
Saat Lingling yang sibuk bicara dengan siluman singa itu, semua temanya diam ditempat, mereka mau pergi tapi dengan keadaan gelap membuat mereka tak bisa melihat apapun dan tak mampu melakukan apapun. semua disana hanya bisa diam menatap api unggun menunggu Lingling pulang. “Maafin gue, gara-gara gue kita jadi kayak gini. “Ujarnya Andes menghela nafas sadar akan kesalahannya,.
Alex dan Mike disana mengangguk melihatnya.”Kita paham kok Des. Tapi maafin gue. gue terlalu egois nyikapin loe dan Lingling. Gue juga sadar kok gue salah. Gimana bisa gue bilang dan larang tentang loe. “Ujarnya Alex disana tersenyum masam. Bukan karena tak mau Andes belok. Tepatnya ia cemburu. Ia tak suka Andes mendapatkan Lingling. Sungguh ia cemburu..
“Loe juga suka sama dia?”Tanya Andes disana kepada Alex.
Alex disana tertegun mendengarnya, ia menatap Andes dengan mata yang melotot.”Gu-gue eng-nggak lah.”Ujarnya disana mengeleng dnegan gugup. Dadanya bergemuru karena gugup.
Andes disana tersenyum sinis menatao lain arah.”Bahkan liat muka loe aja gue tau jawabannya Lex. Kita kenal bukan Cuma satu atau dua tahun Lex. Jadwal loe pup aja gue tau.”Ujar Andes dengan sinis.
Ale terdiam disana mendengarnya. Ia tau dan ia sangat sadar kjika sebbagaimana ia berbohong ityu tak akan bisa. ia menatap Andes dengan tatapan tak terbaca.”Iya gue suka dia. Tapi gue enggak bakal mau sama dia, sebelok-beloknya gue. gue sadar hal ini salah. Gue sama dia sama-sama cowok Des. Gue engak bakal mau nerusin hal yang nggak senono gini. Loe engak usah khawatir masalah gue.. gue tetep bakalan mundur kok.”Ujar nya disana dengan pelan. Meski hatinya menolak tapi kewarasannya lebih menguasai diri.
“Seandainya Lingling cewek gimana?”Tanya Andes kepada Alex pelan. Alex disana menatapnya terdiam sejenak, matanya melihat dengan ragu lalu menjawab.”Gu-gue tetep nggak bakal ngusik kalian kok, tenang aja gue enggak bakal jadi pecundang Des. Gue tau dia miik loe sedari awal, tapi kecuali kalo dia udah milih gue. sorry gue maju.”Ujarnya mantab
Andes disana menatapnya menghangat. Ia disana menghela nafas.”Maafin gue egois. Nggak seharusnya gue gini tadi.”Ujarnya menyesal. Ia tau jika pergerakan dan hal yang ia lakukan hanya meretak hubungan dirinya dengan para sahabatnya, begitu juga Lingling.
Namun yang dinamakan ***** dan juga amarah mana ada berfikir kesana. Yang ada hanya tujuannya saja. Ia tak mau Lingling dimiliki dan diambil orang lain. Apalagi mendengar penuturan Alex yang sangat dewasa semakin membuat ia malu dan sadar. Sadar akan kesalahannya.
“Udah masalah kalian?”Taya Boy disana.
Keduanya mengangguk paham dengan pikiran masing-masing. “ Yah udah sekarang kalian harus dewasa,.. lagi pula bener kata Alex. Dia masih waras buat ngerebut Lingling dari loe Des.. mungkin pesona Lingling sebegitu besar sampai kalian belok. Tapi yang milih kalian balik jelanan yang benar atau meneruskan jalan salah itu ada ditangan kalian. Itu terserah kalian gue Cuma bantu nyadarin aja kalo menyukai Lingling nggak bakal ada ujungnya dan kalian bakal mati dalam perjalanan selain perjalanan *****.”Ujarnya disana.
Andes disana diam saja. Bukan tak ingin bilang Lingling oitu perempuan, ia tak mau sebelum Lingling sendiri yang memberitahu orang lain. ia tak punya hak akan hal itu. Alex disana mengangguk lemah. Meski baru kali ini rasa ketertarikan sangat besar terjadap orang lain. Ia harus memahami dan juga menahan diri. Ia harus yakin dan paham akan diri bahwa yang ia lakukan ini adalah hal yang salah.
Dilain sisi Lingling sangat lemah, ia dibantu oleh Aiden yang memberikannya baju dan juga makanan. Lingling sudah tak selemah tadi, ia memilih pulang saja dibandingkan terlalu lama disini takutnya mereka akan mencartinya nanti.
“Putri yakin akan pergi dari sini? Tidak mau menginap satu atau dua malam? Sampai matahari terbit saja kalo bisa takutnya ada suatu hal buruk akan menimpa putri?”Tanyanya disana dengan cemas menatap Lingling yang lemah.
__ADS_1
Lingling menggeleng dan berkata.”Tidak perlu. Aku akan pulang, kau disini saja terimakasih sudah membantu ku. Aku akan selalu mengingat kebaikanmu. Sekali lagi terimakasih.”Ujarnya.
Aiden mengangguk disana. “Hati-hati. Sampai jumpa lagi putri Lingling.”Ujarnya pelan. Lingling mengangguk dan memilih kepondokan mereka.
Tak berselang lama ia sampai mengenakan baju barunya, ia disana Nampak lemah berjalan gentayangan, ia memilih tidur didekat api unggun namun disana sudah ada semua temannya termasuk Mike. Apa mereka menunggunya? Matanya menatap Andes, ia memalingkan wajahnya. Ia tak menyukai rasa ini. ia lemah, ia tak suka dilemah begini. Ia tak mau terjerat oleh waktu dan mati karena perasaan. Dunia terlalu sempit jika ia harus menghancur akibat tak mengendalikan perasaan.
“Lingling. Kau sudah pulang? Dari mana saja kau, kami sangat khawatir..!!!” Boy duluan sekali melihat lingling yang sudah kembali. Ia bangkit mendekat kepada Lingling menyadarkan ketiga temanya melihat Lingling. Lingling disana tersenyum melihat mereka dan juga menggeleng.
“Tadi aku hanya pusing melihat perdebatan kalian. jadi aku memilih menenangkan diri. Maaf sudah membuat kalian mengkhawatirkan ku hehe.”Ujarnya disana menggusuk kepalanya tak gatal. Mau bagaimana lagi? ia terlalu banyak berbohong akhir-akhir ini.
“Kau yakin?”Tanya Andes mendekat. Lingling terdiam menatap Andes yang menatapnya dengan tatapan sendu dan dalam.”Kau tak marah larena aku menciummu kan?? apa kau marah?”Tanyanya terdengar pelan dan juga bergetar. Semua orang juga tau jika saat ini Andes sedang khawatir
Lingling disana mengerjab.”Aku marah, tapi takk apa lupakan saja. Aku tidak mau mendebatkan itu lagi.”Ujarnya. semua terdiam disana hingga ingling mendekati mereka. “Lain kali jangan lagi. Berhenti berprilaku begini yah. aku tak bisa.”Ujar Lingling menahan diri untuk tak menangis. Rasa sakitnya sangat sangat sakit. Berkali-kalilipat bagaikan paku ditarik paksa dari luka ditubuhnya.
Andes disana maju dan menggenggam tangan Lingling.”Aku—aku menyukaimu Ling. Aku tak suka kau disentuhnya mangkanya aku begini. Bisakah kau bresamaku terus? Aku minta maaf akan ulahku. Aku berjanji tak akan mengulanginya lagi.. dan Alex sebenarnya juga menyukaimu tetapi dia tak akan mau maju karena tau aku menyukaimu sungguh,.” Ujarnya disana lirih.
“Maaf aku harus bicarakan hal itu sedari awal kepada kalian, sebab aku menyayangi kalian. Aku tidak ingin kalian terluka dan tersakiti.”Ujarnya lagi. ia tadi mendapatkan pencerahan dari Aiden. Aiden bilang ia harus menghentikan smeua sedari sekarang. takutnya nanti bukan hanya dirinya yang hancur, tapi juga orang lain. Bukankah itu hal yang jahat?
Andes disana menatapnya dalam. Ini sudah keberapa kalinya Lingling mengatakannya.”Memang benar kau sudah memiliki tunangan? Sejak kapan Ling?”Tanya Boy menggiring Lingling duduk. Membiarkan kedua temanya yang masih berdiri linglung dan Mike yang dim saja dengan mata yang Nampak berkecamuk.
Lingling disana duduk didekat Boy, “ Sedari kecil, aku sudah bertunangan sedari kecil. Aku sangat mencintainya sebab dia sangat baik dan masuk ke tipe idealku. Mungkin dia akan menjemputku.”Ujar Lingling tersenyum manis.
Alex dan Andes memalingkan wajahnya tak suka. “kau benar-benar sudah bertunangan?” Tanya Mike gugup tak menyangka.
Lingling mengangguk pelan. “Iyaa aku sudah bertunangan. Jadi aku tak akan bisa memilih dari kalian. Dan kabar baiknya kami akan menikah beberapa bulam lagi, itu pun jika aku kem,bali dan dia bisa menemui ku. Aku mencintainya dan dia mencintaiku. Jadi jangan mengkhawatiorkan itu. Kalian hanya perlu memikirkan persahabatan kalian.”Ujarnya disana pelan. Lingling sangat tau persahabatan mereka begitu dekat tak mungkin ia sejahat itu hingga harus menghancurkannya.
Andes mendengarnya merasakan dadanya membuncah. Menyemburkan larpa marahnya. “Jika begitu aku tak akan membuatmu kembali dan tak akan membuat dia mampu menemuimu. Kau harus tetap berada disisiku mau atau tidak.”Ujar Andes dalam hati menatap Lingloing dalam.
__ADS_1
Mike disana pun ikut bergumam,.” Apa iya kau mencintai tunanganku begitu dalam?? Aku yakin jika itu hanya alasanya saja supaya tak membuat persahabatan ini hancur. lingling aku menyukaimu bagaimana ini??”gumam Mike.
Alex disana memalingkan wajah mengusir hatinya.”Cepatlah pulang. Aku ingin memukul kepalaku Kedinding hingga hancur. aku tak suka perasaan ini. aku normal..!!” Teriaknya membatin. Ia tak sanggup jika begini terus. Mereka meneguk saliva kering saja.
Lingling terkekeh dengan hatinya yang peri, ia sakit mengatakan hal itu. Ia menatap langit tanpa tau joyika ada yang menatapnya dari jauh. Liong.. ia sudah menemukan Lingling, ia sudah tau Lingling karena retakan jiwa Lingling mengakibatkan retakan jiwanya juga. Disana ia tersenyum melihat Lingling yang mengatakan rasa cintanya meski masih memegang dada akibar rasa sakit yang Lingling perbuat. Itu juga membuat ia sakit dan merasakannya. Ia juga memuntahkan darah dan mimisan. “Hitungan bulan lagi Ling kita akan menikah. Aku akan menjemputmu. Tapi aku tak akan menghentikan misimu. Aku tau kamu lebih tau mana yang terbaik untuk dirimu dan hubungan kita.,”Ujarnya dalam hati.
Ia sudah melihatnya sedari awal, bahkan dari Lingling dicium Andes, namun ia inhgin marah dan memberontak, ia tak bisa. ia tak punya carah memasuki fortal waktu. Ia tak tau harus bagaimana sampai padda ia akan menunggu dan membantu Lingling dari jauh.
Disisi lain ada Eliza yang dikutrung didalam goa, Goa yang menampilkan Lingling ditengah hutan bersama keempat pria. Matanya memanas disana melihatnya ditemani oleh Naga yang disisinya. Naga itu terlihat tersenyum melihat Lingling.”Kau lihat? Bahkan dengan tubuh jelekmu dia masih mampu memimpin dan menakhlukkan para lelaki tampan itu. Ia masih mampu tanpa harus mencari ,masalah ataupun menurunkan harga dirinya. “Ujarnya kepada Eliza. Sang Eliza hanya menggiit bibir bawa iri. Disana naga itu kembali berkata.”Dari sini kau bisa belajar Eliza. Jika tak selalu tentang kekurangan kamu hingga kamu tak bisa memiliki yang orang lain miliki. Tapi hati..” Ujarnya disana.
Naga itu menghela nafas.”Lingling sosok yang sempurna, dengan wajah sangat cantik. Keluarga yang kaya raya dan para orang terdekat menyayanginya. Apakah menurutmu itu karena dia cantik rupawan mangkanya semua orang mencintainya? Bukan itu masalahnya. Tapi hatinya. Ia mampu membuat orang lain nyaman bersamanya, ia mampu menghangatkan siapapun. Ia bahkan menutupi wajahnya dengan cadar kau tau kenapa? Karena dia tau jika tak selalu kecantikan membuat orang lain tertarik padanya. Pada dasarnya kecantikan hanya mampu membuat orang lain menatapnya tapi hati mampu membuat orang lain menetap kepadanya.”Ujarnya lagi.
Eliza menangis dalam diam. Mengepalkan tanganya merasa bersalah. Naga itu menepuk pundaknya.”Jadi jika kamu jelek bukan menyalahkan orang lain, tapi berusahalah menjadi cantik. Cantik hati, cantik wajah, cantikl otak. Dna yang terpenting cantik dalam berakhlak. Pada dasarnya kamu adalah orang yang baik, aku tau itu hanya saja keadaan membuatmu buta dan hampir saja merusak Lingling. Aku tau hidup dengan kesengsaraanmu selama ini mengubahmu menjadi jahat. Tapi percayalah El. Kesengsaraan yang kau dapatkan akan membawakan buah yang manis untukmu disuatu saat nanti. Mari berubah. Ubah cara pikir dan pola pikirmu. Jika tak bisa menjadi cantik setidaknya buat orang lain mampu menatapmu kagum. Kagum akan hal ppun itu.”Ujarnya.
Eliza mengusap air matanya mengangguk disana.”Kau mau membantuku kan? maafkan aku hiks hiks. Aku salah aku terlalu terlena akan apa yang Lingling miliki karena tak aku miliki sebelumnya hiks hiks. Dia adalah hidup dalam impianku. Aku sampai lupa akan kenyataan. Maafkan aku aku berjanji akan berubah.”Ujarnya tulus. Naga itupun menghela nafas mengangguk. Ia mengusap kepala Eliza pelan dan juga memejamkan matanya damai.
“Dimulai dari kau temui orang tua Lingling, belajarlah dengan giat bagaimana cara membuat obat, bagaimana cara masak, bagaimana berpedang dan membela diri. Itu akan sangat berguna kedepannya untuk dirimu. Dan yang terpenting ubahlah sikapmu. Jangan terlalu mengharapkan tatapan orang lain tapi berharaplah jika dirimu akan puas dengan hasilmu.. “Ujarnya disana.
Lingling mengangguk pelan.”Tapi jika mereka tau aku bukan LIngling apakah aku akan dibunuh?”Tanya Eliza pelan.
Naga itu menggeleng.”Tidak akan. Waktumu tak banyak El. Hanya satu bulan lagi. Lingling akan kembali kesini dna kau kn kembali pada tubuhmu jika hari itu tiba. Aku harap kau bisa hidup bahagia dan keluar dari penderitaanmu.”Ujarnya disana semangat.
“Anggap saja ini adalah pelatihan untukmu supaya bisa keluar dari kesengsaraan itu dan memulai hidup bahagia Ling. Kau harus berusaha mengubah hidupmu.. jangan sia-siakan kesmepatan ini. mereka tak akan membiunuhmu mereka pasti akan membantumu. Kau tau Qira adalah wanita yang sangat baik. Meski dia terlihat sombong.”Ujarnya pelan.
Eliza menggeleng.”Biarkan aku belajar beberapa teknik bela diri kepadamu dulu boleh? Lalu baru pulang. Aku tak bisa pulang beberapa hari ini. Aku masih takut.”Ujarnya pelan.
Naga itu mengangguk mengusap kepala Eliza.”Baiklah.”Ujarnya.
__ADS_1
Eliza menganguk semangat membuat ia semakin cantik. Ia sempat marah dan merasa tak adil akan dunia dan hidupnya, hidup jungkir balik membuat ia lupa diri dan jati diri. Ia terjebak akan mimpi sampai lupa memanfaatkannya. Yah sekarang ia akan berusaha menjadi lebih baik. Yah ia harus bisa seperti Lingling. Bagaimanapiun keadaanya. Bentuknya ia akan bersinar dimanapun ia berada. Yah harus.