
semuanya apa kabar? terima kasih sudah memberikan kritikan dan sarahan kepada saya akan menerima semua kritikan dan sarannya pada. dan lagi sebenarnya novel ini kan sudah tamat hanya saja karena beberapa komentar yang mengatakan kurang puas dengan akhirnya, ada banyak yang menyarankan untuk anda hidup bahagia atau bersama Aleta di novel sebelah, sebenarnya bisa saja saya satukan di satu novel untuk kedua orang tersebut tetapi sebaya sebagai penulis berpikir jika kedua sifat dan sikap keduanya itu sama-sama keras tidak bisa disatukan.
ada juga mengatakan kak dijodohinnya sama Lili aja atau sama Ling Ling tolong dipertemukan lagi, kemarin Sempat berpikir seperti itu tetapi entah kenapa saya tidak tertarik, ada apa yang membuat saya tertarik Jadi silakan berkomentar dan berikan saran yang membantu yah teman. saya terima kok. dan saya ucapkan terima kasih yah 🙏🙏.
.
.
.
Perkenalkan Ana Maheri, anak pertama dari tiga suadara. Kedua adiknya sudah ibu dan ayahnya jual kepada orang lain saat masih bayi dan balita, hanya dirinya saja yang terisa, ia mempunyai kedua orang tua yang memiliki banyak hutang, karenanya itu orang tuanya tega menjualkan dirinya kepada orang yang lebih tua darinya. Memang tidak jelek orang tuanya, eh ralat lelakinya, dia adalah salah satu abdi Negara, katanya..! Tidak tau benar atau tidaknya, yang sangat tampan dan juga cukup kaya raya. Segi apapun tidak ada kekurangan dari lelaki tersebut.
Kata orang lain
Tapi sayang, lelaki itu sudah punya istri dan anak, yang artinya dirinya hanya menjadi istri siri alias pelakor. Hello Ana memang bukan gadis mampu memiliki banyak uang, kuliah karena mendapatkan Snmptn, Gratis biaya masuk dan spp yang cukup murah dibanding anak lain, dirinya juga bekerja di tempat XXI sebagai writer, ia mengambil siap sore dan juga kadang malam.
Memiliki mimpi besar yaitu jadi orang kaya raya, tapi meksipun begitu dirinya tidak gila harta yah..! tidak ada dirinya berfikir untuk mmenghalalkan segala cara untuk jadi kaya. Apalagi merusak kebahagiaan wanita lain. Tidak pernah terbayang dirinya menjadi orang kaya beneran.
Tidak pernah ada bayangan nya menjadi pelakor atau istri siri orang lain.
Mending Ana tidak menikah jika menjadi selingkuhan suami orang. Ana bukan orang baik, juga bukan orang jahat. Tapi ia tidak ingin menyakiti orang lain.. Karena ia tidak mau di sakiti orang lain...
Bagi Anda karma itu berlaku. dan ia tidak mau nanti dia juga yang dikhianati.
Jika kalian berfikir dirinya ini adalah wanita yang super cantik kalian salah besar, wajahnya itu standar trapi banyak yang bilang dirinya manis, em em tapi lagi yah dirinya banyak yang naksir meksipun tidak canrik..!!! sering dilabrak juga sama perempuan' akibat pasar mereka suka dengannya. Emang dasar kayaknya ia banyak di sukai dengan yang sudah punya pasangan. Nasibnya cukup sial rupanya.
Kuliahnya ia ambil jurusan PGSD karena apa? Karena terpaksa, saat mendaftar kuliah dirinya mengambil jurusan IT dan administrasi eh malah di alihkan ke PGSD, jadi ia mabil saja karema uang awal gratis tis, jadilah ia ambil jurusan itu, usianya? Masih 20tahun semester 7, dan yang terakhir dirinya itu sangat tidak suka anak anak, hanya suka bayi dan balita oke.
__ADS_1
Terpaksa ingat.
Ana awalnya bertemu keyna saat kabur dari lelaki yang mau membelinya, eh rupanya saat di jalan ia hampir ditabrak oleh mobil yang melintas, dirinya meminta bantuan dan ternyata perempuan itu baru pulang dari rumah sakit dan bersedia membantunya.
Keyna sangat baik malah menjadikan dirinya baby sister. Ana tau jika Keyna yang kaku tidak terlalu tau bagaimana cara mengurus anak, tidak juga suka dengan anak-anak, bahkan Keyna terlihat geli menggendong anaknya sendiri. Itu hal lucu bagi Ana. Bisa bisanya Keyna sebagai ibu gely dengan anak sendiri. Jika ditanya kenapa gely maka Keyna akan menjawab, karena anaknya seperti lintah.
Luar biasa ibu kandung mu nak nak,
Ana menggeleng mengingat kisah tragis dirinya, oke lupakan, dirinya tidak lagi ada hubungan dengan orang tuanya, sekarang focus saja menjadi baby sister Anak Keyna. Sudah satu minggu ia tidak masuk kuliah karena tidak lagi berniat melanjutkan kuliahnya. Ia takut nanti malah dibawa pulang lagi sama orang tuanya,
Padahal Keyna mengizinkan nya. Tapi memang belum mau dan memilih cuti sejenak. Sampai Situasi aman.
Ana memasuki kamar Andes dengan sob iga pesanan Andes tadi di nampan bawaannya, ia juga menaruh semangkuk nasi dan juga air putih.
Ana mendekati andes dan menaruh makanan itu di samping kasur.” Niih sudah saya buatin yah pak, jangan bilang apa apa sama bu bos. Kalo ngak ku kasih racun lain kali makananya.” Ujar ana melotot kepada Andes.
Meskipun Keyna baik, tetap saja Ana takut dipecat gara-gara omongan lelaki di depannya ini. Lelaki paling tampan seusai Alka, bahkan mereka sama tampannya. Tapi ttpe Ana bukan lelaki cuek tetapi humor. Jadi Andes tidak termasuk lelaki yang di sukai.
Tapi baru dua suap sob itu berpindah tangan. Andes mendongak menatap Ana yang berdecak pinggang.”makan pakek nasi bapak biar kenyang. Kalo gini rugi tau nggak yaampun orang kaya.” Ujarnya pusing dan menuangkan nasi di sob milik Andes. " Biar cepet sembuh dan punya tenaga." Lanjut Ana. masih mendumel kepada Andes, seperti seorang ibu yang memarahi anaknya
“he apa yang kau lakukan?”Tanya andes tidak senang kepada Ana yang malah mencampurkan nasi pada sob, padahal sob tadi tidak buruk, malah terasa em lezat?
Ana melotot menatap Andes. “ Yah campur nasi dong pak biar kenyang. Kalo makan sob doang mana kenyang, lagian daging mah mahal pak. Irit dong jangan boros boros, nanti kalo bu bos saya bangkrut gimana? Gaji saya gimana?”Tanya Ana kembali memberi sob yang sudah ada nasinya.
Andes menatap ana memutar rotasinya. Keyna? Bangkrut? Hey hey sampai perusahaan Alka hancur dan perusahaan keyna bangkrut sekalipun keyna beserta tujuh turunan, cicitan, perungguannya masih akan tetap kaya oy, dan dia takut bamgruut? Dirinya keliatan semiskin itu apa?
” pak jangan bengon, ini dimakan, atau mau saya suapin biar semangat ngunyahnya? Atau mau sekalian saya kunyahin?”Tanya Ana polos tapi sebenarnya kesal kepada andes.
__ADS_1
Andes memalingkan wajah dan makan lagi nasi yang telah bercampur sop. Ana menggeleng pelan melihatnya dan mengambil tisu. Menaruh di sebelah andes sebelum duduk lagi di sofa memainkan HPnya. andes melirik Ana yang santai dan tidak ada takut takutnya padanya. Andes seperti mengingat seseorang tapi tidak tau siapa, dia merindukan seseorang itu tapi siapa?
Andes menjadii tidak selera makan. Andes jadi menaruh mangkuk yang masih bersisa di atas meja. Ana yang tadinya scroll tiktok melirik dan menatap andes bertanya.” Udah pak?”Tanyanya mendekat.
Tapi keningnya mengernyit melihat sisa makanan yang cukup banyak, bahkan dagingnya masih banyak.” Ini rugi banget, kenapa nggak dihabisin?”Tanya ana dengan pelan. kasihan pada makanan yang tidak habis..
Dulu jika ia mau makan, makan apa adanya itupun jarang makan dengan kenyang karena ayah dan ibunya membatasi makannya.
Andes menggeleng.”masakan kamu tidak enak.” Ujat Andes malas dan bersiap bersandar lagi. ana melirik andes dengan tatapan sinisnya.
” Ela nggak enak ngak enak. Bilang aja nggak suka nasi bapak. Lagian saya ajalah yang habisin kalo bapak nggak mau, lumayan pak makan daging, dulu saya harus nunggu lebaran qurban baru bisa makan daging, kalo nggak boro boro, paling paling daging ayam atau ikan, itupun sebulan sekali pas udah gajian.” Ujarnya mengunyah sisa nasi andes,
Andes meringis melihat dia yang memakan sisa miliknya. Aneh sekali gadis ini.”Kenapa harus nunggu lebaran qurban?”Tanya andes pelan.
ana melirik dan berkata.” Karena kalo lebaran qurban kami dikasih dgaing geratis jadi bisa dimasakin, kalo beli kan mahal, harganya ratusan ribu, kalo beli beras bisa dapet berkilo-kilo. Bapak ini tau nggak kalo semisal daging ini pak yang saya masakin buat bapak tadi itu dibeli in daging biasa udah bisa bikin hajatan pak dimakan satu RT. Kok bisa yah kalian beli daging seharga DP motor.” Ujarnya menyerocos, air liurnya muncrat muncrat menikmati daging sisa Andes.
Andes tersneyum tipis tapi juga jijik melihat cara makan Ana yang jorok, Andes mendengus kan ucapan Ana yang random. Ana tidka peduli masih saja memakan daging yang tersisa.”Yamapun enak banget yah pak daging orang kaya, saya dulu kalo makan daging di hajatan pulang pulang sakit gigi karena keras dan seratnya nyangkut idi gigi padahal masaknya udah berjam-jam, kalo daging orang kaya mah malah gigi saya yang insecure gigitnya, udah lembut, gurih, lezat dan bergiji, lkuar biasa gurih dan enaknya.” Ujarnya nyerocos lagi dengan semangat mengunyah dan memejamkan mata semangat mengunyah..
Andes melihat tingkah asbrud Ana menggeleng kepala pelan.” Kamu kampungan.” Ujar Andes sinis. Lihat tingkah Ana yang begini menghibur Andes. Polos dan tidak di buat-buat.
Andes mengingat seseorang lagi ... dengan sikap yang sama tapi vibers yang berbeda, ia Dejavu.
Ana mengangguk.”saya memang orang kampong pak, rumah saya di arah dalam duaun, jadi nggak salah juga kalo saya kampungan, saya emang kampungan jadi bersyukur bisa makan makanan kayak gini, nggak semua kan bisa cobain. “ jawab Ana tidak tersinggung atau juga marah, malah mengiyakan ucapan Andes. Emang mau marah apa toh diirnya memang orang kampung.
Andes menghela nafas melihat Ana yang menyelesaikan makannya, ekkk, suara sendawa Ana terdengar nyaring. Hey andes saja tidak pernah sendawa tapi wanita ini?
Sangat jorok.
__ADS_1
Tapi Andes kembali Dejavu.
Ana yang sadar dirinya diperhatikan pun melirik andes dan menampilkan wajah cengengesan tak bersalah nya..”Kelepasan pak maaf yah.. soalnya kenyang banget ” Ujarnya pelan menepuk nepuk perutnya manja.