, dan yah Eliza namaku tapi aku tidak suka nama itu, jadi tidak ada kebohongan.”Ujarnya pelan. Benar bukan? Nama aslinya Zhu Lingling Han. Anak Zhgu Qira dan han juga Zauhan, sama-sama mantan keturunan kaisar yang hebat dan sangat disegani.


“Kau berbohong akan identitasmu..!! tidak usah mengelak dan membohongi kami lagi.! kami sudah tau semuanya” Ujar Keyna tnang namun penuh penekanan.”Katakan qpa maumu?? Atau tidak nyawamu yang menjadi taruhannya.”Ujarnya dingin. Sangat dingin meski terdengar pelan.


Lingling disana terkekeh mendengarnya.”Kalian bodoh.”Ujarnya. aura membunuh semakin kuat.. sangat mencekik hingga nafas Lingling sedikit tertekan, aliran darah Lingling berdesir serta pacuan jantung yang lebih memacu. Namun LIngling tetap tenang dan mengimbanginya. Ia menatap semua dari mereka satu persatu lalu terhenti pada Keyna, wanita yang tak bisa ia remehkan. “Bagian mananya aku membohingi identitas?”Tanyanya tenang.


“Kau tak bilang jika kau dari keluarga jendral dan juga memiliki tuangan jenderal..!” Ujarnya Alex dengan membentak.”Kau tidak usah mengalihkan ucapan dan berkata kami bodoh.. “Lanjutnya tak senang dibilang bodoh. Hey IQnya bahkan hampir 190.


Lingling mengangguk.”Bukan aku yang tak bilang, tapi kalian yang tidak bertanya. Kalian hanya bertanya aku dan kehidupanku.,”Jawabnya tenang menatap mereka.” Bagian mananya aku berbohong? Katakan semua ucapanku yang mana yang bodoh yang kalian ketahui??? Aku punya tunangan, aku punya keluarga yang tidak ber otak, aku punya kakak iblis dan hidup yang tidak diinginkan. Bagian mana yang aku bohongi kalian?”Tanyanya sangat dingin.”Aku bukan pembohong. Kenapa sedari awal kalian tidak bertanya aku dari keluarga mana dan marganya apa??”Tanyanya dengan pelan.

__ADS_1


Semua terdiam disana. Benar juga, tidak ada yang bertanya sedari awal Lingling berasal dari mana dan siapa nama orang tuanya, mereka selalu terfokus cerita hidup Lingling. Dan Andes? Kennapa ia menutupi data dan juga infonya LIngling? ,mereka yakin jika Andes mengetahui jika Lingling dari keluarganya jendral? Andes tidak sebodoh itu untuk mempercayai Human.


Keyna mengangguk.” Kau benar.’”ujarnya disana mengangguk pada Lingling. Ketiga temannya menatap Kryna melotot. Lalu Keyna menyeringai.”Dan jawabanmu terlalu klasik buat hal ini.. kau fikir hanya kau yang licik disini??? Hahaha... kami disini tidak mungkin menjadi penguasa dunia gelap jika mudah mempercayai semua ucapanmu.. dan aku tidak akan dicap sebagai Queen Of Devil.”Ujarnya datar. Sangat datar.


Lingling tertegun. sial..!! rencana dan ucapanya sangat mudah dibaca, ia lupa jika dihapadannya ini manusia gelap dan juga manusia yang berjiwa iblis,, bahkan jika ia licik mereka juga jauh lebuh licik. Lingling tersenyum.”Tidak, yang aku biklang fakta, jika kalian licik maka aku tidak, aku selalu berkata jujur akan yang aku bicarakan.:Ujarnya tenang mencoba untuk tak tetap tenang dalam situasi baik atau kapanpun.


“Oke sekarang jawab pertanyaanku..!” Ujar Keyna pelan. Lingling menatap manik matanya lekat dan mengangguk. “Siapa kau sebenarnya dan mengapa kau ada disini?”Tanyanya pelan dan dingin. Ia tau jika Lingling orang yang tak bisa ia remehkan.


Lingling dengan pelan menjawab.”Nama Eliza adalah pemberian dari orang tuaku.”Ujarnya pelan dengan penuh penekanan.”Dan aku tak memiliki marga karena orang tuaku tak mengangapku.” Lanjutnya. Semua diam.


Lingling disana menatap kedepan kosong.” Jika namaku saja mereka buat dengan tanpa niat dan tanpa arti, lantas apa gunanya aku mengenakan nama itu??? Mengingat nama itu membuat luka dihidupku sedangkan aku akan memulai hidup baruku dan mencari kebahagiaanku sendiri.”Lanjutnya dengan penuh keseriusan.


Semua diam menatap mata Lingling,, terlihat tak ada kenohongan atau memang mereka tak menemukanya karena ekting licik Lingling yang sangat rapi? Lingling disana kembali berkata. “ Aku anak kandung mereka tapi mereka tak mengangapku anak karena aku bodoh dan juga selalu mencari perhatian mereka, apakah salah jika soerang anak kecil bodoh dan juga mencarii perhatian orang tuanya sendiri?. Hey aku bodoh karena mereka tak mengajariku, sedangkan kakakku? Ia pintar karena diajarkan oleh mereka, dididik dan disekolahkan. Sedangkan aku?? Aku bahkan tidak diajarkan dan tidak diberi pendidikan.. apakah mereka yang salah atau aku yang bodoh? Yang benar saja, mana ada anak yang langsung pintar didunia ini?”Tanyanya dengan mendengus tak suka. “Hey ini sudah ku jelaskan bukan? Jadi tidak ada yang harus aku katakan lagi..”Ujarnya menghela nafas.


Semua diam mencari kebohongan, namun yang ada wajah yang putus asa dan juga suara bergetar menahan tangisan, mereka sadar jika Lingling sangat rapuh.


Lingling disana menghela nafas menatap mereka satu persatu.”Lalu aku memang dikirim kehutan untuk mengelidiki kalian, hey.. aku ini tidak pernah dididik dengan apapun yang mereka punya, baik dari kasi sayang, ilmu tembak atau apapun itu, tidak ada yang mengajariku. Hanya alam yang menuntutku. Hanya perut yang selalu mengajariku cara supaya bertahan hidup.. “Ujarnya dnegan membentak.


“Yah aku memang penyusup diantara kalian..”Ujarnya. Seemua menatap Lingling kaget disana.


Lingling terkekeh.”Tapi itu bagi mereka, mereka itu tau aku tak punya keahliann tapi mengirimiku kesarang kalian. Bukankah itu sama saja dengan membuangku dan juga menyuruhku untuk terbunuh didalam kandang singa? Hey orang bodoh saja juga tau hal itu.”Ujarnya lagi menepuk sofa dibawanya. Matanya menajam. “Dan dari sana aku sadar jika aku dib uang, aku memilih hidup dengan layak dan mencari kesenanganku, dan ternyata aku bertemu Andes, aku tidak ada niat berkhianat.. jikapun ada aku tidak akan pernah meruntuhkan kalian. Aku tidak berada dipihak dimana orang yang membuangku dan tak mengangapku. Aku hidup dengan pilihan dan juga keinginanku bukan mereka.”Ujarnya penuh tekat. Sangat jujur dan juga fyiur tak ada yang ia bohongi akan hal ini.


Keyna dan lainnya diam mendengarnya, mereka sama sekali tak menemukan kejangalan atau kebohongan. Tangan meteka masih stay hendak menodongkan pistol pada Lingling.


Dan Dor...... Semua kaget ketika Mike menembak Lingling. Bahkan Keyna juga ikutan kaget dan menatap ketiga temanya mencari tau siapa yang menembak.


Namun Lingling tak terkena tembakan, ia disana sudah berpindak duduk dna menatap Mike pelan mike disana menatap Lingling tajam dan berkata.”Tidak ada alasan untuk seseorang yang berkhianat. Sekali berkhianat tetap berkhianat. Mau kau jujur mau kau tidak. Karena kau memiliki darah dengan mereka, sudah pasti suatu saat jika kau disuruh memilih membunuh kami atau keluargamu pasti kau akan membunuh kami bukan keluargamu.”Ujarnya Mike dengan tegas. Alex disana mengangguk membenarkan. “Dan aku tidak akan mempercayai seseorang yang sudah berbogong sedari awal pertemuan..”Ujarnya pelan meski dalam hati ia tak ikhlas akan hatinya.


“Mike, Alex.. bukankah kalian menyukainya??”Tanya Boy mengernyit.


Mike disana mendengus.”Tidak ada alasanku untuk tidak membunuh hama yang suatu saat nanti membunuhku, termasuk cintaku.” Jawabnya penuh tekanan. Lingling mendengarnya cukup menyeringai, bukankah jika begini kesempatan ia kembali akan mudah? Tapi tunggu dulu,, ia masih punya tanggung jawabn disini. Ia tak bisa meningalkan orang-orang yang sudah ia beri janji. Pajang baginya untuk mengingkari janjinya.

__ADS_1


__ADS_2