
“Nggak mau Andes... aku nggak mau makan makanan lembek itu...!!” Teriak Lingling tak terima ketika diberi makanan encer tersebut.
Bubur. kalian tau bubur encer yang cuma diseruput saja itu,? lembek, cair dan tidak ada rasanya? yang bagi Lingling lebih mirip muntahan kucing itu.
Matanya mendelik tajam melihat Andes.”Coba kau lihat, itu makanan mirip eeknya anjing, mana bisa aku memakannya, kau saja makan sana.”Ujarnya lagi tak terima.
Andes disana melotot.”Kan yang sakit kau kenapa saya yang memakannya? “Tanya Andes tak percaya.
“Justru karena aku sakit harusnya membutuhkan nutrisi dan gizi yang banyak bukan beginian.. kau saja tidak mau makan apa lagi aku.”Ujar Lingling mengibaskan tangannya tak terima.
Andes menghela nafas disana, tak berselang lama Mike pun disana menghela nafas dan berkata.”Kau mau makan bubur ayam yang dijual diluar saja? Aku pesan lewat gofud.”Ujarnya memamerkan hpnya disana kepada Lingling., Ia lelah melihat perdebatan yang tiada ujungnya ini
Mata Lingling berbinar.” Harus banyak ayamnya, bila perlu ayamnya saja yah.. ayam bakar, ayam goreng.. yang penting ayam kering yang harus digoreng atau dibakar.. aku tidak suka ayam yang disantan atau apapun itu, aku tidak suka makanan lembek.”Ujar Lingling mengoceh dengan polosnya.
“Dikasih jantung malah minta hati yah,, dibaikin ngelunjak yah..!” Gumam Mike geram.
"Mana ada. Kita bahas ayam yah... bukan jantung atau hati .Tapi hari ayam enak loh..."Ujar Lingling berbinar.
"Syalan...! itu sindiran bodoh,,," Ujar Mike terang-terangan.
Oh nggak Ikhlas mau ngasih aku makan? Kalo enggak yah nggak usah..! Sok baik pulak.” Ujar Lingling sinis pada Mike. Ia mendengarnya.
“Ikhlis nggik sii... “ Ujar Mike mencibir segera memesan makanannya Lingling meski mendelik tak terima. Lingling disana tak juga menatapnya dengan enak. “Udah gue pesennin. Nggakk usah ngeliat gitu juga. Copot tu mata baru tau rasa..!!” Ujarnya Mike disana dengan tatapan datarnya.
Lingling mengintip hpnya Mike.” Sayang Mike banyak-banyak.”Ujar Lingling tersenyum dan memeluknya dari jauh. Mike mendengarnya menahan kedutan dibibirnya.
Andes? Ia menatap Mike datar dan juga tak berekspresi samna sekali. “Nggak sayang Andes yang pelit.”Ujar Lingling mendelik kepada Andes.
Andes mundur dan menatap datar Lingling, tak bicara apapun dan...
__ADS_1
Gar.. ia menutup pintu kuat hinggga Lingling dan lainnya kaget. Mata Lingling hampir keluar dari tempatnya. Menggeleng melihat kaca rumah sakit yang bergetar akibat Andes.”Gila tu anak.”Ujarnya disana berdesis.
“Lagian loe beneran nggak ada hubungan sama Andes? Andes enggak bakal gitu kalo nggak jeules kan? cemburu gitu?”Tanyanya Alex doisana sembari memainkan hpnya, ia membersihkan sudut hpnya yang retak akibat jatuh. Kaget karena Andes menutupi pintu tadi.
“Sudah ku bilang. Aku tidak ada hubungan sama Andes...”Ujar Lingling menghela nafas. Mike melihatnyapun mereraikan disana.
”Udah jangan lanjutkan... “Ujarnya mendekati Lingling. Ia menggeleng sebagai tanda jangan memberitahu identitasnya. Lingling yang ingin menjelaskan bungkam.
“Apa tu kode Des. Jangan-jangan nikung temen loe, loe juga g4y ya..!” Pekik Nathan disana menatap Mike. Mike disana menetap bibirnya kuat hingga bauh besi menyeruak indra penciuman Nathan.”Sekali lagi muncung loe ngomong. Gue pastiin tu gigi bakal rata sama tanah.”Desisnya. Nathan disana mendengus mengusap bibirnya yang berdarah.
“ Gila loe. Sariawan dah gue... Yallah dosa apa si gue temenan sama loe Mike jadi manusia tempramen banget.”Ujarnya Nathan disana mendelik tjam pada Mike. Mike hanya mendengus lalu bersedekap dada.
Lingling disana tersneyum tipis, jika begini ia mengingat Kenzo dan Kenzi sahabatnya. Leqi dan juga Wolly. Ia menyayangi sahabat-sahabatnya itu, mereka selalu menerima Lingling apa adanya, mau menjadi kuda dan babu, mampu juga mendukung apapun yang Lingling lakukan... Lingling rasanya sangat rindu kepada mereka sampai pada hatinya sakit. Kenapa dulu ia sampai mengabaikan teman-temannya sampai ia rasa kehilangan saat ini.
''Hey... itu makannya udah sampek, dimakan. Awas aja ngeluh gendut,.”Ujar Mike memberikan makanan pada Lingling. Lingling disana menatapnya berbinar dan tersenyum, ia menganggguk”Terimakasih Mike....”Ujarnya dan memeluk ayam goreng yang ada dihadapannya. Satu boks besar dengan sausnya. Lingling tak tau tapi ini enak..!!!
Lingling menatap Mike dengan kerutan dikeningnya. “Andes?”Tanyanya dengan bingung.
Mike mengeleng.,”Dia ikut. Loe dirumah aja.”Ujarnya Mike.
“ Aku ikut.. aku sehat kok.”Ujar Lingling cepat memotong.
Mike mengeleng tegas.”Terserah, mau nyuruh atau enggak aku tetap ikut titik..!” Ujarnya Lingling dengan santay dan tetap makan makannya.
“Keras kepala.”Ujar Mike.
“Yah iya kalo lkembek yah kepoala loe, soalnyakan isi otak loe cair.”Ujarmya Alex kpada Mike dengan mengejek.
“Congean dong., mangkanya ada bauk-bauk busuk dari tadi.”Ujar Lingling polos dengan makannya.
__ADS_1
Dengan polosnya Mike mencium ketiaknya dan tubuhnya” E-enggak bauk kok woy...”
Ujaran Mike mengundang gelak tawa.”Canda elah. Seriusss aja idupnya.”Ujarnya Allex. Mike mendengus dan duduk mencium ketiaknya. Meyakinkan jika ia tak bau dan hidungnya masih berfungsi.
Gelak Lingling sangat membahanan disusul yang lain. Mike disana tak suka hingga berkata.” Ketawa aja terus. Gue sumpahin loe kesedak ayam baru tau rasa.. matis ekalian biar suara— Lingling
“Uhukkuhuk.... Mike kaget mendengar batuk itu lalu mendekati Lingling..
“Ehhh loe enggak apa-apa?”Ujarnya. alex dan lainnyapun mendekati Lingling kaget.
“Uhukkuhuk..” Lingling kembali terbatuk memegang dadanya. Mike disana panic hingga memukul tengkuknya Lingling. Lingling disana diam-diam menyeringai.
“Uhuk...” Ujarnya lalu memainkan tangannya menjadi love.” Buat kamu.”Ujar Lingling pada Mike. Mike yang disana menatapnya datar dan Lingling tertawa membahana lagi menatap ekspresi lucu mike. Mike disana sangat lucu baginya.
“Yaampun sakit perut ketawa. Haha serius amat si idupnya, pasti nggak bahagia.”Ujar Lingling. Alex dan yang lainnyapun ikut tertular akan tawa Lingling. Lingling menghela nfas disana dan tercengir.” Buah duku buah papaya. I Miss You, Jangan marah.”Ujar Lingling tersenyum menggoda pada Mike.
Mike mendnegus.” Nggak usah ngomong. Mulut loe bauh tong sampah.”Ujar Mike disana mendelik tajam pada Lingling.
Lingling mendengarnya pun melotot dan mencum bauh mulutnya sendiri.”Dihhh wangi syurga ini.”Ujar Lingling yang sadar bauh mulkutnya memang tak enak padahal Mike main-main.
“Bunga dalam syurga layu terus mati kalo cium bauk mulut loe pas ngomong saking busuknya jadi loe nggak bakal diterima disyurga.”Ujarnya Mike mengejek,
lingling mendengarnya mendelik.”Syialan. kalo bicara suka jujur.”Ujarnya mengundang gelaknya Mike dan lainnya.
“He bisa-bisanya loe ngaku.. hahaha loe jujur apa begok si.”Gumamnya Nathan disana.
Lingling disana mendelik.”Jujur dan sadar diri. Puas loe..!” Ujarnya mendelik dan kembali membuat mereka tertawa kencang lagi. lingling menghela nfas dan memakan ayamnya kesal.
Diluar ada sosok Andes yang diam tajam. Ingatan kembali pada gumaman Lingling siang tadi. ‘Liong’ siapa Liong sampai pada Lingling mengagumi nama itu? Dan kenapa ia selalu emosi ketika berhubungan dengan Lingling? Ia tak segila itukan menyukai Lingling yang jauh dari kata cantik dan anggun sebagaimana seharusnya lelaki sukai? Yhhhh lingling itu jauh dari kata cantik dan sempurna, dan bisa-bisanya ia memporak-porandakan dunianya Andes yang tenang bagaikan air?
__ADS_1