Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Semoga menemukan yang lebih baik


__ADS_3

Keyna melirik Ana ayang lewat depan kamarnya. Keyna tersenyum.” Ana.. sini.” Ujar keyna lepada ana. Ana yang lewat melirik keyna dnegan gugup dan memasuki kamar keyna, Keyna tersneyum menunjukan dirinya.” Menurut kamu dres yang mana yang cocok dipakek buat lamaran Andes?”Tanya keyna dengan tersenyum lebar kepada ana.


Ana meremas tangannya sendiri mendekati Keyna. Keyna tersenyum memutar tubuhnya.” cantik nggak? Menurut kamu yang mana yang cocok?” Tanya Keyna menatap dirinya did depan cermin. Keyna merasa bajunya terlalu berlebihan, tapi Keyna ingin terlihat cantik di hadapan keluarga calon istri Andes ini. Keyna memiliki filing jika mereka adalah orang berada.


Ana mengusap pelan tengkuk lehernya.” Hmmm kalo menurut saya bagusan yang ini nyonya.” Ia menunjukan dres selutut yang bawahnya mengembang dan lengannya membalon, ada rumbai ala korea di bagian keranya, terlihat elegan dan cantik. Sangat cocok dengan tubuh keyna yang kecil dan juga kurus. Keyna terlihat lebih-lebih muda menggunakan baju tersbeut,.


Keyna menatap baju pilihan Ana.” Ini nggak terlalu biasa?” Tanya Keyna ragu pada pilihan Ana. Dimatanya itu hanya baju jika ingin jalan jalan bikan keacara begini. Kan keyna tidak mau jika terlihat biasa biasa saja nanti.


Ana tersenyum tipis.” Ini kan baru acara biasa saja buk. Nanti kalo acara tunangan atau acara yang lebih besar ibu bisa pakek yang ibu kenakan sekarang.. rasanya ini terlalu berlebihan.” Ujar ana agak tidak enak kepada keyna yang sudah siap menggunakan baju terlalu glamor.


Keyna mendengarnya menggaruk keningnya pelan.” yah saya nggak tau. Soalnya dulu alka nggak ada tu datengin keluarga buat nikahin saya. Langsung tiba tiba nikah aja.” Gumam Keyna agak kikuk. Memang kurang pengalamanya tentang melamar melamar begini.


Ana mendengarnya agak kaget juga. Berarti keyna menikah tidak ada proses lamarannya yah. ia mengangguk pelan dan berkata. “ yasudah, makasih yah ana. Saya akan pakai baju pilihan kamu.” Ujar Keyna kepada Ana mengambil baju pilihan Ana. Ana tersenyum mengangguk, ada rasa senang mendengar pilihannya dipilih oleh Keyna.


Ana melirik keyna tidak enak.” OH iya nanti LIli sama AIron tinggal yah sama kamu, soalnya takut nanti dia rewel disana.” ujar Keyna kepada ana yang maish berdiri dibelakangnya.


Ana mengangguk melirik Keyna yang memberesi baju baju ditangannya.” Hmmm ini acara lamarannya pak Andes beneran yah Bu?” Tanya ana agak gugup.


Keyna agak terdiam sejenak, keyna agak melirik Ana kikuk.” Iya.. kayaknya perkenalan terlebih dahulu, mungkin kamu sendiri sudah dengar permasalahannya kan ana? Andes harus bertanggung jawab dengan apa yang dia lakukan.” Tegas Keyna kepada Ana. Jujur keyna menyukai ana bersama andes, tapi jalan andes sekarang sudah berbeda.


Ana mengangguk meremas tangannya sendiri.” Semoga lancer yah buk acaranya.” Ujar Ana tersenyum masam dan hendak pergi dari kamar keyna.” Jika begitu saya pergi yah buk kedepan. Sudah tidak ada lagi kan bu yang dibutuhkan?” Tanya Ana gugup dan kikuk kepada keyna.


Keyna memeluk baju ditangannya, kali ini lebih dalam menatap Ana. Ia mengangguk dan tersenyum. Ana ikut tersneyum menjauh dari sana. Keyna menghela nafas menatap ana menjauh. “ semoga kamu mendapatkan kebahagiaan kamu sendiri ana. Maaf yah soalnya reader nggak setuju andes sama kamu.” Gumam keyna pelan dan sedih.


Lingling menghela nafas menatap peta dan lukisannya yang tidak ada masuk masuknya kedalam yang harus ia lakukan. Melihat desa semakin miskin dan juga sempit semakin membuat Lingling pusing. Lingling menatap kedepan lagi, kali ini ia duduk dibawah pohon yang sama dimana pertama kali ia duduk di desa ini. dan disana juga ia duduk menatap debu yang berterbangan karena kegersangan tanah.

__ADS_1


Lingling melompat dan berdiri, Orge di sebelahnya agak kaget melihat Lingling berdiri. Orge ikut berdiri melihatnya.” Ada apa nona Lingling?” tanyanya dengan heran dan juga bingung melihat perubahan mood Lingling yang cepat juga.


Lingling melirik Orrge dan berkata.” Aku ingin keistana kerajaan ini dan berjumpa raja.” Ujar Lingling semangat.


Orge membulatkan mata mendengarnya.” Ada apa?” Tanya Orge agak gugup dna kaget juga, sebab Lingling yang tiba tiba mengatakan hal seperti itu, ada apa yang membuat Lingling ingin keistana, jika Lingling keistana artinya identitas dia dan keluarganya akan terungkap.


Lingling melirik Orge dengan alis terangkat.,” ada urusan lah. Kau tau tidak jalan cepat menuju tempat sana?” Tanya Lingling dengan pelan.


Orge diam menatap Lingling lamban. Sesaat sebelum mengangguk.” Yah aku tau jalan cepatnya,.”


LIngling tersenyum mengangguk.” Bagus ayok.” Ujar Lingling berjalan meninggalkan Orge dibelakangnya.


Srap... lingling kaget saat ada anak panah yang hgampir mengenai dadanya, untung reflek tangannya cepat menangkap anak panah itu di depan dadanya. Lingling mendatap kedepan, dimana arah anak panah ini. orge pun menatap anak panah itu dan arah anak panah itu. srap.. Orge melompat hampir saja anak panah itu mengenai dadanya juga. Anak panah itu menancap kokoh di tanah.


Lingling melempar anak panah kearah anak panah itu, srap.. argh, suara pekik orang di sana terdnegar jelas. Lingling berlari menuju arah suara. Orge pun sana meski ia jauh dibelakang Lingling. Lingling semakin cepat berlari kedepan mengejar sosok yang berlari dihadapannya sembari memegang dadanya,


Lingling melambaikan tangannya dan angin sangat kuat menyerang mereka hingga mereka terjatuh dan menabrak pohon. Lingling berhenti di depan mereka yang meringis memegang bagian tubuh yang tertabrak pohon. Lingling menjambak rammbut lelaki tersbeut kuat sebab memang karena rambutnya yang panjang memudahkan dirinya menariknya. “ siapa yang menyuruh kalian?” Tanya Lingling.


Orge baru sampai dengan nafas ngosngosan.


Mereja mendesis menatap Lingling, memberontak dan menghempaskan tangan Lingling. Tapi bukan Lingling namanya iingin dikalahkan, belum tangannya dihempas tangan lelaki itu sudah ditendang kuat olehnya. Ia mendesis menatap Lingling yang semakin mengencangkan jambakannya. “ mengaku atau seluruh rambutmu ku copotkan semua. Ku cabut sekaligus hingga kulit kepalamu terkoyak.” Tegasnya Lingling mengancam karena memang benar benar kesal kepada.


Lelaki utu meringis, melirik temanya meminta bantuan. Tapi Orge tidak tinggal diam, ia ikut menarik rambut temannya dengan kuat dan memelintir lehernya hingga tak bisa bergerak atau melawan. Lingling tersenyum miring melihatnya. “ Tuan Hau hau.” Teriaknya kuat saat tangan Lingling semakin mengerat dikepalannya. Lingling sangat kuat menarik rambutnya.


.

__ADS_1


Orge mengernyitkan keningnya dan Lingling menaiki alisnya. Mana dia tau siapa itu tuan Huahua, ia bahkan baru satu minggu disini, eh mungkin belum sampai deh,. Paling paling baru beberapa hari banget disini. Orge mengernyitkan keningnya.” Tuan Huahua mentri perdagangan?” Tanya Orge dengan bingung kepada keduanya.


“ iy iya,.” Teriak yang ditarik oleh Lingling kuat. kulit kepalanya speerti terkelupas.


Lingling mendatarkan wajahnya mendengar nama tersbeut, sednagkan Orge melirik Lingling heran.” Dia menargetkan aku atau nona ini?” Tanya Orge kepada mereka bingung.


Mereka meringis.” Kepada nona ini. argh tuan tolong lepaskan kami. Ini sakit.” Teriak yang dijambak Lingling. Lingling mendesis dan menendang kepalanya kuat hingga ia pingsan. Orge pun memukul tengkuk lelaki ditangannya itu hingga ia ikut pingsan. Orge melirik Lingling dengan bingung dan Lingling mengusap tangannya kesal.


“ kau pernah ada masalah dengan Mentri perdagangan?” Tanya Orge heran, setahunya Lingling ini kan orang baru, kenapa bisa dia bermasalah dengan mentri perdagangan. Mentri Hauhau tidak mungkin menyewa pembunuh untuk membunuh Lingling tanpa ada masalah kan?


Lingling menguap pelan.” itu karena kemarin ada sedikit masalah saat aku berjualan, “ jawab Lingling malas.” dia saja yang baperan, masa hal kecil begitu malah mengundang pembunuh bayaran untuk membunuhku,. Pecundang itu tidak pantas bekerja di kerajaan. Atau jangan jangan dia juga melobi perdagangan Negara ini mangkanya perdagangan ini tidak seimbang.” Ujhar Lingling dengan kesal kepada mendtri Hauhau, baru juga sekali cari masalah, lah malah sudah ingin dibunuh dirinya.


Orge menaiki satu alisnya.” Mentri Hauhau memang terlihat tidak baik, tapi dia memimpin perdagangan di negri ini cukup baik. Jadi jangan menganggunya Lingling, dia salah satu mentri terkaya di kerajaan ini.” ujar Orge jujur kepada Lingling. Orge tau jika mentri Hauhau itu salah satu yang terkaya karena itu banyak yang tidak terlalu berani kepadanya,


Lingling mengangguk.” Justru karena dia salah satu terkaya harusnya kalian tidak terlalu percaya, memang dia punya apa sampai menjadi kaya raya? Dan lagi dari wataknya yang begini sudah ketahuan jika dia itu menggunakan kekuasannya untuk lebih unggul. Dia tidak bisa dipercaya Orge, dia itu busuk.” tegas Lingling dengan tak ingin dibantah.


Orge menggeleng,” kau tidak bisa langsung menilainya buruk hanya kerana dia melakukan kesalahan padamu Lingling."


Lingling mendesis melirik Orge.” Kenapa kau seperti sangat mendukungnya? Jika nanti dia terbukti melobi perdagangan Negara ini kau mau apa???” Tanya Lingling tersenyum miring.” Aku akan buktikan nanti dan aku akan buat rajamu itu bertekuk lutut dikakiku.” Tegas lingling.


“ lingling kau tidak seharusnya bicara seperti itu, kau bisa dinilai menjadi pemberontak jika keluarga kerajaan atau orang orang mendengarnya. “ tegas Orge. Kali ini orge cukup marah mendnegar ucapan Lingling yang terdengar sombong di akhir kalimat,.


Lingling menggeleng.” Yah silahkan saja dengar aku tidak takut, lagi pula bertekuk lutut artinya bukan arti memberontak, tapi mengakui jika felingku tidak akan salah. Aku tidak ada niatan menjadi pemimpin, sebab suamiku sudah memimpin, hmmm tahta tidak membuatku limbung asal kau tau, sebab aku bukan orang yang gila tahta tapi gila harta..,” tegas lIngling


.

__ADS_1


Orge menghela nafas mendengarnya, LIngling ini keras sekali. Lingling memandang hutan yang ia pijaki ini. hutan yang benar benar tandus dan tidak banyak tanaman hijau. “ sepertinya tanah kalian ini tanah kutukan karena itu samngat buruk. Ku rasa aku harus membicarakan ini kepada suamiku.” Ujar Lingling pelan dan tenang.


orge mendengarnya melirik Lingling, lupa jika Lingling ini sudah bersuami.” Memangnya apa hubungannya suamimu dengan kutukan?” Tanya Orge bingung dan juga curiga. Memang jika Lingling menceritakan ini padaa suaminya ia bisa apa


__ADS_2