Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Nikah


__ADS_3

.


“Ini..!” Jawanb Lien menunjuk ke inti tubuhnya tanpa ekspresi dan malu.


Plak... arhhhgg.. sekarang giliran Lingling menjitak keningnya. “Otak kamu harus diganti gih.”Ujarnya membuat semua orang terkekeh..


Namun terhenti ketika....


....


.


Bururrtttt....


Namun terhenti ketika Jendral Chun kentut.


”Ih bauk .,.!” Tetiak semuanya menjauh. Jendral Chun hanya menyengir saja dibuatnya dan mengusap pelipisnya. Lingling menatap wajah Chun dengan wajah kesal. Sama dengan lainnnya.


“ Aku belum buang air besar sedari kemarin. Jadi wajarlah bauk.”Ujarnya disana membuat semuanya mendengus. Tapi iya juga yah? Lingling bahkan belum juga membuat Lingling memberikan senyum devil miliknya.


“Ha.. apakah kalian mendengar suara sesuatu?”Tanya Lingling kepada semuanya dengan wajah terkejutnya.


“Coba kalian kesini sebentar. Coba kalian dengar..”Ujarnya serius. Dengan cepat semuanya mendekat kepada Lingling.


“Mana? Aku tidak mendengar apapun.”Gumam Vuang dan lainnya disana.


“Ada coba lebih dekat dan pokus.”Ujarnya serius dan juga polos disana. Mereka semua mewanti-wanti dan meyiapkan senjata dengan cepat. Wuan bahkan mengeratkan peganganya pada Jendral Chun. Dan Lien juga sama Vuang.


“Ha itu suaranya.”Ujar Linglling dan menahan perutnya.


“ Puutt.. hahahaha.” Tertawanya menggema dikalah ia kemntut dengan suara yang besar, dwngan segera pergi dari sana dan tertawa meninggalkan mereka yang cengo,.


“ Kyaaaaa Eliza kau mengerjai kami uwekk..” Teriakan Vuang sembari menahan perut yang mual akibat kentut Lingling yang terasa sangat busuk. Semuanya pun ikut pergi karena mual dengan nya. Lingling mengusap perutnya melihat mereka semuanya disana bagaikan orang yang mabuk..

__ADS_1


“Awas kau Eliza.. akan kita balas nanti..!!” Teriak Lien disana...


Lingling menjulurkan lidahnya.”Siapa takut, coba saja kalau bisa hahaha... ”Ujarnya membuat yang lain mengejarnya juga dan Wulan yang masih lemas akibat Lingling. Bisa-bisanya Lingling melakukan hal yang jodok kan?


Setelah habis tertawa disana Lingling dan lainnya pun memilih istirahat didekat air sungai saja. Semuanya ikut disana karena disana sungainya sangat jerni dan juga bersih. Ditambah disana nampaknya cukup bagus dan jauh dari bahaya. “ Aku lelah. Kalian tangkaplah ikan supaya kita makan malam ini. Jangan bangunkan aku sampai nanti makanan matang. ”Ujar Lingling lalu memanjat pohon untuk tidur.


“Kau ini El. Bisa-bisanya tidur diatas pohon. Apakah kau tak takut jatuh?”Tanya Vuang disana heran kepada sosok didepannya ini. Jika saja dirinya sudah pasti jatuh dalam hitungan detik.


Lingling mengeleng.|’'Tidak. Nyaman kok.” Ujarnya disana.”Dan jika ada bahaya kalian jangan menggunakan senjata kalian yah. Nanti kita ketahuan, soalnya kita sudah hampir sampai. Itu akan menambah berbahaya untuk kitab.”Ujarnya.


"El bilakah kau jelaskan kepada kami dulu masalah tekateki mu tadi? Kami masih penasaran... '!!"Ujarnya dari Vuang.


"Nanti jika masakan sudah selesai. "Ujar Lingling dan kembali memejamkan matanya.


Semuanya mengangguk saja dan memilih mencari ikan dan mandi. Sudah beberap hari tak mandi membuat mereka terasa sangat lengket. Lingling kenapa tak mandi? Ia tak suka mandi dan tak suka mandi bercampur dengan lawan jenis. Karena katanya bisa membuat hamil. Padahal itu hanya ulahnya Qeqe saja dulu tak suka Lingling menganggunya mandi. Tapi berefek sampai sekarang.


Disisi lain sosok Eliza yang menempatkan tubuh Lingling sekarang mulai belajar. Belajar dengan tata kerama yang benar, memasak dan juga banyak lainya. Semua diajarkan oleh salah satu dayang disana kepadanya dan juga Qira. Sampai pada pernikahan Lian Li kembaranya sampai. Disitulah Eliza tersenyum disisi kakaknya yang posesif.


Qira disana mengangguk dibuatnya. Tatapan matanya teralih pada sosok diujung sana. Ada kakak Kim bersama sosok wanita yang mirip dengan wajahnya dulu. Namun sekarang berbeda, wajah Qira tetap awet muda dan bercahaya sedangkan wanita itu sudah menua dan juga tetap cantik meski berusia tak berbanding dengan Qira. Nampak kakak Kim disana menyambutnya lembut dan mengusap kepalanya sayang. Ada rasa sakit didadanya namun ia tetap tersenyum.


“ Hey apa kau baik-baik saja hm?”Tanya Zing disana membuat Qira terkejut.


Qira tersneyum dan mengangguk"Seperti yang kakak lihat.. " jawabnya.


Jendral Zing menatap dimana arah pandangnya Qira dan ternyata dimana sekarang ia paham.. ia salah satu yang tahu rahasia besar milik Qira. Ia mengusap kepala Qira lagi dna berkata.”Kau sudah punya kebahagiaan jangan lihat lagi.”Ujarnya. Qira menganggguk saja dibuatnya.


Disisi lain Zauhan yang disana pun mendekati istrinya.” Kau melihat Lingling? Sekarang kenapa dia sangatlah manis? Bukankah dulu dia tak suka pesta?”Tanyanya disana menunjuk kepada Lingling didekati sang kakaknya. Zing juga terkekeh dibuatnya. Lihatlah sekarang. Lingling malah duduk dibagian paling depan dan memakan banyak makanan hingga pipi dibalik cadarnya kembung,,.


“ Entahlah. Ku rasa Dia bukan anakku.”Ujar Qira membuat Zauhan terkekeh dan memeluk pingangnya erat. Zing disana mencebik dan ikut duduk kembali bersama. Ingatklah jika Qira dan Zauhan sekarang bukanlah siapa-siapa. Hanya anggota kerajaan tidak lebih yah. Jadi mereka tidak duduk dipodium para pangeran dan lainnya.


“Sudah Ling’er. Jangan makan terus. Kau tak malu dilihat banyak pangeran lain?”Tanya Leqi teman terdekatnya disana menarik tangan Lingling yang masih mengambil makanan yang ada.


Eliza yang mendengarnya mendelik.” Ini geratis jadi makan banyak-banyak.”Ujarnya lalu mengajukan pada kakaknya Leqi dan Qeqe.

__ADS_1


”mau kak?”Tanyanya.


Qeqe melihatnya langsung menggeleng dan menjulak tangan Eliza menjuh mengenakan telunjuknya.”Menjijikan.”Ujarnya dan langung mengusap tanganya mengenakan sapu tangan.


Qeqe memang begitu. ia sosok yang sangat takut kotor. Sudah sedari kecil bahkanya begitu.


Lingling dan Leqi menggeleng saja dibuatnya. Leqi pun ikut makan disisinya dan menatap Lian Li sang paman.” Hey kenapa paman dikelilingi tiga wanita? Yang mana istrinya yang akan dinikahi?” Tanya Eliza heran. Ia memang tak mengingat semua ingatan Lingling karena berat.


Karena kekuatan mereka berbeda...


” Itu semua istrinya Ling’Er. Paman Lian Li memiliki lima istri doi--..”


Uhukk Ugukk.. dengan segera Leqi memberikan Eliza menium


”Lima?”Tanya Eliza melotot membuat semua orang menatap kearahnya.


Leqi menutupi mulut Eliz mengemakan telapak tanganya. “Jangan berisik.. iya lima, dan itu istri yang akan dinikahi satu yaitu selir. Dan satunya lagi dari kerajaan sebela, mereka menikah karena bisnis perdamaian.”Bisiknya membuat Lingling terkejut disana.


“Jadi jika aku menikah nanti akan menikah dengan lelaki yang memiliki banyak istri?”Tanyanya nanar.


Leqio menggeleng.”Kau sudah punya tunangan tenang saja tunanganmu tidak akan mengambil selir.. ” Ujarnya disana.


“Bagaimana kau yakin? Aku tidak yakin setelah melihat dan mengetahui fakta ini.”Ujarnya kembali mengunya makananya takut, ia tak mau dimadu.


Leqi mengusap kepala Eliza.” Ternyata kau memang melupakan semuanya Ling’er.” Ujarnya membuat Eliza tertegun. tanpa Eliza sadari jika sedari tadi semua orang menatapnya gemas dan ada yang menatapnya dalam. Tangan yang terkepal dan ada juga yang disana menatapnya penuh binar.


|’ Jika aku tidak bisa mendapatkan hatiimu maka aku akan mendapatkan tubuhmu Lingling..”Gumam disebrang sana.. ia menyeringai lalu pergi meningalkan tempat yang ada.


.


.


tinggalkan jejak yah guys....

__ADS_1


__ADS_2