
Loli di sana menatap andes nanar. hampir menangis saat semua sudah pergi.” Gimana mau pipis.” Gumam Loli memegang perutnya nanar.
Andes disana segera menarik tangan Loli dan menggendongnya. Loli hampir terpekik, semua tamu undangan segera melihat keduanya kaget sontak saja mereka menjadi sorak sorakan dari yang datang.
. “ wah andes udha nggak sabaran banget. WOY DES. JANGAN MAIN KASAR..!” Teriak Boy pada Andes.
Muka Loli memerah padam dan andes hanya diam saja stay coll, tapi telinganya tidak bisa dibohongi.
Keyna dan Dini melihat itu tidak bisa shok.” Wah menantu mama agresif juga rupanya yah. Padahal baru sah.” gumam Dini menggeleng melihatnya. Keyna di sana kehilangan kata kata. nyaris menjatuhkan rahangnya.
Loli membenamkan wajahnya dipekukan Andes malu, kaget atas tindakan yang Andes lakukan terhadapnya. Andes mengantar Loli ke kamar mereka, di sana Loli di duduki dan segera Loli menatap andes masih diam.
Andes meutup pintu pelan mengambil hpnya.” suruh asisten wanita ke kamar saya, dan suruh papa dan Alka meng-handle acara. Bilang kalo pengantin lagi istirahat dan tidak enak badan.” Jelas Andes. Lalu mematikan telepon.
Loli di sana tertegun mendengarnya. Beberapa saat ada pelayan yang masuk dan membantu Loli untuk membuka bajunya. Sedangkan Andes mengambil tempat dibalkon menatap ke depan, dimana ada pantai yang sangat besar dan luas. Ini pantai banyak kenangan bersama Lingling. Andes menghela nafas pelan, sesak di dadanya ingat bagaimana Lingling berlari ceriah di sana bersama mereka berempat.
Lalu bagaimana Loli membantu Mike, ia menggendong Mike dari tengah laut ke daratan, tanpa takut memasuki hutan untuk mencari air sungai. Ia juga yang mengurusi mereka. Andes menepuk pelan jantungnya yang terasa sesak, sesesak ini kehilangan orang yang dirinya cintai. Sesesak ini rasanya merindukan senyuman tulus dari seseorang yang kita cintai.
Andes memainkan minuman whinenya tenang. Tak bisa ia minum, rasanya tenggorokan Andes ada duri tajam yang tidak bisa menerima minuman lebih banyak. Andes menghela nafas pelan mengusap air matanya pelan, tidak bsia berhenti.” Kamu bahagia di sana dengan pasangan kamu Lingling? Tapi kenapa saya tidak?” Tanya Andes nanar.
“ Bukan tidak, tapi belum.” Jelas Boy kepada Andes. Yah Boy dan Mike masuk ke kamar Andes pelan, andes melirik keduanya terkekeh.
Mike mendongak tak ingin menangis. Boy tersenyum.” Loe kangen sama Lingling yah ? hehe” ujar Boy mendekati andes dan menepuk pundaknya pelan,
Andes berdehem pelan menatap ke depan lagi. “ gue masih inget banget di sana itu pondokan dibuat sama Lingling, ternyata sampek sekarang masih ada. Besok kita nginep di sana aja gimana?” Tanya Boy kepada andes. Andes berdehem diam menatap kedepan datar tapi air mata terus mengalir
Mike menghela nafas pelan.” gue juga ingat kalo bukan karena dia mungkin saat ini gue udah mati.” Jelas Mike pelan. hehe andes bukan satu satunya sad boy Lingling
__ADS_1
Andes diam tak menjawab.
Mike melirik Andes yang diam saja.” Selamat yah bro, gue nggak tau kalo loe bakal nikah secepet ini. btw dia nggak hamil kan?” Tanya Mike pelan kepada andes.
Andes mengusap air matanya dengan tysu.” Kecil kemungkinan sih.” Jelasnya.
Boy menatap andes kagum.” Jos ye, sekali bikin langsung jadi.” Ia menunjukan jempolnya.
Andes melirik Boy datar” nggak usah sok polos. Gue tau ini perbuatan loe kan?” tegas Andes kepada Boy.
Boy menegang di sana dan segera mundur. Mike terbahak melirik Boy yang menjadi takut dengan andes. Andes mendesis.” Gue tau, semisal kalo loe bukan temen gue, udah gue gibas kepala loe pakek katana.” Jelas andes tegas.
Boy memegang lehernya pelan menatap andes.” Gue awalnya Cuma bercanda doang. Gue nggak tau kalo pengaruhnya segede itu. Tapi dulu perasaan loe dikasih obat gituan nggak manjur deh padahal yang gue taro obat yang sama loh.” Jelas Boy kepada andes.
Andes mendengarnya mengangkat bahu acuh.” Karena loe naro kebanyakan. Loe naro nggak ngotak.” Jelas Andes.
Boy tak lagi bisa mengelak. Boy disana meringis pelan merasa bersalah. tiba tiba beberapa pelayan sudah keluar dari tolet membantu Loli.
Loli melirik kearah dimana Andes bersama dua temannya. Loli kaget disana.” woh ini nih bini loe yeh? Sini dong kenalan ama kita. kita temennya andes.” Jelas Boy mendekati Loli. Ini penyelamatnya, agar tidka mengamuk andes. LOli ditarik kaget hanya ikut mendekatinya Andes dan Mike.” Dia pakek gaun. Tolong jangan gitu.” Jelas Mike kepada Boy.
Boy meringis terkekeh pelan.” sorry.” Jelasnya pada LOli. Loli berdehem saja sebab Boy tidak kasar kok,. Loli melirik rpa Mike dan Boy.
Wuauu, sepertinya dari mereka tidak ada yang cacat visual yah, mulai dari keyna, alka, dan keduanya ini siapa? Duh satunya ada lelaki yang berwaja tegas dan juga beralis tebal. Uwau tampan sekali, satunya lagi tidak kalah tampan, bedanya hanya di selera loli bingung jelasinnya. Soalnya mereka benar benar tampan semua.
Loli melirik Andes yang diam saja sejak tadi. Andes yang dilirik teman temannya.” cowok yang di sebalah loe. Itu datang yang ngasih gue obat perangsang btw.” Jelas andes kepada Loli menunjuk Boy.
Boy kehilangan kata kata mendengarnya. Loli melotot menatap Boy tajam.” oh jadi dia?” Tanya Loli dengan kesal. tiba-tiba emosinya segera meletup.
__ADS_1
Boy hendak mundur kabur tapi di tahan oleh Mike.” Mau kemana loe? Pukul Li cepet Li.” Tegas Mike.
“ woy asataga gue udah minta maaf. Maaf yaallah asataga. Maafin lepas Mike.” Teriak Boy memberontak. Mike mengunci pergerakan Boy di sana. Dan Loli tersenyum miring.
Bugh. Arhgh Boy berteriak merasa hidungnya patah. Loli meninju hidungnya kuat. Mike dan Andes sampai melongo. Hidung Boy berdarah dibuat satu pukulan Loli.
Bug. Sekali lagi pukulan Loli tidak meleset. Bugh. Loli dengan semangat menendang sekali hentakan di buyung milik Boy hingga Boy berteriak tertahan.
Loli mengusap pelan rambutnya kebelakang melirik Boy yang sudah berdarah di hidung dan sudit bibirnya. Keadaan Boy sudah berantakan. Andes dan Mike meneguk saliva keirng dibuatnya. segera ia lepaskan Boy, tetapi Boy tak bisa berdiri selan terduduk di lantai memegang masa depannya menyedihkan.
“ main main sama Loli.” Bisik Loli kesal.
“ kuat juga bro.” bisik Mike pada andes.
Andes berdehem.” Gue aja babak belur di buat dia pas bangun udah gitu. Dia harus rasain apa yang gue rasain, biar tau rasa dia.” Bisok andes.
Mike melirik andes menggeleng pelan,.” Bagus bagus. “ haha mike tertawa. Andes tersenyum miring. Soalnya mau membalas bagaimana Boy membuatnya tidak bisa. Boy sudah punya istri dan anak. Bisa bisa Boy punya selir nanti.
“ apa yang kalian bisikin?” Tanya Loli menatap Mike dan andes mengernyit.
Mike menggeleng cepat.” Jangan jangan dia juga ikut terlibat?” Tanya Loli pada Mike.
Mike angkat tangan.” Nggak yah. gue nggak ikut campur. “ Mike buru buru menggeleng di sana menatap Loli polos.
Loli melirik Andes yang diam saja meminta kebenaran.” Hajar aja, mereka sepaket.” Jelas Andes.
Loli menatap Mike dengan menyeringai.” Andes sialan..” Mike segera berlari menjauh dan Loli menarik baju pengantinnya keatas.
__ADS_1
Andes melihatnya terbahak pelan. “ mati aja loe andes..” teriak Mike yang dikejar oleh Loli. Dan Boy di bawah sana sudah pingsan.
Sedangkan Andes terbahak melihat Loli dan Mike yang saling kejar-kejaran di kamarnya.