
Huaaa.... sosok Lingling menepuk pipinya karena lelah. Ia diajak jogging pagi-pagi membuat ia masih mengantuk. Nagaimana bisa Mike Andes dan lainnya menggau dirinya sepagi ini?
Bahkan dengan kejamnya mereka membangun kan Lingling dengan cara mengejutkannya dengan suara yang keras, jantung Lingling terasa ingin mengungsi saja rasanya. bahkan jantung Lingling ingin Ridean dari tubuh Lingling akibat selalu terkaget-kaget karena ulah Mike dan lainnya.
Tapi lihatlah sekarang.
lihatlah ia ketinggalan mereka cukup jauh. Ia sungguh tak berniat untuk berlari sepagi ini. andes melihat Lingling yang jauh dari mereka berdecap dan berdecak pinggang menunggu Lingling mendekat kearahnya.
Lingling mendelik menatapnya tak suka. “ Kau tidak punya semangat hidup.”Gumam Andes berdecih dan mengejek disana. “Ayoo cepat jogging. Ini demi kebaikanmu, ini untuk kesehatanmu supaya kamu bisa kuat. sebentar lagi tubumu bisa menjadi b4bi jika begini terus.”Ujarnya disina tanpa dosa dan wajah datarnya....
Lingling meotot disana lalu menatap tubuhnya. Ia menatap tubuhnya.
Apa katanya, B4bi? Wah wah... ngajak perang!
Iya si sekarang ia akui jika dirinya menggendut tetapi tak juga kan akan menjadi b4bi seperti yang dibilang Andes?
“Kenapa si yang keluar dari mulutmu itu selalu kata-kata kasar yang menyakitkan hati. Apa memang mulutmu terpahat sedemikian rupa hanya untuk membuat orang lain sakit hati hem? atau memang yang ada dalam bibirmu itu hanya ada kata-kata kasar saja?”Tanya Lingling berdecak pinggang garang.
Andes menahan kekehan gelinya dan melipatkan tangannya diatas perut.” Kau maunya aku lembutkan begitu hmm?”Tanyanya. lingling mengangguk disana.” Dengan cara?”Tanya Andes lagi memancing Lingling yang menggemaskan.
__ADS_1
Lingling kembali menguap.”Dengan cara jangan mengagguku tidur. Kau tau aku sangat mengantuk. Aku tidak suka lari begini. Jadi kau harus tanggung jawab..!!” Teriaknya disana. Semua orang melirik Lingling karena ucapannya yang ambigu.
Andes menarik lengan Lingling keras namun segera ditepis.”Hey.. jaga ucapanmu.. kau membuat orang lain salah paham."Ujarnya membuat Lingling tersadar lalu menatap Banyak oramng disekitarnya yang menatapnya dengan tatapan sendu dan juga kasihan. sungguh..
Diluar dari pikiran dari Andes. Lingling malah menyeringai.”Iya kau ini ayah macam apa ha? Kau mau enaknya saja membuat anak ini tapi tidak ingin membesarkannya. Aku sungguh sedih Andes kau membuatku begini hiks hiks. Aku tak sanggup hidup lagi. aku mau mati saja.”Ujarmnya berteriak membuat Andes datar menatap Lingling.
Semua orang menatap Andes dengan tatapan tajam. Andes berdecap.”Berhenti ekting Lingling. Semua orang memandangku rendah karenamu. Ayoo jogging. Kita ketinggalan jauh.”Ujarnya hendak meninggal Lingling.
Huaaa hiks hiks.. Andes memejamkan matanya lalu melirk Lingling yang sudah duduk dijalan, semua menatapnya dengan tajam apalagi dnegan dirinya. Disana Lingling menangis dengan seseukan.”Ak-aku sedang hamil Andes kau malahh mengajakku berlari hiks hiks. Kau mau anak kita mati yah.. Andes kau kejam sekali.”Ujar Lingling lirih. Ia hendak menguap namun ia harus menahannya demi kelancaran rencana dan dramanya. Ia itu pemalas mana mau berjalan kaki apalagi berlati. Huu sungguh melelahkan.
“He pemuda.. kamu sungguh kejam dengan kekasihmu. Dia sedang hamil muda malah kau ajak berlari. Kau ingin membunuh anaknya yah supaya tidak bertanggung jawab atas ulahmu?”Teriak bapak-bapak disana yang tak jauh dari Andes, hati Linging bersotak melihat dirinya yang didukung.
“Benar itu.. !!” Sortak yang lain. Lingling menatap Andes dengan ledekan sedangkan Andes menyeringai menatap Lingling. Meski tak bisa dipungkiri Andes sekarang sekaan pencuri ayam yang tertangkap warga. Sungguh ini memalukan.. untung saja ia tak dianggap menghamili dan mencabuli anak-anak karenanya.
Andes berdehem pelan..”Maaf tuan dan nyonya menggagu kalian. Aku akan membawwa ‘istriku’ pulang dan akan merawat ‘Calon anak’ kami dengan baik. Jadi jangan khawatir. Iyakan sayang?” Ujar Anndes menatap Lingling dengan senyum evil miliknya..
Lingling melihatnya bukannya terpesona malah bergidik ngeri. Entah kenapa ia merasa senyum Andes bukanlah suatu hal yang baik membuat ia berdiri dengan mata yang bergelenyar.”Hehe iy-iya.. ak-ak kyaa... apa yang kau lakukan Andes..!” Teriak Lingling ketika tubuhnya malah digendong bagaikan karung beras oleh Andes., kepalanya sungguh kepalanya pusing..
Andes disana tersenyum dan berkata.”Membawa ‘istriku dan calon anakku untuk pulang supaya tidak kelelahan.. “Ujarnya dan memilih pergi meninggalkanm orang-orang yang menatap Lingling ibah dan Andes yang menjauh.
__ADS_1
“HHey pemuda... itu tidak bagus untuk ibu hamil. Perutnya tertekan karnamu...”Ujarnya salah satu ibu-ibu berteriak namun tidak dipedulikan oleh Andes. Ia tetap membawa Lingling menuju rumahnya.
Lingling yang dibawa begitupun mnemeluk leger Andes erat karena tak mau terguncang. Sungguh ia diam saja dengan helaan nafas. jika tau begini sungguh ia memilih berlari saja tadi.. sungguh kepalanya sangat pusing kali ini. siyalan Andes..
Bugh... tubuh Lingling dilempar oleh Andes keatas kasur yang entah kasur siapa.membuat Lingling kaget. Matanya menatap Andes dengan semporyongan, sangat sakit. Namun samar-samar ia bisa melihat Andes mendekati wajahnya dan membuka bajunya. Lingling membelalak dan segera mencari posisi meminta dirinya untuk sadar dan pulih. Ia mundur.”Heyy apa yang ka-kau lakukan..!” Teriak Lingling gemetar.
Matanya melihat wajah Andes yang sangat dekat dengan wajahnya. Bahkan ia bisa merasakan terpahan nafas Andes kewajahnya. Tubuh atlethisnya Andes terpampang nyata dihadapannya. Tak bisa diragukan lagi akan tubuh antlethis itu. Sungguh Lingling dengan nakalnya menghitung petakan sawa diperut Andes yang ternyata ada enam.. wah... namun menggeleng ketika sadar menatap Andes.
Andes menyeringai melihat Lingling "Akau mau menyentuhnya istri?"Tanyanya nakal.
Andes mengukunnya dipenyangga kasur membuat ia meringsut dan terpojok.
“Apa-apaan Andes. Menjauh dariku.. !” Teriak Lingling menjauhkan dada bidang Andes dari dirinya.. basah karena keringat membuat Lingling menjauhkan tangannya. Tubuh Andes sangat licn dan juga emmm keras?.. lingling ayolah sadar dan waras..!!!
Andes berbisik ditelinga Lingling.”Ohh bukankah ‘Istriku ini hendak meminta pertanggung jawaban terhadap ku? Meminta pertanggung jawaban untuk ‘kandungannya dan calon anaknya? “Ujarnya terkekeh.
Wajah Lingling disana memerah dibuatnya dengan diri yang terpojok.”Ohh ayolah.. bukankah kita belum memiliki anak dan kau belum mengandung. Bukankah aku harus membuatmu mengandung anakku dulu baru aku memberilkan pertanggung jawaban hmm??? bukan begitu istriku sayang?”Ujar Andes lalu dengan menjilat daun telinganya Lingling sensual.
Glegg.. Lingling merasakan jantungnya mendobrak hendak keluar, sialan Andes.. “An-an-andes tolong maafkan aku. Aku hanya bercanda tadi hehe iya bercanda... ak aku minta maaf,,.”Gumam Lingling dengan gugup. Namun hanya dibalas seringaian.
__ADS_1