
Kalian fikir Lingling akan menangis mendapatkan hukuman dari langit? Heyyy tidak, dia itu indenpenden.. kalian saja yang salah mengartikan dirinya., apakah hanya dengan dia dijauhi oleh ibu ayah dan tunangannya dia akan menangis dan menyesal kedunianya lagi? oh tentu tidak...!!! harus kalian lketahui jika Lingling tau seberapa besar rasa sayang orang tuanya terhadap dirinya, rasa sayang para kakak-kakak, sepupu- dan juga para kakek neneknya. Tak ada bandinganya dengan rasa cinta yang hanya sesaat dan abu-abu yang akan hilang pada waktunya dengan Andes.
“Heyyyy kau pulang ternyata, aku merindukanmu..!!!!” Lingling dikagetkan dengan seseorang yang tiba-tiba memeluknya. Lingling tersenyum senang dan ikut memeluk sang empu yang memeluknya riang..
“Kau tak ikutan marah padaku?”
Pertanyaan Lingling membuat seseorang yang memeluknya mendengus lalu menjitak kepala Lingling.”Bagaimana aku bisa marah jika setiap harinya aku merindukanmu kau. payah pergi tanpa mengajakku, seharusnya ajak aku biar kita bisa berkelana bersama-sama.” Ujar Sean. Dia anak dari Leon, anak tiri.
Lingling tergelak dibuatnya lalu merangkul Sean.”Kau terbaik.” Ujarnya.
Sean terkekeh lalu mengangguk.” Kau tau semua menjauhiku karena hal ini, padahal aku hanya mencari sensasi baru dan penasaran dengan dunia luar. Dunia modern.” Ujar Linglingt mengajak Sean duduk dibawah pohon tempat ia berdiri sejak awal, pohon yang dimana tempat ia sering tidur.
Sean menghela nafas menatap wajah Lingling.”Kau bahkan sangat tau alasan kenapa mereka marah.. kau keterlaluan Ling pergi hanya karena mencari kebahagiaan, apa kamu tidak cukup dengan apa yang kamu miliki saat ini?”Tanya Sean pelan.”Orang tua sangat menyayangimu, kakak-kakakmu bahkan rela mati untukmu. Tunangan yang tampan dan kaya. Apa lagi?? kau tak memiliki kekurangan apapin selain diri kamu tidak punya jiwa sendiri.” Ujarnya tergelak mengejek Lingling.
Lingling tertawa keras juga.”Kau benar kekuranganku tak punya jiwa sendiri jadilah aku hanya punya perasaan sebagaimana yang Liong rasakan. Hambar..”Gumamnya pelan dan tertawa lagi. sean ikut tertawa dan mengangguk.”Lagipula tidak ada yang sempurna didunia ini Sean. “
Sean mengangguk.”Lalu bagaimana lelaki yang kau tinggalkan disana? apa kau tak menyesal??” Tanyanya mengernyit, ia tau akan kasus ini.
Lingling menatap Sean dengan alis terangkat satu.”Kau tau?” Tanyanya pelan.
Sean mengangguk.”Bahkan Liong terus memuntah darah karena jiwanya terkikis karenamu bodoh... dan itu mengemparkan kami sebab dia slealu datang kerumahmu menanyakan perihal dirimu.”Ujarnya.”Tapi ibumu tak memberitahu keberadaanmu sedikitpun karena tau jika ia menjemputmu maka lelaki itu akan mati.” Bisik Sean pelan.
Lingling mendengarnya terdiam, rasanya dadanya nyeri. “Apa kau tidak mencintai Liong lagi?”Tanya Sean dengan wajah berbinar hebat.
__ADS_1
Lingling tertawa.”Bagaimana bisa kau bertanya begitu Sean, bahkan dengan atau tidak mencintainya dan aku mencintai orang lain aku harus tetap bersamanya..” Ujar Lingling gambling.
Sean mengernyit dalam dengan wajah sulit diartikan.”Kau terpaksa?”Tanyanya.
Lingling tertawa.” Tidak ada keterpaksaan dalam hidupku. Aku baru bertemu dengan lelaki itu baru enam bulan, sedangkan Liong sedari aku masih kecil. Ketika ibu memarahiku, ayah yang memintaku menjadi ini dan itu dia selalu datang dan menerimaku apa adanya. Dia selalu memelukku menenangkanku bahkan saat dimana aku yang selalu tak sadar diri dia selalu menerimaku apa adanya. Apakah ada cinta yang lebih besar dibandingkan milik Liong untukku?? Tak ada alasan lebih pasti untuk aku menarima cinta yang baru dan meninggalkan seseorang yang sudah lama bersamaku Sean. Aku mencintai Liong. Kemarin hanya perkara waktu.”Ujar Lingling serius dan jujur.
Sean terdiam dan tersenyum tipis. Lingling menghela nafas menyanga kepalanya memilih tidur menatap langit biru. “ Didunia ini Sean kita memang harus memilih, memilih yang menurut kita baik dan kenyataannya yang mana yang lebih baik. Kadang yang kita inginkan belum tentu lebih baik dibanding yang kita butuhkan. Jika kamu disuruh memilih antara yang kamu mau dan yang kamu butuhkan apa yang kamu pilih?”Tanya Lingling melirik Sean.
Sean yang tetap duduk pun meliriknya dan berfikir sebentar.”Yang aku butuh.” Ujarnya.
Lingling mengangguk plan.”Sama hal dengan diriku. Aku mau bersama Andes bukan berarti aku harus memilihnya sebab ada Liong yang aku butuhkan, bukan tentang jiwa kami tetapi karena aku merasa Liong adalah hidupku.,”Ujarnya tersenyum memejamkan matanya meneteskan air mata yang entah kenapa hendak jatuh. Sean tersenyum mendengarnya, ada rasa senang dan rasa sesak didadanya.
Tak jauh dari sana ada Liong yang mendengarnya bersama kaisar langit. Lingling tidak menyadarinya sebab ilmunya jauh lebih tinggi. Ia melurik kekaisaran dengan tersenyum haru. Ia tau Lingling akan selalu bersamanya dan selalu memilihnya.
Liong mendengarnya terkekeh pelan. “ Bagaimana aku tidak senang? Lihatlah dia begitu manis.”Ujarnya pelan.
Kaisar menghela nafas.”Lalu bagaimana cara pernikahan kalian? Harusnya tiga hari lagi kan?”Tanyanya.
Liomng mengangguk. “Harusnya, aku akan tetap melanjutkan pernikahan kami sampai dia siap saja. Dan biarkan aku mengembalikan cintanya untukku. Aku hanya butuh waktu.”Ujarnya pelan dan menghilang. Kaisar lngit memutar bola mata malas dan juga menghela nafas pelan. bicara dengan Liong tentang Lingling ia akan selalu menjadi gegabah.
...----------------...
Didunia lain dimana Andes yang ditinggalkan oleh Lingling menjadi lebih pendiam, tapi ada sesekali setiap harinya ia merasa ada yang kosong didirinya. Ada yang hampa pada dirinya, itu membuatnya memilih membawa anak angkat Keyna bersama dirinya saja. Iya Arseno. Ia merawatnya bersama Mike dan teman-temannya, kandungan Keyna sudah hampir memasuki 10 bulan tetapi belum juga ada tanda-tanda melahirkan.
__ADS_1
Setiap malam ada saat dimana Andes bermimpi aneh dan juga merasa sangat sedih, tapi ia tidak tau apa yang hilang dan apa yang kurang ia tak tau, “ Kau mimpi aneh lagi?” Andes disana kaget saat Keyna tiba-tiba duduk disisinya dan meliriknya yang terlihat sangat pendiam beberapa bulan terakir ini dan selalu termenung.
Andes menghela nafas dan menatap kedepan namun tatapannya kosong. “Entahlah, siapa dia yang selalu berada dimimpiku dan aku merasa dia benar-benar nyata Key.”Gumamnya lirih. Keyna disana tersenyum masam dibuatnya. Ia tau ini yang terbaik.
Terakhir kali kejadian itu menyebabkan usaha illegal Keyna hancur menyisahkan usaha lainnya saja, pasukanya banyak yang hangus, itu tidak penting. Yang terpenting adalah semua bagian Lingling hilang diingatan Andes dan semua yang bertemu dengannya kecuali dirinya. Keyna tidak tau mengapa hanya dirinya yang ingat tentang Lingling tapi ia yakin jika Lingling memberikan dirinya amannah untuk menjelaskan hal ini pada Andes dan teman-temannya.
Keyna tak tau apa ini pilihan yang terbaik atau tidak, tapi yang psti setidaknya Andes tidak hidup dalam penyesalan karena membunuh gadis yang ia cintai dengan tangannya sendiri atau ditinggal pergi oleh cinta pertamanya untuk selamanya. Yah hanya itu.
Keyna mengambil tangan Andes dan memakaikan satu gelang. Andes diam disana menatap gelang yang Keyna kenakan ditangannya.” Ini dari gadis yang kau mimpikan, aku akan menjelaskan semuanya nanti ketika kamu siap akan semuanya Andes. Jadi jika kamu mengingatnya maka lihat gelang ini..”Ujar Keyna memilih pergi.
Andes yang hendak bertanya jadi tertahan menatap gelang yang berwarna biru ditangannya, ia jadi ingat gadis bermata biru dimimpinya. Dan itu membuat ia tenang sekaligus rindu.. ia merindukan siapa tapi??? Kenapa rasanya ingin menangis dengan dada yang terhimpit???
...----------------...
Eliza asli?? Eliza asli memilih pergi untuk selamanya saja sebab ia tak ingin hidup kembali. Awalnya Qira dan raja iblis memberikan pilihan yakni terlahir kembali sebagai dirinya dan terlahir kembali menjadi anak orang lain yang baru dilahirkan. Akan tetapi ia tidak ingin, ia merasa hidupnnya sudah cukup karena merasakan kasih sayang Qira dan keluarganya yang selalu ia impikan selama ini. ia merasa cukup akan hidupnya yang bahagia selama tiga bulan ini karena semua menyayanginya tanpa memandang dirinya. Ia tak ingin lagi hidup. Sebab baginya tidak ada hal yang harus ia gapai lagi dalam hidupnya.
Oke bilang saja dia lemah sebab ia tidak lagi mau hidup dengan kesendiran, ia merasa jika ia hidup kembali ia akan merasa dirinya kehilangan keluarga impiannya yakni keluarga Lingling.
.
.
.
__ADS_1
. Jangan lupa mampir di karya baru Ku yah. Judulnya "istri Kedua" Klik propil ku saja nanti ada. aku menantikan kalian disana!